Minggu, 03 Juni 2012

SEA AGE 2012: Thailand juara umum


Palembang – RENANG INDONESIA - Thailand keluar sebagai juara umum Kejuaraan Renang Asia Tenggara Kelompok Umur (SEA Age Group) di Stadion Akuatik Jakabaring, dengan mengumpulkan 32 medali emas, 34 perak, dan 33 perunggu.
 Tim nasional Indonesia berada pada peringkat kedua Kejuaraan Asia Tenggara Kelompok Umur di Stadion Akuatik Jakabaring, Palembang, 1-3 Juni 2012, setelah mengumpulkan 31 emas, 31 perak, dan 20 perunggu.
Indonesia hanya terpaut satu medali emas dari Thailand.  Sementara itu, peringkat ketiga diraih Singapura dengan 16 emas, 16 perak, dan 26 perunggu.
Peringkat keempat diraih Malaysia dengan 14 emas, 10 perak, 10 perunggu, kemudian Vietnam (11 emas, 7 perak, 4 perunggu), Pilipina (3 perak, 8 perunggu), serta Brunai Darussalam (1 perunggu).
Indonesia memperbaiki posisi dari peringkat empat menjadi kedua berdasarkan hasil kejuaraan serupa pada tahun 2011 di Vietnam.
Sementara Thailand mempertahankan gelar juara umum pada kejuaraan di Palembang itu.
Kejuaraan kelompok umur 2013 akan digelar di Brunai Darussalam.
Pada hari kejuaraan itu sejumlah atlet Indonesia memecahkan rekor seperti I Gede Siman Sudartawa, Monaliza Lorenza, dan Bryan Cut.
Prestasi tertinggi diraih Siman dengan memecahkan empat rekor sekaligus atas namanya sendiri pada kejuaraan itu pada gaya punggung nomor 50 meter, 100 meter, dan 200 meter, serta 50 meter gaya kupu-kupu.
Pada ajang itu, Indonesia diperkuat oleh 31 atlet, sementara Thailand sebanyak 91 atlet.
Terjadi persaingan ketat antara kedua negara dalam perebutan medali sejak hari pertama hingga terakhir. Indonesia sempat memimpin pada hari pertama dengan 12 emas, sementara Thailand hanya 9 emas.
Pada hari kedua, Indonesia hanya terpaut satu medali dari Thailand dengan 21 emas, 19 perak, dan 18 perunggu. Namun, pada hari ketiga, Thailand berbalik memimpin dengan 32 emas, meskipun Indonesia meraup total delapan medali emas.

Indonesia Menambah Tiga Emas


PALEMBANG, RENANG INDONESIA - Tim renang Indonesia menambah tiga medali emas pada kejuaraan renang Kelompok Umur Asia Tenggara ke-36 di Palembang, Sabtu (2/6/2012).  Emas pertama Indonesia dipersembahkan Alexis Wijaya Ohmar yang mendominasi nomor 200 meter gaya bebas putra, 15-17 tahun, dengan waktu satu menit, 54,73 detik.
Posisi kedua juga direbut perenang Indonesia, Putra M Randa dengan 1:55,13. Sedangkan posisi ketiga diraih Siwat Matangkapong dari Thailand dengan 1:59,18.
Emas kedua diraih Raina Saumi Grahana di nomor 200 meter gaya bebas putri 15-17 tahun, dengan waktu 2:05,49. Perenang Vietnam Nguyen Thi Anh Vien diposisi kedua, dan posisi ketiga diraih perenang Indonesia Ressa Kaniadewi. Emas ketiga disumbangkan perenang Sagita Dewanti di nomor 200 meter putri 13-14 tahun dengan waktu 2:11,77 (KOMPAS.com) 

