Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Oktober 2012

Kecepatan Langkah Kaki dan Pengaruhnya

  Sebuah studi di Boston Medical Centre yang dikutip huffingtonpost.co.uk, menemukan hubungan antara kecepatan berjalan dan risiko demensia. Mereka yang memiliki gaya berjalan lambat beresiko mengalami penurunan daya ingat lebih buruk di masa depan, dibandingkan dengan mereka yang terbiasa berjalan dengan ritme yang lebih cepat.

Langkah kaki sebenarnya bisa memberi petunjuk visual yang berhubungan dengan kondisi kesehatan kognitif. Sementara Demensia merupakan penurunan fungsional yang disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada otak. Pikun merupakan gejala umum yang mungkin terjadi dan menunjukan
adanya demensia. Orang-orang yang menderita demensia sering tidak dapat berpikir dengan baik dan berakibat tidak dapat beraktivitas dengan baik. Oleh sebab itu mereka lambat laun kehilangan kemampuan untuk menyelesaikan permasalahan dan perlahan menjadi emosional, sering hal tersebut menjadi tidak terkendali.

Kesimpulan tersebut muncul melalui serangkaian tes terhadap 2.400 pria dan wanita berusia sekitar 62 tahun. Dengan periode analisis selama 11 tahun, tes mencakup kecepatan berjalan, kekuatan pegangan tangan, dan kualitas fungsi kognitif.

Berjalan memerlukan energi, pengendalian gerak, dan dukungan serta menempatkan tuntutan pada banyak sistem organ, termasuk jantung, paru-paru, sirkulasi darah, urat saraf dan sistem otot dan tulang. Sedangkan gaya berjalan yang lambat mungkin mencerminkan sistem yang rusak dan tingginya energi yang dikeluarkan saat berjalan.

Dan ini bukan satu-satunya penelitian yang mengaitkan kecepatan berjalan dengan kondisi kesehatan. Pada 2009, sebuah penelitian mengungkap hubungan kuat antara kecepatan berjalan dan risiko penyakit jantung. Penelitian lain yang dipublikasikan Journal of the American Medical Association, juga memperlihatkan hubungan antara kecepatan berjalan dan tingkat harapan hidup.

Selain itu, langkat dengan ritme cepat memiliki beberapa manfaat:
Untuk menjaga kesehatan, Berjalan selama 30 menit setiap hari dengan kecepatan sedang hingga jalan cepat dapat menghilangkan rasa nyeri dan sakit, serta meningkatkan mood atau suasana hati kita.
Untuk menyusutkan bobot tubuh. Yang kita perlukan olahraga yang mampu melakukan pembakaran kalori, oleh sebab itu kuncinya adalah intensitas.
Untuk menurunkan tingkat stres. Lakukan pendekatan relaks dengan berjalan selama 1 jam 30 menit setiap hari, tapi lakukan bersama anjing kesayangan, sahabat, pasangan dan nikmati pemandangan di sekitar kita.

sumber = http://www.info-sehat.com

Minggu, 15 Januari 2012

7 Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Melatih Perut

Anda sudah berlatih ekstra keras untuk membentuk perut sixpack, tetapi tak peduli sudah berapa banyak keringat yang keluar, Anda tetap belum melihat hasil yang Anda inginkan. Sangat sulit untuk mengikis lemak perut dengan maksimal, jika Anda tidak berlatih dengan benar.
Pria umumnya menyimpan lemak tubuh mereka di area perut. Sayangnya, kelebihan lemak jenis ini sangat erat kaitannnya dengan berbagai macam penyakit kronis, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, hingga kanker usus besar.
Latihan adalah cara yang sangat bagus untuk membentuk perut Anda, tetapi latihan harus dilakukan dengan benar. Berikut ini ada 7 kesalahan yang paling umum dilakukan oleh kebanyakan orang yang berlatih untuk membentuk perut sixpack mereka.

