Tampilkan postingan dengan label lain - lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lain - lain. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 November 2011

ayo !! semangat berolah raga

Ketika semangat untuk berolahraga datang, kita akan mempersiapkan segala sesuatunya. Pakaian, sepatu, alat pendukung, mengajak teman, dan melakukan hal lainnya, tapi selalu saja berakhir dengan lebih tertarik untuk jajan di tempat olahraga atau sudah memulainya dengan cukup baik, tapi kembali ditinggalkan. Akhirnya, setiap akan kembali memulai selalu terasa sulit. Berikut beberapa tips bagi Anda untuk kembali berolahraga dengan rutin, tanpa beban dan bersemangat.
  1. Jangan berhenti
  2. Jika Anda ingin membiasakan untuk terus untuk berolahraga, cobalah untuk menghindari masa jeda yang terlalu lama. Jika ini terjadi, Anda akan menjadi lebih sulit membangun kembali kebiasaan tersebut. Tapi jika Anda sudah mulai membiasakan diri, jangan tinggalkan kebiasaan Anda tersebut begitu ada sedikit kesulitan untuk mengatur waktu saat-saat berolahraga Anda.
  3. Jangan menghitung
  4. Demi untuk membiasakan diri, Anda akan menghabiskan segala daya upaya untuk memulainya. Jadi, jangan dulu mengukur sejauh mana Anda telah melakukannya seperti menghitung berat atau sudah berapa putaran Anda berlari.
  5. Berkomitmen
  6. Anda memerlukan hal yang satu ini dalam hal kecil sekalipun. Jangan dibuat terlalu sulit bagi diri Anda sendiri. Komitmen awal cukup untuk melakukannya walaupun hanya sekira 20 menit selama 1 bulan. Tapi hal ini akan membuat kebiasaan berolahraga menjadi lebih solid. Dengan komitmen awal ini, Anda tidak perlu lagi menjadi bingung dengan apa yang harus Anda lakukan untuk memulainya.
  7. Buat segalanya menjadi menyenangkan
  8. Tidak ada teman atau tempat Anda berolahraga tidak nyaman? Jangan menjadikan ketidaknyamanan menjadi alasan Anda untuk berhenti berolahraga. Cobalah mengajak sahabat, keluarga atau pasangan. Jika beberapa olahraga terasa membosankan, cobalah untuk melibatkan diri dalam olahraga permainan seperti futsal atau basket. Jika alasannya adalah arena yang membuat Anda merasa tidak nyaman, masih banyak tempat-tempat berolahraga yang menawarkan kenyamanan bagi Anda.
  9. Membuat jadwal
  10. Tentu saja jangan menentukan saat berolahraga Anda di waktu-waktu yang mudah terganggu oleh sesuatu yang lebih penting. Anda sendiri sudah mengetahuinya bahwa pagi hari atau sore disaat Anda selesai beraktivitas adalah waktu yang sangat tepat untuk berolahraga.
  11. Ajak teman Anda
  12. Sama seperti untuk mengatasi masalah bosan dan ketidaknyamanan, dengan mengajak orang-orang terdekat untuk berolahraga, Anda akan semakin bersemangat untuk terus melakukannya.
  13. Tandai kalender Anda
  14. Selain cara ini akan bisa menunjukkan berapa lama kegiatan workout Anda berjalan, menandai kalender akan menjadi reminder untuk memotivasi Anda agar terus melakukannya dan merasa sayang jika harus meninggalkannya.
  15. Menikmati lebih dulu
  16. Maksudnya adalah ketika Anda telah melakukannya, cobalah untuk memilah bagian apa yang Anda sukai dan mana yang tidak dari kegiatan olahraga Anda. Hindari apa yang tidak Anda sukai, selebihnya terus lakukan. Dengan fokus hanya pada hal yang Anda sukai, Anda akan lebih merasa nyaman untuk menjalankannya.
  17. Sebuah ritual
  18. Jadikan olahraga rutin Anda sebuah ritual yang sangat penting, sehingga begitu saatnya tiba bagi Anda untuk melakukan workout, Anda akan segera melaksanakannya tanpa menunda-nunda lagi. Jika Anda melakukannya dengan random, akan menjadi sulit untuk menjadikannya sebagai salah satu rutinitas penting.
  19. Obat stres
  20. Olahraga adalah salah satu cara terbaik untuk menyembuhkan stres Anda. Caranya adalah karena pada saat Anda berolahraga, tubuh melepaskan hormon endorphin yang membuat mood Anda menjadi lebih baik. Jika Anda stres, cobalah untuk melakukan sedikit gerak badan yang Anda sukai. Jika pelepasan stres ternyata lebih menyenangkan dengan melakukan olahraga akan lebih mudah lagi bagi Anda untuk menjadikan olahraga sebagai kebiasaan.
  21. Mengukur kebugaran
  22. Berat badan Anda bukanlah tolak ukur dalam kesuksesan karena akan terjadi peningkatan otot selain penurunan lemak, sehingga mungkin tidak akan ada perubahan. Tapi kondisi tubuh yang fit adalah alasan yang kuat untuk terus termotivasi. Mencatat berapa kali Anda bisa melakukan push-up atau sit-up dan seberapa cepat Anda mampu berlari akan menjadi hal yang menyenangkan karena Anda akan mengetahui sekuat dan secepat apa Anda.
  23. Sampingkan dahulu perlengkapan
  24. Perlengakapan olahraga yang bagus tidak bisa menjamin untuk Anda memiliki kebiasaan. Kebanyakan orang berpikir bahwa jika mereka memiliki perlengkapan yang memadai akan membuat mereka menjadi lebih semangat, namun pada kenyataannya tidak. Berusahalah untuk menjadikan olahraga sebagai kebiasaan terlebih dahulu, sehingga Anda tahu apa yang Anda butuhkan, setelah itu silahkan Anda berbelanja.
  25. Perbaiki kelemahan Anda
  26. Jika Anda sering melakukan kesalahan pada saat berolahraga, coba temukan penyebabnya. Apakah Anda menikmati saat berolahraga Anda? Apakah suasana Gym justru mengganggu Anda atau tidak terbiasa dengan alatnya? Setelah Anda menemukan jawabannya, Anda akan bisa melakukannya dengan lebih baik lagi.
  27. Mulai dengan mudah
  28. Jangan memulai membangun kebiasaan Anda dengan latihan yang terlalu berat seperti lari berkilo-kilo misalnya. Mulai sesuai dengan kapasitas yang rendah di minggu-minggu awal agar Anda tidak merasa malas untuk melakukannya lagi.
  29. Lakukan untuk diri Anda sendiri
  30. Pastikan bahwa Anda melakukannya bukan untuk bergaya, mendapatkan pujian, atau hal-hal lain semacamnya. Tapi jika Anda berolahraga untuk "bersenang-senang", Anda akan bisa terus melakukannya meskipun hasilnya tidak akan cepat terlihat.
      Jika saat ini kendala Anda untuk melakukan olahraga termasuk pada beberapa hal tersebut diatas, mudah-mudahan Anda bisa mengatasi kendala-kendala yang Anda hadapi dan akan bisa melakukan kegiatan olahraga dengan lebih baik lagi.
      Selamat mencoba.