Park Juara 800 Meter Gaya Bebas


SANTA CLARA, RENANG INDONESIA - Bintang renang Korea Selatan, Park Tae-Hwan mencatat rekor baru di  nomor 800 meter gaya bebas kejuaraan renang Santa Clara Invitational, Kamis (31/5).
Park mencatat waktu 7 menit 52.07 detik sekaligus melampaui catatan waktu lama atas nama  Ryan Cochrane (kanada) yaitu 7:52.18 yang diciptakan tahun lalu.
Cochrane sendiri berada di posisi dua dengan catatan waktu 7.57.19. Ia diikuti perenang Australia, Ryan Napoleon di tempat ketiga dengan 7:59.10.
Kejuaraan renang Santa Clara Invitational merupakan bagian akhir dari seri Grand Prix AS, Ini merupakan pemanasan jelang pemilihan anggota skuad renang AS ke Olimpiade  London, Juli
(Kompas.com)

Michael Phelps Berharap Peroleh Medali Emas


DALLAS, RENANG INDONESIA.- Michael Phelps bergabung dengan tim Olimpiade renang Amerika pada usia 15 tahun -- tahun 2000. Tahun itu, di Olimpiade Sydney, ia masuk babak final gaya kupu-kupu 200 meter dan meraih posisi kelima. Empat tahun kemudian, ia memenangkan enam medali emas dan dua medali perunggu padaOlimpiade Athena.
Setelah penampilan menakjubkan di dua Olimpiade terakhir, ia berhasil mengumpulkan 14 medali emas.
Atlet yang memegang rekor untuk perolehan medali terbanyak yakni 18 medali, adalah mantan pesenam Soviet, Larisa Latynina, yang mengakhiri karirnya pada Olimpiade 1964. Phelps baru-baru ini bertemu dengannya di sebuah acara pemotretan di New York, dimana Phelps mengatakan kesempatan itu merupakan suatu kehormatan bagi dirinya.
Phelps mengatakan saat ini ia memiliki target pribadi untuk dicapai, dan hanya dirinya serta pelatihnya, Bob Bowman, yang tahu apa target tersebut. "Kami telah bekerja sama sebagai sebuah tim begitu lama dan begitulah kami selalu bekerja. Kami tidak pernah berbagi target kami dengan orang lain,” ujarnya.
Tetapi yang pasti, tujuan nomor satu adalah masuk di kualifikasi tim Olimpiade renang Amerika untuk keempat kalinya. Uji coba kualifikasi nasional untuk Olimpiade London akan diadakan di Omaha, Nebraska, pada akhir Juni, di mana Phelps akan berulang tahun ke-27 pada tanggal 30 Juni. Ia mengatakan, ia hanya akan mengikuti lomba yang mampu memberinya kesempatan terbaik untuk sukses.
Phelps yang tingginya 1.93 meter itu mengatakan -- pada konferensi pers di Dallas baru-baru ini -- bahwa ia tidak berencana untuk berenang pada delapan perlombaan, seperti yang dilakukannya di Beijing. Setelah memenangkan delapan medali emas pada Olimpiade Beijing, Michael Phelps mengatakan ia merasa seperti kehabisan energi.
Phelps mengakui, latihan dan performanya tidak selalu memenuhi standar tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Ia mengatakan, ia malas melakukan latihan yang diperlukan, namun sekarang ia sudah bergairah kembali.
Ia berharap ia akan memenangkan beberapa medali emas di Olimpiade London. Michael Phelps mengatakan, meskipun ibunya menginginkan ia terus ikut Olimpiade, ia tidak berencana untuk mencoba bersaing pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro. Ia mengatakan, ia puas dengan sekedar pergi menonton Olimpiade di Rio de Janeiro dengan ibunya. (pikiran rakyat)