  1. Hanya melakukan crunch dan sit up
    Latihan-latihan tersebut mungkin menjadi latihan perut yang paling sering dan banyak dilakukan, karena latihan-latihan tersebut memang benar-benar bekerja untuk membentuk otot perut Anda! Namun bagaimanapun juga, otot Anda dapat beradaptasi dengan cepat untuk beberapa latihan. Jika ini terjadi, maka otot-otot Anda pun akan berhenti merespon latihan yang Anda lakukan. Melakukan perubahan pada latihan Anda setiap beberapa minggu sekali akan menjaga otot Anda tetap tumbuh dan berkembang.
  2. Melatih otot perut setiap hari
    Otot perut sama halnya dengan otot tubuh Anda lainnya, yang juga membutuhkan waktu istirahat untuk memulihkan diri dan memperbaiki diri setelah sesi latihan berat. Jadi, makin sering Anda melatih perut bukan berarti semakin mudah perut sixpack Anda terbentuk. Selain itu, latihan perut terlalu banyak juga meningkatkan risiko Anda untuk mengalami cedera punggung bawah.
  3. Menghindari kardio
    Menghindari latihan kardio adalah kesalahan terbesar jika Anda ingin membentuk perut sixpack dan memangkas lemak di perut Anda. tak peduli berapa keras latihan perut Anda, tidak ada yang namanya spot reduce, atau menghilangkan lemak di bagian tubuh tertentu saja. Anda harus kurangi lemak yang tertimbun dalam seluruh tubuh Anda. Itulah sebabnya, kardio perlu Anda lakukan.
  4. Tidak melakukan latihan beban untuk otot lain
    Untuk membentuk perut sixpack, Anda memang harus melatih otot perut Anda, tetapi otot tubuh lainnya pun sama pentingnya. Otot dalam tubuh Anda sebenarnya saling berkaitan. Tendon dari kelompok otot lainnya (misalnya latissimus dorsi dan trapezius di punggung, dan hamstring di kaki) memanjang melewati area perut Anda. Jadi, yang sebenarnya memberikan penampilan “sixpack” Anda adalah tendon yang terbentang dari kelompok otot lain dan terhubung dengan daerah perut Anda.
  5. Tidak makan dengan baik
    Meskipun latihan teratur adalah cara yang efektif untuk membakar kelebihan kalori dalam tubuh Anda, akan tetapi apa yang Anda makan juga sangat menentukan apakah Anda bisa memiliki perut sixpack atau tidak. Anda tetap harus atur pola makan Anda dengan baik. Cukupilah asupan protein harian Anda agar otot Anda bisa terbentuk dengan optimal, serta konsumsilah karbohidrat baik, lemak baik, serta kalori dalam jumlah yang cukup.
  6. Hanya mengandalkan diet
    Dengan berdiet saja tanpa melakukan latihan adalah kunci untuk kegagalan dalam meraih perut sixpack. Meskipun Anda bisa saja mengurangi berat badan secara signifikan dengan berdiet saja, sebagian besar dari berat badan yang turun itu bisa saja berupa otot, bukan lemak.
    Latihan akan membantu mengurangi kadar lemak tubuh Anda dan juga membentuk otot Anda. Keduanya adalah kombinasi yang Anda butuhkan untuk membentuk perut sixpack.
  7. Tidak mencari bantuan
    Jika Anda merasa sudah melakukan apapun tetapi masih belum juga mendapatkan perut sixpack yang Anda inginkan, maka inilah saatnya Anda mencari bantuan. Carilah informasi yang akurat mengenai cara latihan dan pola makan yang benar untuk membantu Anda mendapatkan perut sixpack dengan optimal.
Nah, adakah di antara ketujuh hal di atas yang masih Anda lakukan? Jika ya, sebaiknya segeralah perbaiki program latihan dan pola makan Anda agar Anda bisa dapatkan perut sixpack yang Anda idamkan dengan efektif.

Berolahraga Setelah Makan, Bolehkah?

Apa, kapan, dan bagaimana Anda makan akan mempengaruhi performa dan apa yang Anda rasakan selama berolahraga. Anda mungkin pernah merasakan sakit perut ketika Anda langsung berolahraga setelah selesai makan dalam porsi cukup besar. Tapi sebaliknya, kalau Anda tidak makan dulu sebelum berolahraga, Anda juga akan cepat merasa lelah dan kehabisan energi, sehingga performa latihan pun turun. Jadi, berapa lama sebenarnya jeda waktu setelah makan dengan mulai berolahraga yang ideal itu?
Jeda Antara Makan dan Latihan
Makan sebelum latihan memang dianjurkan. Hal ini dilakukan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi selama latihan. Namun, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Sesaat setelah Anda makan, makanan ini masih berada dalam perut Anda dan menunggu beberapa saat untuk dicerna. Otot perut Anda harus bekerja untuk membantu mencerna makanan. Otot-otot ini membutuhkan oksigen dari aliran darah.

