Tampilkan postingan dengan label penyakit menular seksual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyakit menular seksual. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juni 2011

flu burung

Flu burung terdengar sangat mengerikan, mengingat banyak korban jiwa yang sudah jatuh karenanya. Mengetahui tentang mekanisme penularan sebuah penyakit akan membuat kita jauh lebih waspada akan penyakit tersebut. Dengan mengetahui secara detail tentang penularan penyakit flu burung, kita akan bisa mengetahui cara-cara untuk menghindarinya dengan tepat, tanpa membuat aksi yang berlebihan. Berikut ini cara-cara penularan flu yang disebabkan oleh virus H5N1 ini.
  1. Secara garis besar, kita pasti mengetahui bahwa kontak langsung dengan sumber penyakit akan membuat kita terjangkit. Hal yang sama juga berlaku pada penyakit flu burung. Berdasarkan pendapat para ahli, disimpulkan bahwa vektor utama penyakit ini adalah unggas. Bersentuhan langsung dengan unggas yang sakit, atau produk dari unggas sakit tersebut akan membuat Anda tertular. Pencegahan yang dilakukan hanya bisa dilakukan dengan membakar bangkai hewan tersebut. Akan tetapi, metode pembakaran yang digunakan harus tepat guna mencegah asap dan material lain tersebar ke tempat lain. Material-material tersebut masih memiliki potensi menularkan virus H5N1. Cara yang dianggap lebih efektif adalah dengan mengubur bangkai ternak tersebut dalam-dalam.
  2. Media lain untuk menularkan penyakit flu burung ini adalah lingkungan sekitar. Jika Anda tinggal di sekitar kandang ternak unggas, atau memiliki burung peliharaan yang tiba-tiba mati, waspadalah. Udara sekitar kandang sangat mengandung berbagai material yang ada dalam kotoran ternak. Jika unggas terjangkit virus H5N1, bisa dipastikan bahwa udara sekitar sudah mengandung virus flu burung tersebut. Udara dan peralatan yang tercemar kotoran ternak unggas akan menjadi media perantara penularan virus H5N1 yang sangat baik.
  3. Penularan flu burung juga dapat terjadi dengan perantara manusia. Akan tetapi, disinyalir penularan lewat manusia merupakan media yang sangat tidak efektif. Kasus penularan lewat manusia sangat jarang terjadi. Virus H5N1 berbeda karakter dengan virus H1N1 penyebab flu babi yang sangat efektif ditularkan lewat manusia. Meski begitu, tetaplah waspada jika Anda berada didekat pasien flu burung.
  4. Cara lain penularan flu burung adalah melewati produk dari ternak unggas. Sebagian orang memilih mengkonsumsi produk unggas mentah atau tidak dimasak sempurna. Fillet ayam, telur mentah dan beragam produk mentah unggas dapat menjadi media menularkan virus H5N1 pada pengkonsumsinya. Virus flu burung ini akan mati apabila produk unggas tersebut dimasak secara sempurna (benar-benar matang).Mengkonsumsi daging setengah matang dan telur setengah matang masih berpeluang terjangkit virus flu burung ini jika unggas yang dipotong sudah terjangkiti oleh virus ini. Untuk itu, jika Anda akan mengkonsumsi unggas yang berasal dari daerah yang dicurigai terjangkiti virus H5N1, pastikan daging atau telur unggas tersebut dimasak hingga benar-benar matang hingga aman untuk dikonsumsi.

Ciri-ciri Flu Burung pada Unggas

Penularan flu burung yang dibawa oleh unggas liar kepada unggas ternak menjadi momok tersendiri oleh para peternak. Belum juga hilang bayangan ketakutan akan tertularnya diri sendiri dan keluarga oleh keganasan virus flu burung, peternak juga dibayangi kerugian akan matinya unggas-unggas peliharaan mereka. Sebelum flu burung menggemparkan dunia sejak ditemukan pada tahun 1997 di Hong Kong, telah banyak penyakit muncul pada unggas yang di Indonesia sempat dikenal dengan penyakit New Castle dan Tetelo. Namun karena tidak menular kepada manusia, kedua penyakit tersebut tidak menjadi pandemik yang ditakutkan.
Penyakit flu burung ditularkan baik ke sesama unggas ataupun spesies lainnya dan manusia melalui kotoran burung. Satu tetesan sekresi dari burung yang terinfeksi mengandung virus yang dapat membunuh 1 juta burung. Virus ini kemudian menempel pada berbagai media seperti sarana transprotasi ternak, peralatan kandang yang tercemar, pakan dan minuman unggas yang tercemar, pekerja di peternakan dan burung-burung liar.
Untuk mengenali unggas yang terinfeksi flu burung, anda dapat mengenali dari gejala klinis yang ditemukan pada unggas tersebut yaitu :
  1. Jengger dan pial yang bengkak dan berwarna kebiruan
  2. Pendarahan yang rata pada kaki unggas berupa bintik-bintik merah (ptekhi) biasa disebut dengan kaki kerokan
  3. Adanya cairan di mata dan hidung serta timbul gangguan pernafasan
  4. Keluarnya cairan jernih hingga kental dari rongga mulut
  5. Timbulnya diare berlebih
  6. Cangkang telur lembek
  7. Tingkat Kematian yang tinggi mendekati 100% dalam 2 hari hingga 1 minggu
Gejala pada Manusia
Virus Flu Burung yang pada awalnya diketahui hanya bisa menular antar sesama unggas, menciptakan mutasi baru yang dapat juga menyerang manusia. Mutasi virus ini dapat menginfeksi manusia yang berkontak langsung dengan sekresi unggas yang terinfeksi. Manusia yang memiliki resiko tinggi tertular adalah anak-anak, karena memiliki daya tahan tubuh yang lebih lemah, pekerja peternakan unggas, penjual dan penjamah unggas, serta pemilik unggas peliharaan rumahan.
Masa inkubasi virus adalah 1-7 hari dimana setelah itu muncul gejala-gejala seseorang terkena flu burung adalah dengan menunjukkan ciri-ciri berikut :
  1. Menderita ISPA
  2. Timbulnya demam tinggi (> 38 derajat Celcius)
  3. Sakit tenggorokan yang tiba-tiba
  4. Batuk, mengeluarkan ingus, nyeri otot
  5. Sakit kepala
  6. Lemas mendadak
  7. Timbulnya radang paru-paru (pneumonia) yang bila tidak mendapatkan penanganan tepat dapat menyebabkan kematian
Mengingat gejala Flu burung mirip dengan flu biasa, maka tidak ada yang bisa membedakan flu burung dan flu biasa. Jika ada penderita yang batuk, pilek dan demam yang tidak kunjung turun, maka disarankan untuk segera mengunjungi dokter atau rumah sakit terdekat.
Penderita yang diduga mengidap virus Flu burung disebut penderita suspect flu burung dimana penderita pernah mengunjungi peternakan yang berada di daerah yang terjangkit flu burung, atau bekerja dalam laboratorium yang sedang meneliti kasus flu burung, atau berkontak dengan unggas dalam waktu beberapa hari terakhir.
Kasus probable adalah kasus dimana pasien suspek mendapatkan hasil tes laboratorium yang terbatas hanya mengarah pada hasil penelitian bahwa virus yang diderita adalah virus jenis A, atau pasien meninggal karena pneumonia gagal.
Sedangkan kasus kompermasi adalah kasus suspek atau probable dimana telah didukung dengan hasil pemeriksaan laboratorium yang menunjukkan bahwa virus flu yang diderita adalah positif jenis H5N1, PCR influenza H5 positif dan peningkatan antibody H5 membesar 4 kalinya.
Namun, gejala yang dimunculkan oleh virus H5N1 ini berbeda-beda dimana ada kasus seorang anak laki-laki yang terinfeksi virus H5N1 yang mengalami diare parah dan diikuti dengan koma panjang tanpa mengalami gejala-gejala seperti influenza, oleh karena itu pemeriksaan secara medis penting dilakukan terutama bila mendapati timbulnya gejala penyakit yang tidak wajar.