Sabtu, 02 Juni 2012

SEAG 2012: Olivia Sumbang Emas


PALEMBANG, RENANG INDONESIA - perenang harapan Indonesia, Olivia Fernandez dan Ressa Kaniadewi, mempersembahkan medali emas pada hari pertama turnamen renang kelompok umur Asia Tenggara, SEA AGE Group ke-36, di Jakabaring Aquatic Stadium, Palembang, Jumat (1/6). Olivia unggul di nomor 100 meter gaya punggung putri kelompok umur 13-14 tahun, dengan catatan waktu satu menit, 08,02 detik atau masih dibawah catatan waktu terbaiknya, 1:07,32. Posisi kedua direbut perenang Thailand, Naipaporn Vorawech (1:08,66), dan ketiga diraih perenang Filipina, Roxanne Ashley Yu (1:08,49).
Sedangkan perenang asal Bandung, Ressa Kaniadewi, unggul di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri, 15-17 tahun, dengan waktu 1:03,59 atau lebih baik dari waktu terbaiknya, 1:04,04. Posisi kedua di nomor ini direbut perenang Vietnam, Nguyen Thi Kim Tuyen (1:03,77), sedangkan perenang Indonesia Monaliza Arieswati Lorenza diposisi ketiga dengan 1:03,91 atau diatas catatan waktu terbaiknya, 1:03,67.
Olivia menambah lagi koleksi medali emas Indonesia dengan unggul di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri, 13-14 tahun, dengan waktu 1:04,74 detik, atau memperbaiki waktu terbaiknya sebelum ini yaitu 1:07,21. Posisi kedua dan ketiga direbut para perenang Thailand, Kanitta Nimdam dan Yap Siew-Hui.

Christina, Felicia, Sudartawa Juga Sumbang Emas
Christina Sugiono meraih emas di nomor 50 meter gaya dada putri dengan waktu 34,86 detik, diikuti dua perenang Thailand di tempat kedua dan ketiga, yaitu Sirapassor Mahapit dan Pariyaporn Khunprasert.
Meski menang, torehan waktu Christina masih di bawah waktu terbaiknya, 34,34 detik.
Felicia Angelica meraih emas bersama perenang Malaysia Nadia Andrianna di nomor 50 meter gaya dada usia 12 tahun kebawah, dengan catatan wakth yang sama, 36,16 detik. Tempat kedua diraih Raisa Ragata Gavino (Filipina), dan ketiga perenang Thailand Nuttha Thitasiri.
I Gede Siman Sudartawa tak ketinggalan menyumbang emas dari nomor andalannya, 100 meter gaya punggung putra, 15-17 tahun, dengan waktu 56,72 detik. Catatan waktu Siman inipun masih dibawah waktu terbaiknya, 56,43 detik. (KOMPAS.com)