Jadi, ketika Anda segera berlatih setelah makan, otot perut Anda harus bersaing mendapatkan oksigen dengan otot-otot lain (otot lengan, dada, kaki dan lainnya). Ketika otot perut Anda tidak mendapatkan oksigen yang cukup, makanan tadi tidak akan dicerna dengan baik. Asam laktat akan terakumulasi karena banyak pekerjaan otot perut Anda yang tidak terselesaikan. Hasilnya, Anda akan mengalami sakit perut.
Jadi, berapa lama harus Anda menunggu sebelum Anda memulai latihan setelah makan?
  • Hal ini tergantung dari berapa banyak Anda makan, apa yang Anda makan, dan jenis olahraga apa yang Anda inginkan serta seberapa tinggi intensitas latihan yang Anda lakukan.
  • Semakin banyak Anda mengonsumsi makanan berlemak dan berprotein, semakin lama pula Anda harus menunggu sebelum Anda memulai latihan. Sebagai contoh jika Anda makan cheese burger dan chocolate shake, Anda harus menunggu sekitar2-3 jam sebelum Anda mulai latihan.
  • Semakin berat jenis latihan Anda, semakin lama pula Anda harus memberi jeda sebelum latihan. Jika Anda akan berjalan kaki setelah makan, maka Anda tak perlu menunggu hingga beberapa jam.
  • Jika Anda mulai merasakan kram atau sakit perut ketika berlari setelah makan, berhentilah, dan tunggu 30 menit sebelum Anda mulai berlari lagi. Jika Anda masih kram setelah 30 menit, coba tunggu satu jam, dan seterusnya.
  • Jika Anda akan berlatih beban, maka Anda perlu makan sebelum latihan, dan sebaiknya diisi dengan makanan yang ringan seperti yogurt, oatmeal, atau energy bar. Sepotong buah atau selembar roti juga merupakan menu ringan yang baik dikonsumsi sebelum latihan.
Asupan nutrisi sebelum latihan sangat penting untuk menunjang latihan Anda. Akan tetapi, pastikan Anda perhatikanpengaturan makan sebelum berolahraga dengan baik, agar Anda tetap mendapatkan suplai energi yang cukup untuk berlatih, sekaligus menghindari ketidaknyamanan yang Anda rasakan sepanjang Anda berlatih.

4 Alasan Kenapa Sebaiknya Tidak Menurunkan Berat Badan Dengan Cepat

tahukah anda bahwa penurunan berat badan yang ekstrim akan menimbulkan resiko - resiko yang fatal bagi anda!? oleh sebab itu perhatikan alasan - alasan berikut :
1. Kalau Anda ingin menurunkan berat badan dengan cepat, atau mengatakan ingin membuang 10-15kg, artinya Anda ‘belum’ mengerti bagaimana proses pembakaran lemak terjadi. Hal ini akan membawa Anda ke beberapa hal yang kurang tepat seperti, menggunakan produk-produk penurunan berat badan seperti yang saya ceritakan di tulisan saya sebelumnya . Atau Anda akan tergiur dengan tawaran trend-trend diet terbaru yang katanya sangat canggih dan cepat untuk menurunkan berat badan tanpa mengerti dasar-dasar nutrisi yang tepat.

2. Menurunkan asupan kalori, seperti makan 1-2x sehari akan merusak RMR atau Resting Metabolic Rate Anda (baca: Metabolisme). Tubuh akan selalu berada di status kelaparan dan itu menyiksa tubuh serta mental Anda. Metabolisme akan menurun yang artinya tubuh akan semakin tidak menggunakan lemak sebagai tenaga. Lemak tidak akan dibakar

3. tubuh sama seperti Anda, tidak akan suka bila disuruh keluar dari zona nyaman. Dengan pola makan dan gaya hidup Anda yang menggemukkan ini, untuk merubahnya haruslah bertahap. Menyuruh tubuh menurunkan berat badan dengan drastis sama dengan mengeluarkannya dari zona nyaman dan secara pasti tubuh akan menolaknya. Tubuh tidak mengenal diet yang drastis sebagai diet yang sehat, sebaliknya tubuh akan mengidentifikasikan kondisi tersebut sebagai kondisi kelaparan karena bencana, dan akan berusaha bertahan (tidak mau berubah)