Pengobatan
Penanganan flu burung dapat dilakukan dengan pengobatan atau pemberian obat flu seperti Tamiflu atau jenis lainnya, tapi harus tetap dalam pengawasan dokter atau pihak rumah sakit yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan RI.
Jenis obat penanggulangan infeksi flu burung ada 2, pertama adalah obat seperti amantadine dan rimantadine yaitu ion channel (M2) blocker, yang menghalagi aktivitas ion channel dari virus flu jenis A dan bukan jenis B sehingga aliran ion hydrogen dapat diblok dan virus tidak dapat berkembang biak.
Sayang sekali bahwa jenis obat yang pertama ini dapat memicu tingkat resistensi virus terhadap zat obat, sehingga di hari ke 5 hingga ke 7 setelah konsumsi obat, 16-35% dari virus akan resisten karena adanya mutasi pada protein M2 pada virus. Oleh karena itu, obat jenis ini tidak dijual bebas di sembarang apotik, meskipun dengan pemberian resep dokter, karena dikhawatirkan kesalahan pemberian obat dapat menimbulkan munculnya jenis virus baru yang lebih ganas dan kebal terhadap obat ini.
Jenis obat yang kedua adalah Neurimidase (NA) inhibitor, jenis seperti Zanamivir dan Oseltamivir, dengan protein NA-nya yang berfungsi melepaskan virus yang bereplikasi di dalam sel, sehingga virus tidak dapat keluar dari dalam sel. Virus ini nantinya akan menempel di permukaan sel saja dan tidak akan pindah ke sel yang lain. Jenis obat yang kedua ini tidak menimbulkan resisten pada tubuh virus seperti jenis pada ion channel blocker.
Hingga sekarang peneliti telah berusaha keras untuk menciptakan jenis vaksin yang dapat mengantisipasi pandemik virus H5N1, namun karena virus ini selalu bermutasi maka dirasa penciptaan vaksin yang efektif tidak dapat cukup kuat melawan jenis virus H5N1 yang sekarang walaupun dirasa dapat efektif untuk mengantisipasi jenis baru yang akan muncul.
Walaupun penelitian vaksin jenis baru sedang digalakkan, WHO mengatakan bahwa percobaan klinis virus jenis pertama haruslah tetap dilakukan sebagai langkah yang esensial untuk mengatasi pandemik yang mungkin akan terjadi.
Walaupun begitu, alangkah lebih baik jika masyarakat melakukan pencegahan dan melakukan beberapa tindakan yang benar untuk mengantisipasi serangan flu burung. Tak perlu panik dan berlebih, hanya perlu untuk memperhatikan beberapa hal berikut :
  1. Gunakan pelindung (Masker, kacamata renang, sarung tangan) setiap berhubungan dnegan bahan yang berasal dari saluran cerna unggas
  2. Setiap hal yang berasal dari saluran cerna unggas seperti sekresi harus ditanam/dibakar supaya tidak menular kepada lingkungan sekitar
  3. Cuci alat yang digunakan dalam peternakan dengan desinfektan
  4. Kandang dan Sekresi unggas tidak boleh dikeluarkan dari lokasi peternakan
  5. Memasak daging ayam dengan benar pada suhu 80 derajat dalam 1 menit dan membersihkan telur ayam serta dipanaskan pada suhu 64 derajat selama 5 menit.
  6. Menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri.
Yang paling penting adalah :
  1. Menjauhkan unggas dari pemukiman manusia untuk mengurangi kontak penyebaran virus
  2. Segera memusnahkan unggas yang mati mendadak dan unggas yang jatuh sakit utnuk memutus rantai penularan flu burung, dan jangan lupa untuk mencuci tangan setelahnya.
  3. Laporkan kejadian flu burung ke Pos Komando Pengendalian Flu Burung di nomor 021-4257125 atau dinas peternakan-perikanan dan dinas kesehatan daerah tempat tinggal anda. 

Penanganan Flu Burung pada Ternak

Jika anda mendapati bahwa unggas ternak anda terjangkit flu burung, maka ada serangkaian tindakan yang merupakan satu kesatuan yang harus dilakukan terutama setelah anda melapor pada Dinas Kesehatan. Tindakan yang berjumlah 9 langkah itu adalah :
  1. Meningkatkan keamanan biosekuriti
  2. Melakukan vaksinasi terhadap unggas
  3. Melakukan depopulasi atau pemusnahan terbatas di daerah yang tertular
  4. Mengendalikan lalu lintas keluar masuk unggas dan menghalangi masuknya unggas liar
  5. Melakukan pengamatan dan penelurusan kembali bagaimana unggas bisa terkena flu burung
  6. Mengisi kandang kembali
  7. Memusnahkan keseluruhan unggas di daerah yang baru tertular
  8. Meningkatkan kesadaran masyarakat atas bahayanya virus flu burung
  9. Melakukan monitor dan evaluasi
Untuk melindungi ternak unggas anda supaya tidak terjangkit wabah flu burung, anda harus :
  1. Menjaga ternak supaya dalam kondisi baik, dengan menyediakan akses air bersih dan makanan yang memadai, kandang yang memadai, dan memberi ternak produk bebas cacing yang sudah diberi vaksin
  2. Menjaga ternak supaya tetap berada dalam lingkungan yang terlindung
  3. Memeriksa barang-barang yang masuk ke dalam peternakan
Ketika flu burung sudah merebak, maka yang harus anda lakukan untuk melindungi peternakan anda adalah :
  1. Memelihara ternak di tempat yang terlindungi
  2. Tidak membeli atau menerima hewan lagi di peternakan
  3. Membatasi dan mengendalikan orang yang masuk ke peternakan
  4. Bersihkan pekarangan, kandang, semua peralatan, sepeda motor dan barang-barang yang ada dikandang secara berkala
  5. Jauhkan pupuk kandang dari kolam dan sumur
perbedaan dan persamaan flu burung dan flu babi
Merebaknya berbagai wabah flu di segala penjuru dunia mau tidak mau membawa keresahan khusus pada masyarakat. Belum hilang trauma atas flu burung yang menewaskan banyak orang di tanah air, tiba-tiba masyarakat harus dihadapkan pada varian flu yang lain, swine influenza. Yang menjadi pernyataan adalah, apa perbedaan dan kesamaan dari flu burung dan flu babi ini? Berikut beberapa fakta tentang kedua macam flu tersebut sehingga kita bisa lebih mudah memahaminya.
Perbedaan kedua flu tersebut adalah sebagai berikut.
  1. Kedua virus tersebut disebabkan oleh jenis virus yang berbeda. Flu burung disebabkan oleh virus H5N1 sedangkan flu babi disebabkan oleh virus H1N1.
  2. Penyebab penularan kedua jenis flu ini berbeda. Flu jenis pertama menggunakan burung sebagai meda penularan, sementara flu jenis kedua ditularkan melalui babi. Pemusnahan hewan ternak yang terjangkit virus tersebut masih dipandang sebagai cara paling efektif untuk memusnahkan virus-virus tersebut. Pemusnahan yang dilakukan harus dengan cara dibakar. Penguburan bangkai diasumsikan sebagai jalan terefektif untuk mencegah penularan virus yang ada pada hewan ternak tersebut. Meski ternak unggas dan babi adalah vektor utama kedua virus tersebut, penularan antar manusia juga dimungkinkan terjadi. Pada virus H1N1, dengan sekali bersin saja dapat disebarkan setidaknya 100.000 virus yang akan menempel pada apapun di sekitar orang tersebut. Dengan jumlah yang sedemikian banyak, proses penularan H1N1 jauh lebih cepat dibanding dengan virus H5N1.
  3. Meski tingkat penyebaran virus H1N1 lebih tinggi, virus H5N1 diklaim sebagai virus yang lebih ganas.Virus ini dinyatakan jauh lebih mematikan dibanding virus H1N1. Berdasarkan data terkini, tingkat kematian karena H5N1 bisa mencapai 80 persen, hampir 12 kali kemungkinan kematian karena terjangkit H1N1 (6 persen). Pada berbagai kasus H5N1 di tanah air, sebagian besar penderita tewas sebelum diketahui penyebab sakit mereka.
Persamaan kedua jenis flu tersebut antara lain adalah pada beberapa hal.
  1. Kedua flu tersebut disebabkan oleh tipe virus yang sama. Keduanya sama-sama disebabkan oleh virus influenza tipe A dengan variasi masing-masing.
  2. Sama-sama menggunakan hewan sebagai vektor penularan utama. Keduanya juga bisa ditularkan antar manusia.
  3. Sama-sama mematikan. Dalam banyak kasus, penderita kedua jenis flu ini nyaris tidak memiliki kesempatan hidup. Kebanyakan penderita mengira bahwa penyakit yang diderita hanya flu biasa dan mengabaikan pengobatan yang intensif.
  4. Zona penyebaran H5N1 ditengarai berbeda dengan H1N1, akan tetapi temuan terbaru kasus H1N1 di Meksiko membuat para ahli harus merevisi pengklasifikasian zona penyebaran H1N1. Meksiko sendiri merupakan negara tropis yang artinya H1N1 tidak lagi “anti” terhadap daerah tropis. Temuan terbaru ini menghapus anggapan bahwa H1N1 hanya bisa hidup dan tersebar di daerah subtropis. Beberapa ahli menyatakan bahwa mutasi pada H1N1 membuat virus jenis ini kemudian memiliki kemampuan bertahan hidup di daerah dengan iklim hangat.
Pengetahuan akan perbedaan flu burung dan flu yang disebabkan H1N1 ini yang membuat orang mengetahui cara apa yang tepat untuk dilakukan. Meskipun burung dan babi ditengarai sebagai vektor utama penularan kedua virus tersebut, pembasmian kedua jenis ternak tersebut secara membabi buta hanya akan menyebabkan kekacauan, terutama perekonomian secara massal hanya karena pengetahuan yang kurang tentang perbedaan flu burung dan babi. Mengenali gejala ternak terjangkit virus seperti mati mendadak akan membuat masyarakat lebih bisa menerapkan aksi tanggap darurat terhadap kemungkinan terjangkit virus H5N1 dan H1N1.