tips mengurangi rasa nyeri saat berolah raga

Rasa nyeri dan sakit badan saat pertama kali berolahraga banyak dirasakan oleh sejumlah orang, mungkin Anda juga salah satu yang mengalaminya. Akibatnya mereka jadi enggan untuk kembali berolahraga karena tidak ingin merasakan sakit lagi pada badannya, padahal olahraga sangat penting bagi kesehatan tubuh mereka.
      Jangan kapok bila Anda pernah mengalami hal tersebut, apalagi bila sampai memutuskan untuk berhenti berolahraga. Rasa sakit pada badan atau nyeri di bagian sendi setelah berolahraga untuk pertama kalinya sebenarnya merupakan masa adaptasi pada otot agar menjadi lebih kuat lagi ke depannya. Saat Anda berolahraga untuk pertama kali, otot akan mengalami stres fisik. Hal itu ditandai dengan rasa nyeri atau sakit pada badan ataupun sendi yang merupakan hal lumrah terjadi pada tahap awal seseorang memulai sebuah program seperti berolahraga tadi
.
      Berolahraga sebenarnya merupakan sebuah pengujian terhadap kekuatan tubuh serta otot sehingga akan membuat ketegangan pada serat otot. Setelah itu, tubuh Anda akan meresponnya dengan memicu sintesis otot baru yang akan membuat otot tumbuh lebih kuat serta nantinya membuat Anda mampu menghadapi beban yang lebih besar. Otot-otot ini kemudian akan didorong untuk bertahan setiap ada penambahan beban kerja, yang membuatnya stres sehingga menimbulkan rasa sakit atau nyeri. Inilah yang sebenarnya terjadi saat Anda berolahraga untuk pertama kali atau mencoba melakukan olahraga lebih berat dibandingkan dengan yang biasa Anda lakukan sebelumnya.
      Rasa nyeri pada otot atau sakit pada badan ini biasanya akan terasa dalam waktu 24 hingga 48 jam setelah olahraga tersebut dilakukan. Kondisi yang dikenal dengan nyeri otot tertunda (Delayed Onset Muscle Soreness/DOMS) ini merupakan sesuatu yang normal terjadi, namun jangan dijadikan halangan untuk berolahraga lebih giat. Justru sebaliknya Anda seharusnya semakin semangat berolahraga dan tidak patah semangat, karena dengan begitu lama-kelamaan otot-otot Anda akan menjadi semakin kuat dan mampu menerima beban latihan yang lebih berat lagi.
      Untuk mengatasi rasa nyeri dan ketidaknyamanan yang terjadi pada badan setelah berolahraga untuk pertama kali, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan seperti melakukan pemijatan di bagian yang sakit atau mengompres bagian tersebut dengan es. Selain itu, Anda juga bisa melakukan peregangan setelah berolahraga atau menggunakan obat anti peradangan untuk mengurangi rasa sakit yang Anda rasakan. Peregangan setelah olahraga atau disebut juga dengan "pendinginan" berguna untuk mengembalikan otot Anda yang terus-menerus berkontraksi dan menegang saat berolahraga menjadi rileks dan kembali ke posisi yang normal. Cara lain, Anda juga dapat menambah waktu istirahat Anda lebih banyak dari biasanya sampai rasa nyeri Anda berkurang.
      Anda juga bisa melakukan beberapa cara sebelum olahraga tersebut dilakukan agar rasa nyeri yang timbul setelah berolahraga untuk pertama kalinya tersebut tidak terlalu terasa, yaitu dengan melakukan peregangan atau yang dikenal dengan stretching. Stretching merupakan salah satu cara untuk melenturkan otot serta membuat Anda siap berolahraga. Dengan demikian, otot Anda akan lebih lentur dan mampu beradaptasi dengan baik saat tubuh Anda melakukan gerakan olahraga yang berat atau cenderung agak ekstrim. Selain itu, stretching juga akan mengurangi resiko cedera otot saat berolahraga.
      Saat berolahraga pertama kali, Anda juga harus mengatur "ritme" latihan dengan melakukan gerakan-gerakan yang ringan saja. Setelah otot Anda "panas" dan telah siap, Anda dapat meningkatkan intensitas serta frekuensi gerakan yang Anda lakukan. Jadi, jangan berhenti berolahraga hanya karena Anda mengalami rasa nyeri, karena manfaat yang Anda peroleh akan jauh lebih besar dibandingkan rasa nyeri sementara yang Anda derita. Selamat berolahraga.

