Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Februari 2013

City of Milan Trophy: Alessia Filippi Doubles; Filippi, Federica Pellegrini Clock Top Five Times

THE City of Milan Trophy meet that began today, a pair of strong in-season times went up on the board in long course meter competition.
Alessia Filippi posted a 2:10.49 to win the women's 200 back. That effort pushed her to fourth in the early world rankings. Roberta Ioppi touched second in 2:12.79, while Eileen Diener clinched third in 2:15.19. Filippi doubled up with an 8:33.55 to win the women's 800 free. Martina Rita Caramignoli (8:41.85) and Martina De Memme (8:42.12) rounded out the top three.
Federica Pellegrini topped the women's 200 free in 1:58.05, while Alice Mizzau placed second in 1:58.94. Pellegrini jumped to fifth in the early world rankings, while Mizzau earned 12th. Alice Nesti wound up third overall in 1:59.71. 
Tanja Smid stopped the clock in 2:30.43 to win the women's 200 breast. Giulia De Ascentis touched second in 2:32.36, while Elisa Celli finished third in 2:32.51. Flavio Bizzarri earned the men's 200 breast title in 2:14.76. Luca Pizzini (2:15.05) and Edoardo Giorgetti (2:16.44) finished second and third.
Gianluca Maglia won the men's 200 free in 1:49.82, while Alex Di Giorgio placed second in 1:51.01. Filippo Magnini earned third in 1:51.19. Matteo Milli hit the wall in 2:01.43 to win the men's 200 back. Sebastiano Ranfagni placed second in 2:02.65, while Fabio Laugeni picked up third in 2:02.71.
Alessia Polieri claimed the women's 200 fly in 2:10.98, while Jessica Andreini (2:14.36) and Emanuela Albenzi (2:14.90) completed the top three. Francesco Pavone earned the men's 200 fly crown in 2:00.55. Stefano Iacobone (2:01.98) and Marco Fognini (2:02.33) rounded out the podium.
Only five men swam the 1500 free with Federico Vanelli winning in 15:51.03.(swimmingworld)

Rabu, 20 Februari 2013

Swedish Grand Prix, Uppsala: Sarah Sjostrom Keeps Rolling; Posts Top-Ranked 100 Fly

ON a career streak of consistently strong swims, Sweden's Sarah Sjostrom continued on that path with a pair of sterling in-season swims during day one of the Swedish Grand Prix in Uppsala. The meet is taking place in long course meter format.
A day after Camille Muffat tossed a 1:56.57 into the women's 200 free world rankings for second behind Allison Schmitt's top-ranked 1:55.83 from the Austin Grand Prix,Swimming World Magazine February cover personality Sjostrom matched Muffat with a 1:56.57 of her own. That swim just missed Sjostrom's Swedish record of 1:56.41 set last summer. Michelle Coleman took second in 2:00.21, while Nathalie Lindborg earned third in 2:02.26.
Sjostrom then doubled with a top-ranked time of 57.91 in the women's 100 fly. That swim eclipsed Ellen Gandy's 57.96 for the top time in the early world rankings. Martina Granstrom finished second in 58.70, while Amit Ivri earned third in 58.81 – both among the top 10 in the rankings. Granstrom returned in the women's 200 IM with a 2:15.17 for the victory. Sara Thyden (2:19.12) and Celine Bertrand (2:24.33) took second and third. 
Jennie Johansson scorched the women's 200 breast with a 1:07.86. That effort pushed her to third in the early world rankings behind Rebecca Soni (1:06.88) and Ruta Meilutyte (1:07.72). Joline Hostman, who owns the Swedish record with a 1:07.21 from 2009, placed second in 1:09.30. Elin Martensson picked up third in 1:11.81.
Jonatan Kopelev (54.54) moved into the top 10 in the men's 100 back with his win, while Israeli teammate Yahov Toumarkin jumped into the top 15 with a second-placed 54.91. Mattias Carlsson placed third in 57.08.
Lars Frolander, still trucking at 37 years old, won the men's 50 fly in 24.20 to move into the early top 10. Alon Mandel finished second in 24.40, while Sebastian Holmberg picked up third in 25.27. Stefan Nystrand claimed the men's 100 free in 51.02, while Robin Andreasson finished second in 51.68. Johan Bengtsson earned third in 52.40.
Jakob Dorch won the men's 50 breast in 29.18, while Imri Ganiel took second in 29.23. Yahav Shahaff rounded out the top three in 29.59. Gal Nevo topped the men's 400 IM in 4:28.38. Linus Kanth (4:37.74) and Anton Bjorck-Teuscher (4:48.96) finished second and third.
Linnea Olsson claimed the women's 50 back in 29.92. Ida Lindborg (30.05) and Jessica Allberg (30.48) completed the podium. Simon Sjodin snared the men's 200 fly in 2:00.42. Viktor Bjork took a distant second in 2:07.39, while Adam Ackerstierna touched third in 2:09.23.
Damien Cattin-Vidal cruised in the men's 400 free with a 4:01.18. Anton Lundin (4:10.68) and Tim Arnesen (4:15.12) finished second and third. Nathalie Lindborg clinched the women's 50 free in 25.97. Clarie Vilshed and Henriette Brekke tied for second with matching 26.00s.
Imri Ganiel touched out teammate Gal Nevo, 2:18.63 to 2:18.75, for the men's 200 breast. Andreas Furst took third in 2:22.05. Josefine Hippi claimed the women's 800 free in 9:17.45. Erica Sjoholm (9:20.61) and Amina Gummesson (9:31.32) took second and third.
Ida Lindborg closed the first night of finals with a 2:19.90 to win the women's 200 back. Linnea Olsson finished second in 2:20.01, while Linda Eriksson took third in 2:21.75 (swimmingworld)