    kenali flu babi pada diri anda

    FLU BABI
    Apakah flu babi itu ?
    Flu Babi (swine flu) adalah penyakit pernapasan pada babi yang disebabkan
    oleh virus influenza tipe A. Flu babi menyebabkan penyakit dengan tingkat
    keparahan tinggi dan tingkat kematian yang rendah pada babi. Virus flu babi
    dapat berjangkit dalam suatu populasi babi sepanjang tahun, namun
    kebanyakan penyebaran terjadi pada musim gugur dan musim dingin, mirip
    dengan penyebaran pada manusia. Virus flu babi klasik (virus influenza
    H1N1 tipe A) pertama kali diisolasi dari babi pada tahun 1930.
    Ada berapa jenis virus influenza di sana ?
    Seperti virus influenza lainnya, virus flu babi berubah secara konstan. Babi
    dapat terinfeksi oleh flu burung dan virus flu manusia seperti halnya terinfeksi
    oleh virus flu babi. Saat virus influenza spesises lain menginfeksi babi, virus
    tersebut mampu bertukar gen dan membentuk virus baru dari gabungan virus
    flu burung dan/atau virus flu manusia dan babi. Selama bertahun-tahun,
    variasi virus flu yang bermacam-macam telah terbentuk. Sekarang ini, ada
    empat subtipe virus influenza tipe A yang berhasil diisolasi dari babi: H1N1,
    H1N2, H3N2, dan H3N1. Namun kebanyakan virus yang diisolasi dari babi
    akhir-akhir ini adalah virus H1N1.
    Diterjemahkan oleh dr. Rehan
    http://techniquestips.com
    8
    FLU BABI PADA MANUSIA
    Bisakah manusia terinfeksi flu babi ?
    Virus flu babi umumnya tidak menginfeksi manusia. Tetapi nyatanya infeksi
    sporadik terhadap manusia oleh virus flu babi telah terjadi. Umumnya, kasus
    ini muncul pada orang yang melakukan kontak dekat dengan babi (misalnya
    anak yang bermain dengan babi di pekan raya, atau pekerja di peternakan
    babi). Namun terdapat juga bukti kasus bahwa seseorang dapat menularkan
    virus flu babi ke manusia lainnya. Sebagai contoh, penularan flu babi yang
    jelas pada populasi babi di Wisconsin tahun 1988 berentet pada banyaknya
    manusia yang terinfeksi. Walaupun tidak mengakibatkan perjangkitan pada
    seluruh komunitas manusia, terdapat bukti berupa munculnya antibodi akibat
    penyebaran virus dari pasien kepada petugas kesehatan akibat kontak yang
    dekat.
    Seberapa sering infeksi flu babi pada manusia ?
    Dulunya, CDC menerima laporan tentang infeksi virus flu babi pada manusia
    tiap satu hingga dua tahun di Amerika Serikat. Namun sejak Desember 2005
    hingga Februari 2009, ada 12 kasus infeksi virus flu babi pada manusia yang
    dilaporkan. Untuk informasi jumlah kasus suspek flu H1N1 dan yang telah
    positif, silahkan lihat Berita Terbaru Situasi Flu H1N1.
    Apa saja gejala flu babi pada manusia ?
    Gejala flu babi pada manusia mirip dengan gejala influenza musiman, berupa
    demam, lesu, kurang nafsu makan, dan batuk. Beberapa orang dengan flu
    babi juga dilaporkan dengan gejala hidung berair, nyeri tenggorokan, mual
    muntah, dan diare.
    Bisakah kita terjangkit flu babi dari memakan daging babi ?
    Tidak. Virus flu babi tidak menyebar lewat makanan. Anda tidak akan
    terjangkit flu babi akibat memakan daging babi atau produk olahannya.
    Memakan daging babi yang diolah dan dimasak dengan baik diyakini aman.
    Diterjemahkan oleh dr. Rehan
    http://techniquestips.com
    9
    Memasak daging babi hingga 71° C bisa membunuh virus flu babi
    sebagaimana bakteri dan virus lainnya juga.
    Bagaimana cara virus flu babi menyebar ?
    Virus influenza dapat menyebar dari babi ke manusia dan antar manusia.
    Infeksi manusia oleh virus flu dari babi paling mungkin terjadi saat manusia
    mengadakan kontak dekat dengan babi yang terinfeksi. Selain itu penyebaran
    flu babi antar manusia juga bisa terjadi. Diduga flu ini menyebar dengan cara
    yang sama seperti flu musiman, yang utamanya terjadi antar individu secara
    langsung melalui bersin atau batuk oleh penderita. Kita juga dapat terinfeksi
    dengan menyentuh benda yang mengandung virus dari seorang penderita,
    lalu menyentuh mulut atau hidung.
    Catatan tentang penyebaran flu babi antar manusia
    Pada bulan September 1988, seorang ibu hamil yang sebelumnya sehat,
    dirawat di rumah sakit dengan pneumonia dan kemudian meninggal 8 hari
    setelahnya. Ternyata virus flu babi H1N1 terdeteksi. Empat hari sebelum
    sakit, pasien mengunjungi pekan raya dengan banyak babi di dalamnya,
    dengan penyebaran Influenza Like Illnes (selanjutnya disingkat ILI) pada
    populasi babi tersebut.
    Pada penelitian lanjutan, 76% dari pengunjung pekan raya tersebut
    mempunyai antibodi terhadap flu babi di dalam tubuhnya namun tidak ada
    gejala penyakit serius pada kelompok ini. Penelitian tambahan membuktikan
    bahwa sepertiga petugas kesehatan yang melakukan kontak dengan
    penderita juga terjangkiti ILI sedang yang dibuktikan dengan adanya antibodi
    terhadap infeksi flu babi dalam tubuh mereka.
    Bagaimana cara mendiagnosis flu babi ?
    Untuk mendiagnosis infeksi flu babi tipe A, specimen respirasi perlu
    dikumpulkan 4 hingga 5 hari pada masa sakit (saat dimana penderita paling
    mungkin untuk menyebarkan virus). Namun pada beberapa orang, utamanya
    Diterjemahkan oleh dr. Rehan
    http://techniquestips.com
    10
    anak-anak, cenderung untuk menyebarkan virus hingga 7 hari lebih lama.
    Untuk identifikasi virus influenza babi tipe A perlu pengiriman spesimen ke
    CDC untuk tes laboratorium.
    Obat apa yang tersedia untuk terapi flu babi pada manusia ?
    Ada 4 macam obat antivirus berbeda yang diizinkan di Amerika Serikat untuk
    terapi flu babi: amantadine, rimantadine, oseltamivir dan zanamivir. Umumnya
    virus flu babi rentan terhadap ke empat obat tersebut, sedangkan virus H1N1
    resisten (tidak mempan) pada terapi amantadine dan rimantadine.
    Adakah contoh lain dari penularan flu babi ?
    Mungkin yang paling terkenal yaitu perjangkitan flu babi pada sekumpulan
    tentara di Fort Dix, New Jersey tahun 1976. Virus ini menyebabkan penyakit
    dengan tanda pneumonia pada pemeriksaan x-ray pada setidaknya 4 orang
    tentara, dan satu di antaranya meninggal; semua pasien pada awalnya sehat.
    Virus tersebut ditularkan melalui kontak jarak dekat pada saat Pelatihan
    Dasar, dengan penularan yang lebih sedikit pada kelompok di luar Pelatihan
    Dasar. Virus tersebut diduga bercokol hingga sebulan dan kemudian
    menghilang. Sumber virus, waktu pasti dimulainya penularan ke Fort Dix, dan
    faktor yang menghambat penularan dan durasinya tidak diketahui. Penularan
    yang terjadi di Fort Dix mungkin diakibatkan oleh virus binatang yang
    kemudian menular ke populasi manusia pada kontak jarak dekat dalam
    fasilitas yang penuh sesak di musim dingin. Virus flu babi tipe A yang
    didapatkan dari tentara Fort Dix kemudian dinamakan A/New Jersey/76
    (Hsw1N1).
    FLU BABI PADA POPULASI BABI
    Bagaimana cara virus flu babi menyebar pada populasi babi ?
    Virus flu babi diduga menyebar utamanya lewat kontak jarak dekat antar babi
    dan mungkin juga dari objek yang terkontaminasi, dari babi yang terinfeksi ke
    Diterjemahkan oleh dr. Rehan
    http://techniquestips.com
    11
    babi lainnya. Kumpulan babi dengan infeksi flu babi kontinyu dan kumpulan
    babi yang divaksinasi kemungkinan mengalami penyakit flu babi sporadik,
    atau memperlihatkan gejala sedang, atau bahkan tanpa gejala sama sekali.
    Apa tanda babi yang sudah terinfeksi?
    Tanda pada babi yaitu demam tiba-tiba, depresi, sering menyalak, cairan
    keluar dari hidung, bersin, gangguan bernapas, mata merah dan menjauhi
    makanan.
    Seberapa sering flu babi terjadi pada babi ?
    Virus flu babi H1N1 dan H3N2 merupakan endemik pada populasi babi di
    Amerika Serikat dan sudah biasa ditangani di kalangan industri ternak babi di
    sana. Penularan flu pada populasi babi cenderung terjadi pada cuaca dingin
    dan kadang-kadang pada saat penggabungan babi yang baru datang ke
    kelompok babi yang rentan. Penelitian menunjukkan bahwa virus H1N1 bisa
    terjadi pada populasi babi di seluruh dunia, dengan 25% menunjukkan bukti
    berupa adanya antibodi. Di Amerika Serikat, penelitian menunjukkan 30% dari
    populasi babi mempunyai antibodi sebagi bukti mereka pernah terjangkit virus
    H1N1. Infeksi manusia oleh virus H1N1 jarang terjadi. Saat ini belum ada cara
    untuk membedakan antibodi yang muncul akibat vaksinasi flu babi dengan
    antibodi yang muncul akibat infeksi virus flu babi H1N1 yang sesungguhnya.
    H1N1 telah diketahui beredar pada populasi babi sejak 1930, sedangkan
    virus flu babi H3N2 baru mulai diketahui beredar sejak 1998. Virus H3N2
    awalnya masuk ke populasi babi dari manusia. Virus H3N2 sekarang,
    berhubungan erat dengan virus H3N2 yang ada pada manusia.
    Apakah ada vaksinasi untuk flu babi ?
    Vaksin tersedia untuk babi dalam rangka untuk pencegahan, namun tidak ada
    vaksin untuk melindungi manusia dari flu babi. Vaksin flu musiman cenderung
    membantu memberikan perlindungan parsial melawan virus flu babi H3N2,
    namun tidak untuk virus H1N1.
    Diterjemahkan oleh dr. Rehan
    http://techniquestips.com
    12
    Flu nOVel H1n1 (Flu babI) Dan
    anDa
    * Penting : Kebanyakan informasi pada dokumen ini berdasarkan penelitian
    pengalaman terdahulu dengan flu musiman. CDC yakin bahwa informasi tentang flu
    musiman merupakan dasar berpijak untuk flu novel H1N1, namun penelitian
    terhadap virus baru ini masih terus dilaksanakan untuk mengetahui lebih lanjut
    karakteristiknya. Dokumen ini akan diperbarui jika informasi terkini telah tersedia.
    FLU NOVEL H1N1
    Apakah flu Novel H1N1 itu ?
    Novel H1N1 (awalnya dikenal dengan flu babi) merupakan virus influenza
    baru yang menyebabkan penyakit pada manusia. Ini virus baru yang pertama
    kali dideteksi pada manusia di Amerika Serikat pada bulan April 2009. Negara