mitos Olah Raga

Mitos tidak hanya berhubungan dengan dunia mistis saja, ternyata dalam dunia fitnes dan olahraga pun dikenal beberapa mitos. Jika Anda pernah mendengar beberapa kabar dan membuat Anda ragu untuk menjalani olahraga, berikut ini lima mitos paling umum seputar olahraga dan faktanya yang diungkapkan para ahli serta instruktur fitnes yang dikutip dari Sofeminine.
Olahraga di pagi hari lebih efektif ?
Banyak orang yang mengatakan olahraga di pagi hari lebih efektif, dan tidak sedikit juga yang mengatakan sore hari menjadi waktu tepat untuk berolahraga. Faktanya
, lakukanlah olahraga menurut waktu yang sesuai dengan aktivitas harian Anda. Tidak peduli pagi atau sore hari, yang penting lakukan olahraga secara rutin agar tubuh tetap fit dan bugar. Konsistensi dan rutinitas merupakan hal terpenting dalam berolahraga, dan ada baiknya melakukan olahraga antara tiga sampai lima kali seminggu. Jangan lupa konsumsilah sedikit snack satu jam sebelum berolahraga untuk asupan energi.
Mengkonsumsi protein setelah berolahraga
Protein memang bagus dikonsumsi setelah berolahraga, namun hal ini dilakukan jika Anda ingin membentuk otot dan mengurangi lemak. Faktanya, dibutuhkannya protein atau tidak setelah berolahraga tergantung pada tujuan Anda. Jika Anda bertujuan berolahraga untuk menjaga kesehatan, cukup mengkonsumsi karbohidrat dan minuman energi sebelum, selama, dan setelah berolahraga.
Cara tercepat menurunkan berat badan dengan Cardio
Banyak orang percaya cara cepat menurunkan berat badan yaitu dengan cardio. Cardio merupakan latihan aerobic, dimana banyak menggunakan gerakan pada otot-otot secara berkesinambungan dan berirama dalam setiap periode latihan. Cardio merupakan olahraga yang efektif membakar kalori, bahkan dalam sekali sesi, cardio bisa membakar hingga 300-600 kalori. Faktanya, cardio bukanlah cara tercepat menurunkan berat badan. Jika Anda ingin menurunkan berat badan, cara tercepatnya dengan berdiet dikombinasikan dengan olahraga, salah satunya cardio. Beberapa cara yang dapat Anda lakukan dengan cardio adalah lari, berjalan, aerobic, senam, jazz, bersepeda, berenang, ski, dan mendayung.
Latihan lebih lama = hasilnya lebih cepat
Menambah jam latihan memang berpengaruh pada hasil yang diinginkan. Namun bukan berarti Anda melakukannya dengan sembarangan. Fitnes terprogram dan terencana dengan baik serta mengikuti jawdalnya, merupakan kunci untuk mendapatkan hasil yang Anda inginkan dan dalam waktu yang cepat juga tentunya.
Olahraga pengaruhi makan lebih banyak
Apakah Anda termasuk orang yang berpikir setelah berolahraga maka bebas mengkonsumsi makanan sebanyak apapun? Saat berolahaga, metabolisme tubuh memang akan meningkat dan jumlah asupan makanan yang diperlukan tubuh pun meningkat. Namun banyak orang yang salah paham, dengan setelah melakukan olahraga maka bebas untuk mengkonsumsi makanan apapun. Faktanya, jika Anda ingin menyingkirkan lemak, kegiatan olahraga pun harus diiringi dengan diet sehat.
Old Post ►
 

Copyright 2012 Info Dunia Olahraga: lain - lain Template by Bamz | Publish on Bamz Templates