4. Menurunkan kalori dengan drastis juga akan membuat mental Anda stress dan alam bawah sadar Anda akan mengidentifikasikan DIET = Siksaan yang harus dihindari. Sehingga pada suatu saat dimana Anda jenuh, mental Anda akan mencari kenyamanan baru dan meninggalkan diet Anda tersebut. Akhirnya berat yang sudah turun akan kembali naik bahkan lebih cepat lagi.
Keempat hal di atas harus dipahami dengan benar sehingga berikutnya Anda bisa menentukan target realistis untuk penurunan berat badan Anda. Kenaikan berat badan Anda tidak terjadi dalam semalam, begitu juga dengan penurunan berat badan Anda. Jadikan pola hidup Anda lebih sehat maka berat badan Anda akan turun secara bertahap.

Ketahui Penyebab Kenapa Kaki Anda Terasa Nyeri Ketika Berolahraga

Apakah Anda mengalami rasa sakit di kaki yang seringkali menjalar ke bagian tubuh lainnya? Mungkin pronasi kaki Anda adalah salah satu penyebabnya.
Apa itu pronasi?
Istilah “pronasi” (pronation) mengacu pada pemutaran kaki ke dalam secara berlebihan, baik pada saat berdiri, berjalan, atau berlari. Pronasi merupakan gerak normal yang terjadi pada setiap langkah yang kita ambil dan membantu untuk menyerap tekanan ketika kaki menghentak tanah. Ini juga membantu kaki untuk beradaptasi pada permukaan yang tidak rata. Namun, pronasi yang terlalu berlebihan dapat menyebabkan banyak masalah, tidak hanya pada kaki, tapi seluruh tubuh. Berikut adalah diagram yang menunjukkan BEBERAPA tempat timbulnya rasa sakit yang paling umum yang dapat terjadi pada kaki dan tubuh.

Nyeri akibat pronasi akan mempengaruhi sekitar 40% populasi, pada beberapa titik dalam kehidupan mereka. Namun demikian, hanya 5% dari populasi yang akan mencari pengobatan untuk mengatasi rasa sakit mereka. Seringkali, rasa sakit tidak terjadi di kaki, penyebab masalah mungkin tidak pernah bisa diatasi, dan rasa sakit akan berlanjut. Ini berarti bahwa sejumlah besar orang menderita nyeri pada kaki, pinggul atau punggung karena penyebab yang sebenarnya jauh dari asal nyeri.



Tubuh Anda ibarat sebuah bangunan. Tanpa fondasi yang tepat untuk menjaga bangunan tetap stabil, simetris dan tegak, bagian lain dari bangunan tersebut akan runtuh. Perawatan seperti istirahat, pijat atau obat-obatan anti-inflamasi (anti radang) akan membantu meringankan gejala saja, sampai aktivitas yang menyebabkan rasa sakit terjadi lagi. Sayangnya, ketika penyebab rasa sakit adalah akibat ketidakstabilan fondasi Anda (kaki), segera setelah Anda mulai berdiri, berjalan, dan berlari lagi, efek meredakan gejala dari pengobatan Anda akan berlangsung lebih singkat.
Kunjungi podiatris untuk pemeriksaan komprehensif atas keluhan Anda. Pengobatan terhadap “akar” dari masalah kaki yang Anda alami mungkin menjadi jawaban untuk nyeri kaki yang menjalar dan berkelanjutan



Berikut adalah beberapa contoh pronasi:

Gambar 1 Tidak ada lengkungan sama sekali, tumit ter-“eversi” (miring)
Gambar 2 Tidak ada lengkungan kaki


Gambar 3 Tumit ter-“eversi” (pronasi)

Gambar 4 Pronasi kaki yang berlebihan

Gambar 5 “Eversi” tumit yang berlebihan








Jumat, 02 Desember 2011

10 manfaat senyum bagi kesehatan

Tersenyum merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk mengurangi stres dan menambah teman. Tapi ternyata ada 10 manfaat lain dari tersenyum bagi kesehatan seseorang.