    lain termasuk Meksiko dan Kanada telah melaporkan kasus penyakit dengan
    virus baru ini. Virus ini menyebar dari satu orang ke orang lainnya, mungkin
    dengan penyebaran yang mirip dengan flu musiman.
    Mengapa virus Novel H1N1 seringkali
    disebut virus flu babi ?
    Virus ini awalnya diidentikkan dengan flu babi
    karena test laboratorium membuktikan bahwa
    kebanyakan gen pada virus baru ini sangat
    mirip dengan gen yang ada pada virus yang
    biasa terdapat pada babi di Amerika Utara. Namun penelitian lebih lanjut
    mengungkap bahwa virus baru ini sangat berbeda dengan virus yang biasa
    menular pada populasi babi di Amerika Utara. Virus ini memiliki dua gen dari
    virus babi di Eropa dan Asia, serta gen flu pada burung dan manusia. Para
    peneliti menamakannya virus “quadruple reassortance” (terbentuk dari empat
    jenis virus-pent).
    Diterjemahkan oleh dr. Rehan
    http://techniquestips.com
    13
    NOVEL H1N1 PADA MANUSIA
    Apakah ada infeksi virus H1N1 pada manusia di Amerika Serikat ?
    Ya. Kasus virus novel H1N1 yang menginfeksi manusia pertama kali
    ditetapkan di Amerika Serikat dan California Selatan serta Guadalupe County,
    Texas. Penularannya kemudian meluas dengan intensif sejak saat itu dan
    semakin banyak negara yang melaporkan kasus serupa dengan virus ini
    sebagai penyebabnya. Jumlah kasus virus novel H1N1 di Amerika Serikat
    yang selalu diperbarui dapat anda lihat di
    http://www.cdc.gov/h1n1flu/investigation.htm. CDC bersama agen kesehatan
    lokal dan pusat bekerja sama untuk terus meneliti situasi ini.
    Apakah virus novel H1N1 menular ?
    CDC telah menetapkan bahwa virus novel H1N1 menular, termasuk
    penularan dari manusia ke manusia. Namun, saat ini belum diketahui
    seberapa mudah penyebaran virus ini pada manusia.
    Apa tanda dan gejala virus ini pada manusia ?
    Gejala virus novel H1N1 pada manusia mirip dengan flu musiman, seperti
    demam, batuk, nyeri tenggorokan, hidung berair, nyeri otot dan sendi, sakit
    kepala, mengigil dan lesu. Beberapa penderita dalam jumlah yang siginifikan
    juga melaporkan adanya diare dan muntah. Juga mirip seperti flu musiman,
    tingkat penyakit yang parah dan kematian telah terjadi sebagai akibat yang
    berhubungan dengan virus ini.
    Seberapa parah penyakit yang diakibatkan virus flu H1N1 ?
    Belum diketahui seberapa parah kemungkinan virus flu H1N1 pada populasi
    umum. Pada flu musiman, terdapat kelompok orang yang beresiko tinggi
    terhadap komplikasi terkait flu. Ini termasuk lansia di atas 65 tahun ke atas,
    anak kurang dari 5 tahun, wanita hamil, dan penderita dengan penyakit kronik
    pada segala umur.
    Diterjemahkan oleh dr. Rehan
    http://techniquestips.com
    14
    Satu hal yang sangat berbeda dengan flu musiman. Pada flu novel H1N1,
    orang dewasa lebih dari 64 tahun tidak memperlihatkan kenaikan resiko
    komplikasi terkait flu. CDC sedang meneliti apakah beberapa kelompok
    menusia mempunyai imunitas alami terhadap virus tersebut berdasarkan
    umurnya. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa tidak ada anak dan
    hanya sedikit orang dewasa berusia lebih dari 60 tahun yang menunjukkan
    adanya antibodi terhadap virus H1N1. Namun sepertiga dari dewasa usia di
    atas 60 tahun mungkin memiliki antibodi ini. Belum diketahui seberapa kuat
    perlindungan yang bisa muncul akibat adanya antibodi ini.
    Bagaimana perbandingan antara flu H1N1 dibandingkan dengan flu
    musiman dalam hal tingkat keparahan dan infeksinya ?
    CDC masih sedang mempelajari tentang tingkat keparahan yang diakibatkan
    virus flu H1N1. Sekarang ini tidak cukup banyak informasi yang bisa
    digunakan untuk memprediksi seberapa berat penularan H1N1 dalam hal
    penyakit dan kematian atau perbandingannya dengan flu musiman.
    Flu musiman dapat menyebabkan penyakit dengan tingkat keparaan sedang
    hingga berat, dan bahkan bisa menimbulkan kematian. Tiap tahun di Amerika
    Serikat, rata-rata 36000 manusia meninggal akibat komplikasi-terkait flu dan
    lebih dari 200000 dirawat inap dengan penyebab-terkait flu. Dari mereka yang
    dirawat inap 20000 di antaranya adalah anak-anak kurang dari 5 tahun. Lebih
    dari 90% kematian dan 60% kasus rawat inap terjadi pada umur lebih dari 65
    tahun.
    Sejauh ini, jumlah terbesar dari kasus H1N1 yang telah terkonfirmasi dan
    yang masih diduga, terjadi pada kelompok umur 5 hingga 24 tahun. Saat ini
    hanya sedikit kasus pada usia lebih dari 64 tahun, dan tidak dilaporkan
    adanya kematian. Sangat berbeda jika dibandingkan dengan flu musiman.
    Namun, kehamilan dan keadaan lainnya yang diketahui beresiko tinggi
    terhadap flu musiman nampaknya menunjukkan peningkatan komplikasi pada
    flu H1N1 juga.
    Diterjemahkan oleh dr. Rehan
    http://techniquestips.com
    15
    Bagaimana virus H1N1 menyebar ?
    Penyebaran virus H1N1 diduga terjadi sama seperti penyebaran flu musiman.
    Virus flu utamanya disebarkan antar manusia melalui batuk atau bersin oleh
    penderita flu. Kadang seseorang juga dapat terinfeksi dengan menyentuh
    barang yang mengandung virus flu kemudian menyentuh mulut atau
    hidungnya.
    Seberapa lama orang yang terinfeksi bisa menyebarkan virusnya ke
    orang lain ?
    Saat ini, CDC meyakini bahwa flu H1N1 memliki sifat yang sama dengan flu
    musiman dalam hal penyebaran. Pada flu musiman, terlihat dalam penelitian
    bahwa seseorang dapat menularkan virusnya sejak satu hari sebelum
    munculnya gejala hingga 7 hari setelah mereka merasakan gejala. Anakanak,
    khususnya yang lebih kecil kemungkinan menularkan virusnya pada
    periode yang lebih lama. CDC sedang meneliti virus H1N1 dan
    kemampuannya hingga saatnya untuk dipublikasikan.
    KETERPAPARAN TERTENTU DIDUGA TIDAK
    MENYEBABKAN PENULARAN FLU H1N1
    Bisakah saya terinfeksi virus novel H1N1 dari memakan atau memasak
    daging babi ?
    Tidak. Virus novel H1N1 tidak ditularkan melalui makanan. Anda tidak akan
    terinfeksi dengan memakan daging babi atau produk olahannya. Memakan
    daging babi yang disiapkan dan dimasak dengan baik adalah cara yang
    aman.
    Diterjemahkan oleh dr. Rehan
    http://techniquestips.com
    16
    Apakah ada resiko penularan dari minum air ?
    Air keran yang telah melalui proses desinfeksi konvensional cenderung tidak
    beresiko untuk penularan virus influenza. Regulasi air minum sekarang ini
    menyediakan perlindungan tingkat tinggi untuk virus. Tidak ada penelitian
    yang dilakukan untuk menilai kerentanan proses produksi air minum
    konvensional terhadap virus H1N1. Namun, penelitian akhir-akhir ini
    menunjukkan bahwa kadar klorin bebas yang digunakan pada proses
    produksi air minum cukup untuk mematikan virus flu burung H5N1 yang kuat.
    Nampaknya virus influenza lainnya seperti H1N1 cenderung dapat dimatikan
    dengan klorinasi. Hingga saat ini belum ada kasus yang dilaporkan akibat
    meminum air yang terkontaminasi.
    Apakah virus H1N1 dapat ditularkan melalui air di kolam renang, spa,
    tempat permandian, air mancur, atau fasilitas rekreasi air lainnya ?
    Virus influenza menginfeksi saluran pernapasan atas manusia. Belum ada
    kasus yang dilaporkan akibat paparan air. Air pada pusat rekreasi yang telah
    diproses dengan kadar desinfektan yang direkomendasikan oleh CDC relatif
    tidak menularkan virus influenza. Tidak ada penelitian yang dihasilkan untuk
    menilai kerentanan virus H1N1 terhadap klorin dan desinfektan lainnya yang
    digunakan di kolam renang, spa, tempat permandian atau fasilitas rekreasi air
    lainnya. Namun, penelitian mutakhir menunjukkan kadar klorin yang
    direkomendasikan CDC (1-3 ppm atau mg/L untuk kolam renang dan 2-5 ppm
    untuk spa) cukup untuk mematikan virus flu burung tipe A (H5N1). Ada
    kecenderungan virus infliuenza lainnya seperti H1N1 juga bisa dimatikan
    dengan klorin.
    Bisakah virus novel H1N1 disebarkan pada tempat rekreasi air tidak
    melalui airnya ?
    Ya. Tempat rekreasi air tidak berbeda dengan tempat umum lainnya.
    Penyebaran virus flu novel H1N1 diduga sama dengan flu musiman. Virus flu
    menyebar dari satu orang ke orang lain dengan batuk atau bersin dari
    Diterjemahkan oleh dr. Rehan
    http://techniquestips.com
    17
    penderita. Atau kadang seseorang terinfeksi dengan meyentuh barang yang
    mengandung virus kemudian menyentuh mulut atau hidungnya.
    PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN
    Apa yang bisa saya lakukan agar tidak sakit ?
    Saat ini tidak ada vaksin yang tersedia untuk perlindungan terhadap virus flu
    H1N1. Hal terbaik yang anda bisa lakukan adalah membiasakan tindakantindakan
    proteksi yang bisa mencegah penyebaran virus.
    Berikut langkah-langkah yang anda bisa lakukan :
     Tutup hidung dan mulut anda ketika batuk dan bersin. Buang tissue
    bekas pakai ke tempat sampah.
     Cuci tangan anda sesering mungkin dengan sabun dan air, khususnya
    setelah batuk atau bersin. Larutan cuci tangan berdasar alkohol cukup
    efektif digunakan.
     Hindari menyentuh mata, mulut, dan hidung anda. Virus masuk ke
    tubuh anda lewat tempat-tempat ini.
     Hindari kontak jarak dekat dengan penderita flu.
     Beristirahat di rumah jika anda merasa sakit, 7 hari setelah gejala
    dimulai hingga 24 jam setelah bebasa gejala. Ini untuk mencegah anda
    menyebarkan virus ke banyak orang.
    Selain itu, ada beberapa langkah penting lainnya :
    Ikuti saran kesehatan dari pemerintah mengenai libur sekolah, menghindari
    keramaian dan langkah sosial lainnya.
    Bersiap jika saja anda kena flu, dan harus tinggal di rumah selama seminggu.
    Siapkan obat-obatan dari dokter, pencuci tangan, tissu dan hindari perjalanan
    keluar untuk mencegah penyebaran virus.
    Diterjemahkan oleh dr. Rehan
    http://techniquestips.com
    18
    Bagaimana cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus melalui