Senin, 18 Februari 2013

Atlet Akuatik Jabar Bertekad Raih Juara di PON

ASIA AFRIKA,(GM)-Para atlet akuatik Pelatda Jawa Barat menyatakan kesiapannya untuk meraih medali semaksimal mungkin dalam upaya mengangkat Jabar meraih urutan pertama dalam PON XVIII 2012 di Riau. Para atlet akuatik tersebut, yakni cabang renang, polo air, loncat indah, dan renang indah. Demikian dikatakan Sekum Pengda Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jabar, Verdia Yusef kepada "GM", Jumat (3/2).
Menurutnya, PRSI bertekad meraih mendali lebih dari 15 emas. Tekad tersebut berdasarkan peluang-peluang raihan medali setiap nomornya. "Tekad ini berdasarkan peluang yang diperkirakan atlet kita bisa mendapat medali. Mudah-mudahan bisa tercapai," katanya.
nurut Verdia, meski bertekad meraih emas sebanyak mungkin, namun ada beberapa daerah yang akan menjadi pesaing Jabar dalam PON. Seperti renang untuk putra, lawan yang akan jadi pesaing adalah atlet dari Jawa Timur dan Sumatra Barat. Sedangkan untuk putri atlet Riau, Sumbar, dan DKI. "Di polo air pesaing diperkirakan daerah DKI dan Sulsel," tambahnya.
Dituturkan Verdia, jumlah atlet renang yang akan diturunkan dalam PON hingga kini belum bisa ditentukan. Sebab pihaknya masih menunggu penentuan kuota dari PB PRSI. "Untuk jumlah atletnya, kita menunggu kuota saja. Tapi kita sudah siap dari sekarang," katanya.
Selain melakukan latihan secara disiplin, lanjut Verdia, pihaknya berencana melakukan try out untuk renang indah. Meski belum ditentukan di mana, namun kemungkinan masih di Asia, seperti Singapura.

(Galamedia)

Minggu, 17 Februari 2013

Rencana Renang TC Ke Hungaria Terancam Batal

JAKARTA. Rencana Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) untuk mengirimkan atlet proyeksi Olimpiade London untuk berlatih ke Hungaria terancam batal. Penyebabnya apalagi kalau bukan persoalan pendanaan. Seperti halnya cabor lain yang akan berlaga di Olimpiade 2012, sampai saat ini PRSI belum mendapatkan dana dana Prima. Penyebab lainnya adalah sebagian perenang ternyata ingin fokus latihan di Indonesia saja.
"Rencana itu sedang kami kaji ulang lagi," kata Bambang Udaya, manajer tim renang Indonesia saat dihubungi kemarin. Menurut Bambang, saat ini PB PRSI tengah menanti arahan dari Prima terkait program persiapan ke Olimpiade. "Kami menunggu petunjuk dari Prima. Kalau ada dananya, tentu kami ingin melakukan persiapan sebaik mungkin untuk para perenang kita," ssambungnya
Hungaria dipilih menjadi tempat pemusatan latihan tim nasional karena negeri ini berhasil menjuarai kejuaraan renang dunia untuk kategori remaja. Negara Eropa Timur itu dinilai memiliki sistem pelatihan yang cocok untuk para perenang Indonesia.
Indra Gunawan adalah salah satu perenang Indonesia yang sudah berlatih di Hungaria. Pada SEA Games tahun lalu, Indra meraih satu emas dari nomor 100 meter gaya dada dan satu emas dari 4 x 100 meter gaya ganti beregu putra.
Untuk pemusatan latihan di Hungaria menurut Bambang dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Dia mengestimasi, tiap satu hari satu perenang membutuhkan dana kisaran 3.000 Euro. Saat ini renang sudah memastikan empat atletnya yang akan berlaga di Olimpiade 2012. Mereka adalah I Gede Siman Sudartawa untuk nomor 100 meter gaya punggung, Glenn Victor nomor 100 meter gaya kupu, Indra Gunawan untuk nomor 200 meter gaya dada, serta Triadi Fauzi untuk nomor 200 meter gaya punggung.
Triadi Fauzi dan Glenn Victor lolos melalui kejuaraan renang Singapura Terbuka pada Juli 2011. Sedangkan Indra Gunawan dan Siman Sudartawa melalui SEA Games XXVI di Palembang, Sumatera Selatan, 11-22 November 2011.
PB PRSI sendiri menargetkan masih bisa menambah dua perenang lagi untuk bisa lolos ke Olimpiade London. Jika benar-benar gagal melakukan pemusatan latihan ke Hungaria, PB PRSI akan menggembleng para perenangnya di dua lokasi yaitu  Jakarta dan Bandung. (smarindapost/ali/jpnn/nin)