Seperti diketahui dibutuhkan lebih sedikit otot wajah untuk membuat seseorang tersenyum dibanding cemberut. Beberapa ahli menyatakan dibutuhkan 43 otot untuk cemberut dan hanya 17 otot untuk tersenyum. Namun beberapa lainnya menyebutkan dibutuhkan 62 otot untuk cemberut dan hanya 26 otot untuk tersenyum.

Selain itu tersenyum juga bisa meningkatkan kesehatan seseorang dan membuat hidupnya lebih menyenangkan. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapatkan seseorang dengan tersenyum, seperti dikutip dari About, Jumat (2/12/2011) yaitu:

1. Senyum membuat seseorang lebih menarik
Secara tidak sadar senyum bisa membuat orang lebih menarik karena ada faktor daya tarik tertentu dan membuat seseorang terlihat lebih baik dibanding mengerutkan kening, cemberut atau meringis.

2. Senyum bisa mengubah suasana hati
Tersenyum bisa mengelabui tubuh sehingga membantu seseorang mengubah suasana hatinya menjadi lebih baik. Untuk itu jika merasa sedih, cobalah untuk tersenyum.

3. Senyum bisa menular
Tersenyum tak hanya mengubah suasana hati orang tersebut tapi juga orang-orang disekitarnya, dan membuat hal-hal menjadi lebih bahagia. Ini karena senyum bisa menular dan membawa kebahagiaan bagi orang lain.

4. Senyum bisa meredakan stres
Orang yang stres bisa terlihat dari wajahnya, tapi dengan tersenyum bisa mencegah seseorang tampak letih dan lelah. Jika sedang stres, cobalah ambil waktu untuk tersenyum, karena bisa mengurangi stres sehingga lebih mampu mengambil tindakan.

5. Senyum meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Tersenyum bisa membantu sistem kekebalan tubuh untuk bekerja lebih baik. Ketika seseorang tersenyum maka fungsi imun meningkat yang membuat seseorang merasa lebih rileks dan terhindar dari penyakit seperti flu dan pilek.

6. Senyum menurunkan tekanan darah
Ketika tersenyum maka ada penurunan nilai tekanan darah yang terukur. Cobalah mengukur tekanan darah saat duduk di rumah sambil membaca, lalu tersenyum selama 1 menit dan mengukur tekanan darah kembali, maka akan terlihat perbedaan.

7. Senyum bisa melepaskan endorfin, penghilang rasa sakit dan serotonin
Studi telah menunjukkan senyum bisa melepaskan endorfin, senyawa yang bisa mengurangi rasa sakit secara alami dan serotonin. Ketiganya bisa membuat orang merasa lebih baik dan menjadi obat yang alami.

8. Lipatan senyum di wajah bisa membuat orang terlihat lebih muda
Otot-otot yang digunakan untuk tersenyum bisa membantu mengangkat wajah sehingga membuat orang tampak lebih muda. Karenanya cobalah lebih sering tersenyum yang membuat merasa lebih muda dan lebih baik.

9. Tersenyum bisa membuat orang terlihat sukses
Orang yang tersenyum akan terlihat lebih percaya diri sehingga lebih dipromosikan, selain itu pasang senyum di setiap pertemuan akan memiliki reaksi yang berbeda.

10. Senyum bisa membantu orang tetap positif
Senyum akan membuat orang lebih positif dan mengurangi pikiran negatif. Dengan mengurangi depresi, stres dan khawatir maka kesehatan seseorang juga akan meningkat dan menghindarinya dari berbagai risiko penyakit.