    bersin atau batuk ?
    Jika anda sakit, kurangi kontak dengan orang lain sebisa mungkin. Tinggallah
    di rumah selama 7 hari setelah gejala mulai atau hingga 24 jam setelah bebas
    gejala. Tutup hidung dan mulut anda ketika batuk atau bersin. Buang tissue
    bekas pada tempat sampah dan cuci tangan anda segera setelah batuk atau
    bersin.
    Bagaimana cara mencuci tangan yang paling baik untuk mencegah
    penyebaran flu ?
    Mencuci tangan anda sesering mungkin dapat melindungi anda dari kuman.
    Cuci tangan anda dengan air dan sabun atau pencuci berbasis alkohol. CDC
    menganjurkan jika anda mencuci tangan—dengan sabun dan air—maka
    cucilah selama sekurang-kurangnya 15-20 detik. Mencuci tangan dengan
    pencuci berbasis alkohol tidak perlu air. Alkohol yang terkandung di dalamnya
    berfungsi membunuh kuman yang ada. (Anda bisa membaca langkahlangkah
    mencuci tangan yang efektif di blog saya-pent)
    Apa yang sebaiknya saya lakukan jika jatuh sakit ?
    Jika anda tinggal pada daerah yang memiliki kasus flu H1N1 kemudian anda
    menderita Influenza Like Illness dengan gejala demam, nyeri sendi dan otot,
    hidung berair, nyeri tenggorokan, mual muntah, maka sebaiknya anda tinggal
    di rumah dan hindari kontak dengan orang lain. Tinggal di rumah berarti anda
    seharusnya tidak keluar rumah kecuali untuk pergi berobat. Hindari aktifitas
    sehari-hari anda di luar rumah seperti kerja, bersekolah, belanja, berkumpul
    dengan masyarakat dan lainnya.
    Jika anda menderita gejala yang berat atau anda termasuk kelompok resiko
    tinggi untuk komplikasi terkait flu, maka sebaiknya anda berobat segera.
    Petugas kesehatan akan menentukan apakah anda sebaiknya menjalani tes
    flu atau tidak.
    Diterjemahkan oleh dr. Rehan
    http://techniquestips.com
    19
    Jika anda jatuh sakit dan mengalami gejala berikut ini, cari pertolongan gawat
    darurat secepatnya :
    Jika ini terjadi pada anak anda, segera bawa ke UGD :
     Sulit bernapas atau napas pendek dan cepat
     Kulit kebiruan atau abu-abu
     Kurang minum
     Muntah berat atau berkelanjutan
     Penurunan kesadaran, anak sulit diajak bicara.
     Rewel yang berlebihan pada anak hingga tidak ingin dipegang
     Riwayat ILI membaik, namun demam dan batuk kambuh lebih parah
    Sedangkan pada orang dewasa :
     Sulit bernapas atau napas pendek dan cepat
     Nyeri atau rasa tertekan pada dada atau perut
     Pusing tiba-tiba
     Seperti orang kebingungan
     Muntah berat atau berkelanjutan.
     Riwayat ILI membaik, namun demam dan batuk kambuh lebih parah
    Apakah ada obat untuk menyembuhkan infeksi flu novel H1N1 ?
    Ya ada. CDC menganjurkan penggunaan oseltamivir ata zanamivir untuk
    pengobatan dan/atau pencegahan flu novel H1N1. Obat antivirus merupakan
    obat peresepan (pil, sirup atau serbuk inhaler) yang melawan flu dengan
    menghambat reproduksi virus dalam tubuh anda. Jika anda terjangkit,
    antivirus dapat mengurangi tingkat keparahan penyakit anda dan membantu
    anda sembuh lebih cepat. Antivirus juga mencegah komlikasi flu yang lebih
    parah. Selama masa penyebaran akhir-akhir ini, prioritas penggunaan obat
    antivirus flu ditujukan pada penyakit influenza yang parah.
    Bagaimana pendapat CDC tentang “swine flu parties” ?
    “Swine flu parties” merupakan perkumpulan yang diadakan untuk menjalin
    kontak dengan penderita flu novel H1N1 agar terinfeksi secara langsung oleh
    Diterjemahkan oleh dr. Rehan
    http://techniquestips.com
    20
    virus flu H1N1. Tujuannya agar terbentuk antibodi alami pada tubuh untuk
    melawan virus flu H1N1 yang beredar dan dapat menimbulkan penyakit yang
    lebih parah.
    CDC tidak menaganjurkan “swine flu parties” sebagai tindakan untuk
    melindungi infeksi flu novel H1N1 di kemudian hari. Pada orang tertentu
    mungkin hanya menyebabkan penyakit sedang, namun pada beberapa orang
    bia menimbulkan penyakit yang parah bahkan fatal. Tidak ada cara untuk
    memprediksi kemungkinan keparahan penyakit yang bisa timbul.
    CDC menganjurkan sebaliknya bahwa penderita flu novel H1N1 seharusnya
    menghindari kontak dengan orang lain sebisa mungkin. Tinggal di rumah
    selama 7 hari sejak gejala awal atau hingga 24 jam setelah bebas gejala.
    KONTAMINASI DAN KEBERSIHAN
    Berapa lama virus influenza dapat tinggal pada objek tertentu (misalnya
    buku dan gagang pintu) ?
    Penelitian menunjukkan bahwa virus influenza dapat bertahan pada
    permukaan lingkungan dan dapat menginfeksi seseorang hingga 2-8 jam
    sejak melekat pada objek tersebut.
    Bagaimana cara membunuh virus ini ?
    Virus influenza mati dengan panas (167-212°F [75-100°C]). Selain itu,
    germisida berat seperti klorin, hidorgen peroksida, detergen, iodofor, dan
    alkohol adalah senyawa yang efektif membunuh virus influenza jika
    digunakan pada konsentrasi dan waktu paparan yang cukup.
    Permukaan tubuh mana yang paling mungkin menjadi sumber
    penularan virus flu H1N1 ?
    Diterjemahkan oleh dr. Rehan
    http://techniquestips.com
    21
    Kuman dapat menyebar akibat seseorang yang memegang objek tertentu
    kemudian memegang mulut, mata atau hidungnya. Droplet cairan dari batuk
    atau bersin penderita dapat menyebar di udara, kemudian masuk ke saluran
    pernapasan seseorang.
    Bagaimana tindakan pembersihan rumah yang baik untuk mencegah
    penyebaran virus flu H1N1 ?
    Untuk mencegah penyebaran virus flu H1N1, penting untuk menjaga
    kebersihan benda-benda di rumah (meja samping tempat tidur, kamar mandi,
    meja dapur, atau mainan anak). Gunakan desinfektan rumah tangga dengan
    mengikuti aturan pakainya.
    Bagaimana menangani perabotan rumah seperti sendok, piring, sprei
    yang terkontaminasi dengan penderita influenza ?
    Peralatan makan dan sprei bekas pakai penderita tidak perlu dibersihkan
    secara terpisah. Yang penting, benda-benda ini tidak boleh dipakai bersama
    sebelum dibersihkan terlebih dahulu.
    Sprei dan sarung bantal sebaiknya dicuci dengan deterjen dan dikeringkan
    dengan pengering panas. Siapapun hendaknya tidak mengangkat cucian
    kotor tersebut dengan cara memeluknya langsung. Gunakan keranjang
    pakaian untuk mengangkat cucian kotor. Orang yang menangani pakaian
    kotor harus mencuci tangan dengan baik segera setelah bekerja.
    Peralatan makan sebaiknya dicuci dengan mesin pencuci piring, atau manual
    dengan air dan sabun.
    RESPON DAN INVESTIGASI
    Apa tindakan CDC sebagai respon terhadap penularan virus H1N1 ?
    Tujuan utama kami adalah mengurangi penularan dan tingkat keparahan
    penyakit, serta menyediakan informasi untuk para petugas kesehatan dan
    Diterjemahkan oleh dr. Rehan
    http://techniquestips.com
    22
    kelompok masyarakat. CDC bekerja sama dengan departemen kesehatan
    lokal dan pusat untuk meningkatkan pengawasan di Amerika Serikat dan
    mengumpulkan serta menganalisa data untuk mengetahui akibat dari virus
    dan menentukan kelompok yang beresiko tinggi terhadap komplikasi terkait
    flu. Selain itu, CDC terus berupaya menyediakan panduan terkini untuk para
    klinisi, praktisi kesehatan masyarakat dan masyarakat umum tentang
    pencegahan dan penanganan virus baru ini.
    Untuk memperluas kapsitas laboratorium dan nasional dan internasional
    untuk mendeteksi flu novel H1N1, CDC telah mengembangkan dan
    mendistribusikan Alat Diagnostik Influenza yang baru beserta reagensnya
    untuk lebih dari 350 laboratorium, termasuk di 131 negara lainnya. Divisi SNS
    CDC terus menerus mengirimkan bantuan obat antivirus, peralatan proteksi
    personal, dan proteksi saluran napas untuk 50 negara dan daerah Amerika
    Serikat untuk menolong mereka mengatasi penularan virus ini.
    Pemerintah Amerika Serikat juga secara agresif mengambil langkah dini
    untuk memproduksi vaksin flu H1N1, bekerja sama dengan perusahaan
    produsen vaksin. CDC telah berhasil mengisolasi virus H1N1 baru, membuat
    bakal vaksin yang akan digunakan untuk menciptakan vaksin baru, dan
    memberikan segala informasi yang diperlukan kepada produsen vaksin.
    Adakah penelitian epidemiologi yang tengah dilakukan untuk merespon
    penularan virus H1N1 ini ?
    CDC bekerja sama erat dengan lembaga lokal dan pusat pada daerah
    dimana kasus infeksi flu H1N1 diidentifikasi. CDC mengutus beberapa staf ke
    sejumlah negara untuk membantu penelitian tentang dampak virus novel
    H1N1, termasuk pemeriksaan tingkat keparahan penyakit, seberapa mudah
    virus menular, dan jangka waktu seseorang bisa menularkan infeksinya.
    Diterjemahkan oleh dr. Rehan
    http://techniquestips.com
    23
    Pada negara dimana tim EpiAid telah diutus, telah banyak aktifitas
    epidemiologi yang dilakukan, misalnya :
     Pengawasan aktif pada negara dengan kasus infeksi H1N1 pada
    manusia yang sudah diidentifikasi.
     Penelitian terhadap para petugas kesehatan yang terpapar dengan
    penderita flu H1N1 untuk melihat kelanjutan apakah mereka juga
    terinfeksi.
     Penelitian terhadap peralatan rumah tangga dan objek kontak lainnya
    dari penderita yang telah diidentifikasi terinfeksi.
     Penelitian untuk mengetahui berapa lama penderita mampu
    menyebarkan virusnya ke lingkungan.
    Siapa yang berwewenang terhadap SNS (Strategic National Stockpile)
    setelah ditempatkan di wilayah tertentu?
    Lembaga kesehatan lokal memiliki kontrol penuh terhadap obat-obatan dari
    SNS setelah persediaan sampai ke kota, negara atau daerah yang
    bersangkutan. Banyak kota dan negara yang telah menerima persediaan obat
    dari SNS. Setelah CDC mengirimkan obat-obatan ke negara atau kota
    tertentu, maka kontrol untuk distribusinya merupakan kebijakan departemen
    kesehatan lokal atau pusat pada negara tersebut. Banyak negar dan kota
    juga mempunyai persediaan obat-obatan sendiri mereka pakai untuk
    menangani penderita flu novel H1N1.