Sabtu, 16 Februari 2013

OLIMPIADE 2012: Peluang Siman cs Masih Berat

Meski sudah lolos kualifikasi B, peluang empat perenang Indonesia masih berat untuk lolos ke Olimpiade London 2012. Pasalnya, ada 900 atlet yang menjadi kompetitor I Gede Siman Sudarsa dan kawan-kawan dari 204 negara untuk merebut tempat di Olimpiade."Untuk bisa aman lolos kualifikasi A para perenang Indonesia, khususnya empat perenang, I Gede Siman Sudarsa, Glen Victor, Indra Gunawan, dan Triady Fauzi harus bekerja keras melewati batas waktu yang ditetapkan sebagai syarat lolos kualifikasi A," kata Komandan Satlak Prima Asrizal Tanjung kepada wartawan di Jakarta, akhir pekan lalu.
Ia menjelaskan, di nomor 100 meter gaya punggung Siman yang meraih empat medali emas SEA Games XXVI lalu mencatat waktu terbaik 55,59 detik. Melewati batas kualifikasi B yang 56,30 detik, namun masih di bawah posisi aman 54,40 detik untuk batas kualifikasi A.
Sementara di nomor 200 meter gaya punggung catatan waktu Simon 2.02,44 detik. Beda tipis dengan kualifikasi B yang 2.02,63 detik. Sementara untuk aman Simon harus mencapai catatan waktu terbaik 1.58,48 detik untuk lolos kualifikasi A.Glen Victor di nomor 100 meter gaya kupu-kupu juga sudah lolos kualifikasi B dengan catatan waktu terbaik 53,17 detik.
Sementara kualifikasi B sendiri ada di batas 54,19 detik, sedangkan untuk lolos kualifikasi A Glen harus bisa mencapai catatan waktu 52,36 detik.Menurut Asrizal, perjuangan keras harus dilakukan Indra Gunawan di nomor 100 meter gaya dada. Catatan waktu terbaik Indra adalah 1.08,00 detik.
Kualifikasi B untuk nomor ini adalah 1.02,84 detik, sementara kualifikasi A 1.00,79 detik. "Untuk kualifikasi B saja Indra belum lolos, apalagi kualifikasi A. Makanya dia harus bekerja keras dalam waktu tersisa dalam beberapa kejuaraan renang yang akan diikutinya," lanjut Asrizal.Triady Fauzi, kata Asrizal, hanya sangat tipis di ambang batas kualifikasi B. Catatan waktu Triadi di nomor 200 meter gaya kupu-kupu adalah 2.00,19 detik.
Sedangkan kualifikasi B 2.00,95 detik, sementara untuk aman lolos kualifikasi A Triady harus mencapai waktu 1.56,86 detik.Untuk mengejar target tersebut, Satlak Prima mendukung penuh keempat atlet renang Indonesia tersebut mengikuti berbagai kejuaraan renang yang dijadikan sebagai ajang kualifikasi Olimpiade London. "Secara keseluruhan, dana persiapan atlet untuk Olimpiade sekitar Rp50 miliar. Dana tersebut tidak termasuk untuk mengikuti olimpiadenya sendiri," tegas Asrizal. ((Suara Karya/Markon Piliang)

Jumat, 15 Februari 2013

Supermodel dan Atlet Dunia dalam Pakaian Renang

foto:SI
Supermodel Israel, Bar Refaeli akan tampil di majalah Sports Illustratede disi pakaian renang bersama beberapa atlet dunia seperti Chris Paul, Rafa Nadal dan Michael Phelps.
Karena ini edisi pakaian renang, fokus utama tentu saja tetap pada sang model, Bar Refaeli. Sang model cantik ini tampil memamerkan baju-baju renang yang membalut tubuhnya tersebut.
Refaeli, kelahiran 4 Juni 1985, merupakan bintang film dana model papan atas Israel.  Ia kerap tampil di majalah-majalah dunia seperti ELLE, Maxim dan GQ. Sementara di Sports Illustrated ia sudah pernah emnajdi model untuk pakaian renang edieis 2007 dan 2009.
Sebagai pemain film ia membintangi beberpa serial televis Israel dan Hollywood. Ia pernah disebut-sebut memiliki hubungan khususu dnegan bintang film Leonardo Di caprio.
Messi fokus pada Refaeli, bukan berarti  Sports Illustrated sembarangan memilih atlet pria sebagai pendamping. Pemain Los Angeles Clippers Chris Paul, petenis Spanyol Rafael Nadal dan perenang AS, Michael Phelps memang dikenal sebagai atlet yang memiliki tubuh ideal dan proporsional.