SEA AGE GROUP 2012: Kirim 29 Perenang, RI Bidik Posisi Tiga Besar


Jakarta, RENANG INDONESIA - Indonesia berharap bisa naik peringkat pada kejuaraan SEA Age Group ke-36 tahun 2012 dari peringkat keempat yang dibuat pada 2011 di Vientiene, Laos, menjadi peringkat ketiga. Kejuaraan yang akan diselenggarakan di Aquatic Center Jakabaring, Palembang, pada 1-3 Juni itu diikuti tim dari tujuh negara Asia Tenggara.
Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Tonny P Sastramihardja, Jumat (25/5), di kantor PB PRSI, Jakarta.
PB PRSI akan mengirim 11 atlet putra dan 10 atlet putri yang memenuhi syarat kualifikasi. Selain itu, juga ada tambahan delapan atlet yang memenuhi minimal 97 persen dari waktu kualifikasi. Tambahan atlet itu empat dari DKI dan empat dari Jawa barat dengan biaya dari pengurus provinsi masing-masing.
Jumlah 29 atlet itu jauh lebih sedikit dibandingkan Singapura yang mengirimkan 73 perenang dan Thailand yang mengirimkan 53 perenang. Vietnam yang menduduki peringkat ketiga tahun lalu juga hanya mengirim 12 perenang.
Indonesia antara lain bermaterikan I Gede Siman Sudartawa, Muhammad Hamgari, Ricky Anggawijaya, Alexis Wijaya Ohmar, Christopher Tejobuwano, Yessy V Yosaputra, Nurul Fajar Fijrianti, Ressa Kaniadewi, Raina Saumi G, dan Monaliza A Lorenza.
”Sebagian besar atlet yang masuk tim olimpiade (seperti Siman untuk limit A dan Yessy untuk limit B) difokuskan untuk semakin meningkatkan catatan waktunya sehingga bisa berprestasi baik pada kejuaraan terbuka yang juga menjadi ajang kualifikasi olimpiade terakhir di Singapura, 12-17 Juni. Dengan komposisi tim yang dikirim ke SEA Age seperti ini, kalau kita bisa naik satu posisi ke peringkat ketiga saja sudah bagus,” kata Tonny.
Sulit dilawan
Mengenai peluang tim Indonesia di SEA Age Group 2012, pelatih tim Indonesia, Albert C Sutanto, menjelaskan, Singapura dan Thailand tetap menjadi tim yang sulit dilawan Indonesia.
”Kalau dilihat dari tim yang dikirimkan, sebenarnya tim elite Singapura tidak turun, hanya satu-dua saja yang ikut. Namun, perenang lapis dua Singapura juga sudah sangat solid karena mereka sudah sangat spesialis. Di satu nomor hanya satu perenang. Spesialiasi masing-masing mereka inilah yang membuat jumlah yang dikirim Singapura sangat besar, 75 orang,” kata Albert.
Untuk kelompok umur, kata Albert, Thailand adalah juara dunia sehingga menjadi lawan yang sangat berat. ”Kita akan tetap sulit bersaing dengan Thailand dan Singapura. Kalau negara-negara lain masih berimbang dengan kita,” ungkapnya.
Tonny menjelaskan, SEA Age Grup, yang merupakan event tahunan itu, sedianya akan diselenggarakan di Brunei. Namun, karena terjadi dualisme kepengurusan federasi renang di Brunei, Presiden Federasi Renang Asia Tenggara, dua bulan lalu, memberitahukan kepada Indonesia agar menjadi tuan rumah SEA Age Grup 2012. Padahal, giliran Indonesia sebenarnya baru pada 2013.
Myanmar dan Laos tidak bisa mengirimkan atlet karena waktu penyelenggaraan kejuaraan Asia Tenggara itu berbenturan dengan waktu ujian sekolah di kedua negara tersebut.
Mengenai minimnya jumlah atlet Indonesia, padahal Indonesia adalah tuan rumah, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PRSI Marhot Harahap mengakui, pembinaan renang di Indonesia kalah dibandingkan Thailand dan Singapura. ”Thailand punya sekolah olahraga di setiap provinsi, sementara kita cuma punya Ragunan,” katanya. (kompas.com)

SEAG 2012: Indonensia Dominasi Hari Pertama


PALEMBANG, RENANG INDONESIA - Tim renang Indonesia akhirnya mendominasi hari pertama kejuaraan Renang Kelompok Umur Asia Tenggara, SEA AGE Group ke-36, di Jakabaring Aquatic Stadium, Palembang, Jumat, dengan koleksi 12 medali emas, sembilan perak, dan sembilan perunggu.
Tim kuat Thailand menduduki posisi kedua 9 emas, 13 perak, dan 9 perunggu. Sedangkan tim kuat Singapura yang mengirimkan kontingen terbanyak, berada di posisi ketiga 6 emas, 4 perak, dan 9 perunggu.
Singapura dan Thailand tidak menurunkan tim terbaik mereka..
Tiga emas terakhir Indonesia diraih Rodrick Luhur nomor 200m ganti putra, 15-17 tahun, Ressa Kania Dewi nomor 200m ganti putri, 15-17 tahun, dan 4x200m estafet putri (KOMPAS.com) 
◄ New Post Old Post ►
 

Copyright 2012 Info Dunia Olahraga Template by Bamz | Publish on Bamz Templates