    Selasa, 05 April 2011

    penyakit menular karena seksual(PMS)

    imageApa yang dimaksud dengan PMS?  
    PMS adalah singkatan dari Penyakit Menular Seksual, yang berarti suatu infeksi atau penyakit yang kebanyakan ditularkan

    melalui hubungan seksual (oral, anal atau lewat vagina).
    PMS juga diartikan sebagai penyakit kelamin, atau infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual. Harus diperhatikan bahwa PMS menyerang sekitar alat kelamin tapi gejalanya dapat muncul dan menyerang mata, mulut, saluran pencernaan, hati, otak, dan organ tubuh lainnya.
    Contohnya, baik HIV/AIDS dan Hepatitis B dapat ditularkan melalui hubungan seks tapi keduanya tidak terlalu menyerang alat kelamin.

    Mengapa kita membutuhkan informasi tentang PMS?
    Jika kita melakukan hubungan seksual dengan orang lain, walaupun hanya sekali, kita dapat terkena PMS.

    Apa hubungan organ-organ reproduksi dengan PMS?
    Kebanyakan PMS membahayakan organ-organ reproduksi. Pada wanita, PMS menghancurkan diding vagina atau leher rahim, biasanya tanpa tanda-tanda infeksi. Pada pria, yang terinfeksi lebih dulu adalah saluran air kencing. Jika PMS tidak diobati dapat menyebabkan keluarnya cairan yang tidak normal dari penis dan berakibat sakit pada waktu buang air kecil. PMS yang tidak diobati dapat mempengaruhi organ-organ reproduksi bagian dalam dan menyebabkan kemandulan baik pada pria atau wanita.

    Bagian tubuh mana yang dapat terpengaruh PMS?

    Pada wanita
    Saluran indung telur
    Indung telur
    rahim
    kandung kencing
    leher rahim
    vagina
    saluran kencing
    anus

    Pada pria:
    kandung kencing
    vas deferens
    prostat
    penis
    epididymis
    testicle
    saluran kencing
    kantung zakar
    seminal vesicle
    anus

    Apa bahaya PMS?  
    Ada beberapa bahaya PMS, yaitu:

    • Kebanyakan PMS dapat menyebabkan kita sakit
    • Beberapa PMS dapat menyebabkan kemandulan
    • Beberapa PMS dapat menyebabkan keguguran
    • PMS dapat menyebabkan kanker leher rahim
    • Beberapa PMS dapat merusak penglihatan, otak dan hati
    • PMS dapat menular kepada bayi
    • PMS dapat menyebabkan kita rentan terhadap HIV/AIDS
    • Beberapa PMS ada yang tidak bisa disembuhkan
    • Beberapa PMS seperti halnya HIV/AIDS dan Hepatitis B dapat menyebabkan kematian.

    Apa saja tipe-tipe PMS?  
    Ada banyak jenis PMS. Yang paling umum dan paling penting untuk diperhatikan adalah:

    • Gonore
    • Klamidia
    • Herpes Kelamin
    • Sifilis
    • Hepatitis B
    • HIV/AIDS

    1. Sifilis adalah penyakit kelamin menular yang disebabkan oleh bakteri spiroseta, Treponema pallidum.

    Penularan biasanya melalui kontak seksual, tetapi ada beberapa contoh lain seperti kontak langsung dan kongenital sifilis (penularan melalui ibu ke anak dalam uterus).

    Gejala dan tanda dari sifilis banyak dan berlainan; sebelum perkembangan tes serologikal, diagnosis sulit dilakukan dan penyakit ini sering disebut "Peniru Besar" karena sering dikira penyakit lainnya.

    Di Amerika Serikat, dilaporkan sekitar 36.000 kasus sifilis tiap tahunnya, dan angka sebenarnya diperkiran lebih tinggi. Sekitar tiga per lima kasus terjadi kepada lelaki.

    Bila tidak terawat, sifilis dapat menyebabkan efek serius seperti kerusakan sistem saraf, jantung, atau otak. Sifilis yang tak terawat dapat berakibat fatal. Orang yang memiliki kemungkinan terkena sifilis atau menemukan pasangan seks yang mungkin terkena sifilis dianjurkan untuk segera menemui dokter secepat mungkin.

    Sifilis dapat dirawat dengan penisilin atau antibiotik lainnya. Menurut statistik, perawatan dengan pil kurang efektif dibanding perawatan lainnya, karena pasien biasanya tidak menyelesaikan pengobatannya. Cara terlama dan masih efektif adalah dengan penyuntikan procaine penisilin di setiap pantat (procaine diikutkan untuk mengurangi rasa sakit); dosis harus diberikan setengah di setiap pantat karena bila dijadikan satu dosis akan menyebabkan rasa sakit. Cara lain adalah memberikan kapsul azithromycin lewat mulut (memiliki durasi yang lama) dan harus diamati. Cara ini mungkin gagal karena ada beberapa jenis sifilis kebal terhadap azithromycin dan sekitar 10% kasus terjadi pada tahun 2004. Perawatan lain kurang efektif karena pasien diharuskan memakan pil beberapa kali per hari.

    2. Gonore

    Gonore adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum dan tenggorokan atau bagian putih mata (konjungtiva).
    Gonore bisa menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya, terutama kulit dan persendian.
    Pada wanita, gonore bisa naik ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput di dalam panggul sehingga timbul nyeri panggul dan gangguan reproduksi.

    PENYEBAB

    Bakteri Neisseria gonorrhoeae.