Kamis, 27 Oktober 2011

Jangan lakukan Usai Olahraga

Anda mungkin telah menghabiskan satu jam sehari untuk olahraga keras. Tapi bagaimana dengan 23 jam lain di saat Anda tak olahraga?
Nah dibawah ini hal-hal yang tak boleh Anda lakukan usai berolahraga:
1. Minum Sports Drink
Jangan terburu-buru mengonsumsi sports drink bila tubuh Anda tidak benar-benar kehilangan elektrolit. Sports drink umumnya mengandung pemanis buatan yang tak baik bagi tubuh. Cukup tenggak air putih untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.
2. Tidak langsung makan
Setelah olahraga berat, tubuh Anda pun telah siap untuk pengisian bahan bakar. Tetapi ingat jangan langsung ambil makanan berat yang berlemak, tetapi bijaksanalah dengan camilan ringan yang sehat. Sedikit protein dan karbohidrat kompleks sudah cukup untuk memulihkan otot-otot Anda.
3.Camilan malam hari
Pilihlah camilan yang ringan dan sehat di malam hari. Jangan sampai pilihan camilan malam ini merusak pembakaran kalori Anda siang harinya.
4. Kurang Tidur
Tidur bukan hanya berarti istirahat, tetapi juga pemulihan energi untuk olahraga lagi keesokan harinya. Tidur juga menghasilkan hormon pertumbuhan tingkat tinggi yang dipercaya merupakan komponen kunci dari pertumbuhan dan perbaikan otot. (Sumber: Sehatnews.com)

Sabtu, 15 Oktober 2011

olahraga otak

Selain mengonsumsi makanan sehat, mengolah raga secara teratur, dan mengelola stres, beberapa kegiatan ringan berikut ini bisa dilakukan untuk menajamkan otak.
- Bernapas dalam
Tarik napas melalui hidung dan bawa udara ke dalam paru-paru. Semakin banyak oksigen masuk ke aliran darah dan otak, akan meningkatkan performa otak. Juga membuat Anda lebih rileks dan berpikir jernih.
- Meditasi
Regangkan otot-otot tubuh sebentar, lalu biarkan rileks. Cobalah duduk, tutup mata, dan pusatkan perhatian pada pernapasan saja. Meditasi ringan selama 5-10 menit ini juga dapat membantu Anda untuk menyiapkan daya pikir melakukan tugas terbaiknya.

- Menyanyi Saat macet dan Anda sendirian di mobil, cobalah bernyanyi. Ini cara gampang melatih otak kanan sehingga Anda lebih efektif dalam memecahkan masalah.
- Menulis
Ini cara mengatakan kepada memori tentang hal-hal terpenting sehingga Anda mudah menariknya kembali di masa yang akan datang. Cara ini juga untuk menjernihkan pikiran, melatih kreativitas, dan kemampuan analitis.
Menulis akan membantu mengalirkan darah beroksigen ke otak yang bertanggung jawab pada daya ingat. Tulisan bisa dalam bentuk catatan harian, jurnal, puisi, cerita, dalam buku khusus, atau dengan membuat blog.
- Tertawa
Hormon endorfin akan terlepas ketika Anda tertawa, dan ini bisa menurunkan kadar stres. Tentu saja ini akan menjaga kesehatan otak. Kondisi tersebut selanjutnya membuat Anda cenderung lebih terbuka terhadap ide-ide mutakhir.
- Bermain
Menyenangkan diri dengan game akan merangsang otak, sehingga tercipta koneksi-koneksi baru dan sel-sel baru pun bertumbuhan. Yang dianjurkan adalah permainan intelektual yang melibatkan koordinasi mata dan tangan. Sebuah studi mengungkapkan bahwa permainan kartu, seperti solitaire, dan sejenisnya bisa membantu menunda kepikunan.
- Atur suhu
Banyak orang bisa berpikir produktif pada suhu tertentu. Terlalu dingin atau terlalu panas bisa mengganggu konsentrasi. Pastikan temperatur yang kondusif bagi Anda.
- Pelajari bahasa
Mempelajari bahasa baru bisa menghambat penurunan fungsi otak yang terkait usia. Ini akan memperkenalkan kepada otak tentang konsep baru dan cara pandang baru.
- Membaca cepat Kalau Anda mampu membaca cepat berarti lebih banyak lagi informasi yang diserap dalam waktu lebih singkat. Ini juga olahraga otak yang sangat baik.
- Teman imajiner
Ngobrol dengan suatu karakter dalam pikiran Anda dan mendapat saran darinya, bisa menjadi cara untuk memancing informasi dari pikiran bawah sadar Anda. Bayangkan Anda berdiskusi dengan orang-orang yang memiliki banyak pengetahuan sesuai dengan yang Anda perlukan, misalnya Bill Gates atau Stephen Hawking
Old Post ►
 

Copyright 2012 Info Dunia Olahraga: kesehatan Template by Bamz | Publish on Bamz Templates