    GEJALA

    Pada pria, gejala awal biasanya timbul dalam waktu 2-7 hari setelah terinfeksi.
    Gejalanya berawal sebagai rasa tidak enak pada uretra, yang beberapa jam kemudian diikuti oleh nyeri ketika berkemih dan keluarnya nanah dari penis.
    Penderita sering berkemih dan merasakan desakan untuk berkemih, yang semakin memburuk ketika penyakit ini menyebar ke uretra bagian atas. Lubang penis tampak merah dan membengkak.
    Pada wanita, gejala awal bisa timbul dalam waktu 7-21 hari setelah terinfeksi.
    Penderita wanita seringkali tidak menunjukkan gejala selama beberapa minggu atau bulan, dan diketahui menderita penyakit ini hanya setelah mitra seksualnya tertular.
    Jika timbul gejala, biasanya bersifat ringan. Tetapi beberapa penderita menunjukkan gejala yang berat, seperti desakan untuk berkemih, nyeri ketika berkemih, keluarnya cairan dari vagina dan demam.
    Infeksi bisa menyerang leher rahim, rahim, saluran telur, indung telur, uretra dan rektum; menyebabkan nyeri pinggul yang dalam atau nyeri ketika melakukan hubungan seksual.
    Nanah yang keluar bisa berasal dari leher rahim, uretra atau kelenjar di sekitar lubang vagina.
    Wanita dan pria homoseksual yang melakukan hubungan seksual melalui anus (lubang dubur) bisa menderita gonore pada rektumnya.
    Penderita merasakan tidak nyaman di sekitar anusnya dan dari rektumnya keluar cairan. Daerah di sekitar anus tampak merah dan kasar, tinjanya terbungkus oleh lendir dan nanah.
    Pada pemeriksaan dengan anaskop akan tampak lendir dan cairan di dinding rektum penderita.
    Melakukan hubungan seksual melalui mulut (oral sex) dengan seorang penderita gonore bias menyebabakn gonore pada tenggorokan (faringitis gonokokal).
    Biasanya infeksi ini tidak menimbulkan gejala, tetapi kadang menyebabkan nyeri tenggorokan dan gangguan menelan.
    Jika cairan yang terinfeksi mengenai mata maka bisa terjadi infeksi mata luar (konjungtivitis gonore).
    Bayi baru lahir bisa terinfeksi oleh gonore dari ibunya selama proses persalinan, sehingga terjadi pembengkakan pada kedua kelopak matanya dan dari matanya keluar nanah.
    Pada dewasa, bisa terjadi gejala yang sama, tetapi seringkali hanya 1 mata yang terkena.
    Jika infeksi ini tidak diobati bisa terjadi kebutaan.
    KOMPLIKASI
    Infeksi kadang menyebar melalui aliran darah ke 1 atau beberapa sendi, dimana sendi menjadi bengkak dan sangat nyeri, sehingga pergerakannya menjadi terbatas.
    Infeksi melalui aliran darah juga bisa menyebabkan timbulnya bintik-bintik merah berisi nanah di kulit, demam, rasa tidak enak badan atau nyeri di beberapa sendi yang berpindah dari satu sendi ke sendi lainnya (sindroma artritis-dermatitis).
    Bisa terjadi infeksi jantung (endokarditis).
    Infeksi pembungkus hati (perihepatitis) bisa menyebabkan nyeri yang menyerupai kelainan kandung empedu.
    Komplikasi yang terjadi bisa diatasi dan jarang berakibat fatal, tetapi masa penyembuhan untuk artritis atau endokarditis berlangsung lambat.

    DIAGNOSA

    Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopik terhadap nanah, dimana ditemukan bakteri penyebab gonore.
    Jika pada pemeriksaan mikroskopik tidak ditemukan bakteri, maka dilakukan pembiakan di laboratorium.
    Jika diduga terjadi infeksi tenggorokan atau rektum, diambil contoh dari daerah ini dan dibuat biakan.

    PENGOBATAN

    Gonore biasanya diobati dengan suntikan tunggal seftriakson intramuskuler (melalui otot) atau dengan pemberian antibiotik per-oral (melalui mulut) selama 1 minggu (biasanya diberikan doksisiklin).
    Jika gonore telah menyebar melalui aliran darah, biasanya penderita dirawat di rumah sakit dan mendapatkan antibiotik intravena (melalui pembuluh darah, infus)

    3. Chlamydia

    termaasuk satu di antara penyakit kelamin yang sangat mudah ditularkan melalui seks bebas. Penyakit yang disebabkan oleh kuman ini bisa menjangkiti pria dan wanita.

    Uniknya, seorang yang terkena kuman ini, tidak sadar telah terjangkiti. Bahkan meskipun belum terinfeksi, penderita dapat menularkan penyakit ini pada pasangannya

    Penyakit ini bisa menyebabkan gangguan pada saluran seni (urethra), leher rahim (cervix), jalur pelepasan dubur, tenggorokan dan mata. Meskipun mengakibatkan banyak kerumitan, tapi bisa di cegah.

    Klamidia — dalam bahasa Indonesianya, kondisi ini mempunyai gejala mirip gonore, walaupun bisa juga beraksi tanpa gejala. Di Amerika, klamidia termasuk yang paling dapat diobati, tetapi telah menginfeksi sekitar empat juta orang setiap tahun. Penyakit ini dapat menyebabkan artritis parah dan kemandulan pada pria. Seperti sifilis dan gonore, penderitanya dapat disembuhkan dengan antibiotika.

    Bagaimanakah penularannya?

    Seks bebas tentu saja. Chlamydia tersebar melalui hubungan intim dengan penderitanya, akan lebih rentan lagi jika Anda giat berganti pasangan.

    Penyakit ini timbul 2-14 hari setelah terinfeksi. Jika sudah demikian, penderita bisa mengidap penyakit ini selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun tanpa mengetahuinya.

    Bagi wanita, akan mengalami kejang di perut bagian bawah, perubahan jadwal haid, sakit saat buang air kecil, pendarahan dan perubahan lendir pada alat kelamin. Sedangkan pada pria, akan mengeluarkan lendir pada kemaluan, sakit saat buang air kecil, sakit dan bengkak pada buah zakar.

    Bahkan pada wanita dan pria, infeksi pada dubur bisa terjadi tanpa sepengetahuan penderita. Penderita hanya akan merasakan sakit dan lendir pada dubur.

    Pencegahan bisa dilakukan dengan tidak melakukan aktifitas seks sebelum menikah, setialah pada pasangan, jauhi perilaku seks menyimpang dan beresiko, dekatkan diri kepada Tuhan dan ajaran agama, filtrasi ajakan, dorongan, ataupun himbauan yang mengajak langsung ataupun tidak langsung kepada perbuatan a moral dan seks bebas pada media-media informasi seperti televisi, radio, majalah, koran, internet, dan sebagainya, itulah yang perlu dilakukan. Amankan diri sahabat dan diri sahabat dari murka Sang Kuasa.

    4. HERPES

    clip_image001

    Herpes merupakan penyakit infeksi kulit, yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Penyakit kulit ini terbagi menjadi dua jenis; yaitu Herpes Simpleks dan herpes zoster, dan kedua jenis penyakit herpes ini memiliki penyebab penyakit kelamin herpes yang sama. Oleh karena disebabkan oleh factor yang sama, kedua jenis penyakit ini memiliki cara penanganan yang sama pula. Namun, walaupun memiliki penyebab penyakit kelamin herpes yang sama, kedua jenis penyakit herpes tersebut memiliki ciri khas dan wilayah ‘penyerangan’ yang berbeda.

    Penyakit Herpes Simpleks adalah penyakit herpes yang umum dan menyerang kulit kelamin, pangkal paha, dan daerah sekitarnya. Sedangkan herpes zoster, biasanya menyerang wilayah kulit manapun, seperti sekitar mulut, perut, dan lainnya. Di artikel ini, kita akan membahas penyebab penyakit kelamin herpes jenis Simpleks, yang umum menyerang manusia, terutama orang tua dan mereka yang hidup di bawah standard.

    Penyebab sejati penyakit herpes simpleks adalah virus HSV-1 dan HSV-2 (atau secara umum disebut sebagai virus herpesviridae). Dibandingkan dengan virus atau bakteri penyebab penyakit herpes zoster, virus penyebab penyakit kelamin herpes ini terbilang lebih berbahaya, karena sulit untuk disembuhkan atau dihilangkan. Bahkan beberapa catatan dan penelitian medis tentang penyebab penyakit kelamin herpes menyebutkan bahwa virus ini tidak bisa dihilangkan secara keseluruhan; maksudnya, walaupun orang yang terjangkit sudah dinyatakan sembuh, masih ada kemungkinan bahwa dia akan terjangkit penyakit ini lagi. Ada beberapa hal yang menjadi saran penularan virus penyebab penyakit kelamin herpes ini. Aktivitas sanggama yang tidak sehat adalah saran pertama penyebaran virus herpes simpleks; faktanya, aktivitas yang demikian menjadi sarana utama penyebaran berbagai macam virus yang menyebabkan penyakit kelamin.

    Maka dari itu, agar virus penyebab penyakit kelamin herpes tersebut tidak menyebar, anda harus memiliki pola aktivitas yang sehat, hanya dengan satu pasangan saja. Mencegah aktivitas sanggama yang sehat juga akan berpengaruh baik untuk keturunan anda, karena virus penyebab penyakit kelamin herpes juga menyebar lewat kelahiran. Luka yang tidak disembuhkan di bagian kelamin atau sekitarnya juga bisa menjadi penyebab penyakit kelamin herpes tersebar, karena bakteri bisa lebih mudah menyebar dan tumbuh.

    Ciri – ciri penyakit ini :

    • Disebabkan oleh virus, dapat diobati tetapi tidak dapat disembuhkan
    • Gejala timbul antara 3 sampai 10 hari setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini
    • Gejala awal muncul seperti lecet yang kemudian terbuka menjadi lubang kecil dan berair.
    • Dalam 5 sampai 10 hari gejala hilang
    • Virus menetap dalam tubuh dan dapat timbul lagi sesuatu saat, dan kadang-kadang sering
    • Wanita kerap kali tidak sadar bahwa ia menderita herpes akrena lecet terjadi di dalam vagina

    5. HIV-AIDS dan Hepatitis B

    HIV-AIDS dan Hepatitis B yang menular lewat hubungan seks, tetapi penyakitnya tidak bisa dilihat dari alat kelaminnya. Artinya, alat kelaminnya masih tampak sehat meskipun orangnya membawa bibit penyakit-penyakit ini. Keterangan lebih nya ada dalam artikel blog ini tentang AIDS

    Pada saat ini, klamidia lebih banyak diperhatikan. Seperti halnya gonore, klamidia dapat menyebabkan kemandulan. Herpes menyebabkan gejala-gejala yang bisa muncul dan hilang seumur hidup. Sifilis dapat menyebabkan kerusakan yang berat jika tidak diobati. Sementara AIDS, yang disebabkan oleh HIV menghancurkan sistem kekebalan tubuh, membuat orang sakit dan bahkan meninggal.

    Dapatkah PMS disembuhkan?  
    Tidak semua PMS dapat disembuhkan. PMS yang disebabkan oleh virus, seperti HIV/AIDS, herpes kelamin dan Hepatitis B adalah contoh PMS yang tidak dapat disembuhkan. HIV/AIDS merupakan yang paling berbahaya. HIV/AIDS tidak dapat disembuhkan dan merusak sistem kekebalan tubuh manusia yang memiliki peranan paling penting dalam melawan penyakit. Banyak orang meninggal karena AIDS disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh mereka tidak dapat melawan infeksi.

    Herpes kelamin memiliki gejala yang muncul-hilang dan bisa terasa sangat sakit jika penyakit tsb sedang aktif. Pada herpes, obat-obatan hanya bisa digunakan untuk mengobati gejala saja, tapi virus yang menyebabkan herpes tetap hidup di dalam tubuh selamanya.

    Apakah setiap PMS memiliki gejala?

    Tidak!

    Terkadang, PMS tidak menunjukkan gejala sama sekali, sehingga kita tidak tahu kalau kita sudah terinfeksi. PMS dapat bersifat asymptomatic (tidak memiliki gejala) baik pada pria atau wanita. Beberapa PMS baru menunjukkan tanda-tanda dan gejala berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun setelah terinfeksi.
    Pada wanita, PMS bahkan tidak dapat terdeteksi. Walaupun seseorang tidak menunjukkan gejala-gejala terinfeksi PMS, dan tidak mengetahui bahwa mereka terkena PMS, mereka tetap bisa menulari orang lain.
    Orang yang terinfeksi HIV biasanya tidak menunjukkan gejala setelah bertahun-tahun terinfeksi. Tidak seorangpun dapat menentukan apakah betul atau tidak seseorang terinfeksi hanya berdasarkan penampilannya saja. Walaupun orang tsb mungkin terlihat sehat, mereka masih bisa menularkan HIV kepada orang lain. Kadang, orang yang sudah terinfeksi HIV tidak sadar bahwa mereka mengidap virus tsb, karena mereka merasa sehat dan bisa tetap aktif. Hanya tes laboratorium yang dapat menunjukkan seseorang telah terinfeksi HIV atau tidak.

    Apa gejala PMS yang paling umum?
    PMS kadang tidak memiliki gejala. Gejala yang mungkin muncul termasuk:

    • Keluar Cairan/keputihan yang tidak normal dari vagina atau penis. Pada wanita, terjadi peningkatan keputihan. Warnanya bisa menjadi lebih putih, kekuningan, kehijauan, atau kemerahmudaan. Keputihan bisa memiliki bau yang tidak sedap dan berlendir.
    • Pada pria, rasa panas seperti terbakar atau sakit selama atau setelah kencing, biasanya disebabkan oleh PMS. Pada wanita, beberapa gejala dapat disebabkan oleh PMS tapi juga disebabkan oleh infeksi kandung kencing yang tidak ditularkan melalui hubungan seksual.
    • Luka terbuka dan atau luka basah disekitar alat kelamin atau mulut. Luka tersebut dapat terasa sakit atau tidak.
    • Tonjolan kecil-kecil (papules) disekitar alat kelamin
    • Kemerahan di sekitar alat kelamin
    • Pada pria, rasa sakit atau kemerahan terjadi pada kantung zakar
    • Rasa sakit diperut bagian bawah yang muncul dan hilang, dan tidak berhubungan dengan menstruasi
    • Bercak darah setelah hubungan seksual

    Berikut tabel gejala umum PMS

    Gejala

    Perempuan

    Laki-laki

    Luka

    Luka dengan atau tanpa rasa sakit, disekitar alat kelamin, anus, mulut atau bagian tubuh yang lain. Tonjolan kecil-kecil, diikuti luka yang sangat sakit di sekitar alat kelamin

    Cairan tidak normal

    Cairan dari vagina bisa gatal, kekuningan, kehijauan, berbau atau berlendir. Duhtubuh bisa juga keluar dari anus.

    Cairan bening atau berwarna berasal dari pembukaan kepala penis atau anus.

    Sakit pada saat bunag air kecil

    PMS pada wanita biasanya tidak menyebabkan sakit atau burning urination

    Rasa terbakar atau rasa sakit selama atau setelah urination terkadang diikuti dengan duhtubuh dari penis

    Perubahan warna kulit

    terutama di bagian telapak tangan atau kaki. Perubahan bias menyebar ke seluruh bagian tubuh

    Tonjolan seperti jengger ayam

    Tumbuh tomjolan seperti jengger ayam di sekitar alat kelamin

    Sakit pada bagian bawah perut

    Rasa sakit yang muncul dan hilang, yang tidak berkaitan dengan menstruasi bisa menjadi tanda infeksi saluran reproduksi (infeksi yang telah berpindah ke bagian dalam system reproduksi, termasuk servik, tuba falopi, dan ovarium)

    Kemerahan

    Kemerahan pada sekitar alat kelamin, atau diantara kaki

    Kemerahan pada sekitar alat kelamin, kemerahan dan sakit di kantong zakar

    Gejala lain dari HIV/AIDS

    • Demam
    • Keringat malam
    • Sakit kepala
    • Kemerahan di ketiak, paha atau leher
    • Mencret yang terus menerus
    • Penurunan berat badan secara cepat
    • Batuk, dengan atau tanpa darah
    • Bintik ungu kebiruan pada kulit

    Walaupun seseorang mungkin mengalami beberapa dari gejala-gejala tersebut, diperhatikan bahwa penyakit yang lain juga dapat menyebabkan gejala-gejala ini. Jika muncul gejala-gejala tersebut, lebih baik dikonsultasikan dengan dokter secepatnya.

    Bagaimana kita bisa terinfeksi PMS?  
    Kebanyakan PMS didapat dari hubungan seks yang tidak aman. Yang dimaksud dengan seks yang tidak aman, adalah:

    • Melakukan hubungan seksual lewat vagina tanpa kondom (penis di dalam vagina)
    • Melakukan hubungan seksual lewat anus tanpa kondom (penis di dalam anus)
    • Hubugan seksual lewat oral atau karaoke (penis di dalam mulut tanpa kondom atau mulut menyentuh alat kelamin wanita)

    Adakah cara lain orang dapat tertular PMS?  
    Cara lain seseorang dapat tertular PMS juga melalui:

    Darah
    Dari tansfusi darah yang terinfeksi, menggunakan jarum suntik bersama, atau benda tajam lainnya ke bagian tubuh untuk menggunakan obat atau membuat tato.

    Ibu hamil kepada bayinya
    Penularan selama kehamilan, selama proses kelahiran. Setelah lahir, HIV bisa menular melalui menyusui.

    Jadi Selain cara di atas, PMS tidak menular?

    Ya.

    PMS tidak menular melalui:

    • Duduk bersebelahan dengan penderita PMS
    • Penggunaan toilet bersama penderita
    • Bekerja terlalu keras
    • Menggunakan kolam renang umum, pemandian air panas atau sauna bersama
    • Berjabatan tangan dengan penderita
    • Bersin-bersin
    • Keringat

    PMS sering ditemukan pada cairan seksual (cairan vagina dan sperma) dan darah. PMS ditularkan saat cairan seksual dari orang yang terinfeksi memasuki tubuh orang lain.

    Kenapa perempuan lebih berisiko tertular PMS dari pada pria?  
    Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. Alasan utamanya adalah:

    • Saat berhubungan seks, dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. Jika sperma terinfeksi oleh PMS, maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi
    • Jika perempuan terinfeksi PMS, dia tidak selalu menunjukkan gejala. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi
    • Banyak orang -- khususnya perempuan dan remaja -- enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS.

    Bagaimana Akibat buruk PMS bagi seseorang?
    Jika dibiarkan saja tanpa ditangani, PMS dapat menghancurkan orang yang terinfeksi, seperti:

    • Kemandulan baik pria atau wanita
    • Kanker leher rahim pada wanita
    • Kehamilan di luar rahim
    • Infeksi yang menyebar
    • Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya, seperti lahir sebelum cukup umur, berat badan lahir rendah, atau terinfeksi PMS
    • Infeksi HIV
    Old Post ►
     

    Copyright 2012 Info Dunia Olahraga: penyakit menular seksual Template by Bamz | Publish on Bamz Templates