Kamis, 14 Februari 2013

Antwerp Mundur Sebagai Tuan Rumah Kejuaraan Renang Eropa

ANTWERP, (PRLM).- Masalah keuangan telah menyebabkan Kota Antwerp di Belgia mundur sebagai tuan rumah Kejuraan Renang Eropa. Pihak penyelenggara mengatakan mereka tidak mampu menutup kekurangan dana sebesar 400.000 euro atau sekitar Rp 5 miliar.
Kejuaraan itu kini akan dialihkan ke Debrecen, Hungaria, pada waktu yang sama yaitu tanggal 21 hingga 27 Mei.
Presiden Asosiasi Renang Hungaria, Tamas Gyarfas, menegaskan Debrecen tidak akan menghadapi masalah untuk menggelar kejuaraan renang penting itu karena menjadi pertandingan pemanasan menjelang Olimpiade 2012 yang akan dibuka 27 Juli.
Lima tahun lalu Debrecen menjadi tuan rumah Kejuaraan Renang Jarak Pendek Eropa dengan menggunakan kolam renang berkapasitas 2.800 penonton.
"Keluarga renang kembali ke tempat yang sama. Akan lebih baik jika menyelenggarakannya di kolam renang dengan kapasitas 5.000 penonton, namun itu (menggunakan sarana yang sudah ada) yang paling cepat ," tutur Gyarfas kepada kantor berita "AP".
Antwerp rencananya akan membangun kolam renang berkapasitas 12.000 penonton dengan asumsi kejuaraan itu menarik perhatian tinggi karena hanya dua bulan menjelang Olimpiade London.
"Setelah salah seorang mitra keuangan kami mundur, sehingga kekurangan keuangan amat besar dan kami tidak mampu melakukannya," kata ketua penyelanggara di Antwerp, Georges Straetemans.
Kawasan Eropa saat ini sedang menghadapi krisis keuangan dan dampaknya juga mulai terasa ke olah raga. Hari Selasa (14/2), ibukota Italia, Roma, menyatakan mundur dari pencalonan tuan rumah Olimpiade 2020.
Pengunduran diri Italia itu disampaikan oleh Perdana Menteri Italia, Mario Santi, dengan alasan krisis keuangan yang dihadapi Italia saat ini akan membuat pemerintah menghadapi kesulitan dalam menjamin pendanaan untuk olimpiade.
Dengan demikian hanya lima kota yang mencalonkan diri, yaitu Tokyo, Madrid, Istanbul, Baku, dan Doha. IOC akan mengumumkan tuan rumah Olimpiade 2020 pada September 2013 di Buenos Aires, Argentina.(bbc)

Selasa, 12 Februari 2013

OLIMPIADE 2012: Perjuangan Menuju London.

Pelatih pelatnas renang Indonesia mengakui, empat perenang yang sudah lolos kualifikasi B ke Olimpiade London 2012 belum aman untuk bisa ikut Olimpiade. Pasalnya, keempat atlet tersebut, Glenn Victor, Indra Gunawan, I Gede Siman Sudartawa, dan Triadi Fauzi, harus berebut tempat dengan 900 perenang dari 203 negara untuk lolos kualifikasi A.
Kendati catatan waktu perenang saat ini belum menembus batas catatan waktu kualifikasi A, PRSI tetap akan berupaya keras untuk meloloskan atletnya ke Olimpiade London 2012, yang akan berlangsung Juli-Agustus mendatang. Bahkan, mengajukan tiga nama atlet lagi untuk ikut pelatnas ke Satlak Prima lantaran catatan waktu perenang tersebut mendekati kualifikasi B.
"Semula kita mengajukan 11 nama, kemudian oleh Satlak Prima disetujui tujuh untuk ikut pelatnas, termasuk keempat atlet yang sudah lolos. Tiga nama yang diajukan itu adalah Idham Dasuli, Enny Susilowati, dan Yessy Yosaputra. Dua nama terakhir, Enny dan Yessy, baru saja lolos ikut pelatnas,"
Untuk meningkatkan prestasi atletnya PB PRSI akan melibatkan perenang pelatnas tersebut mengikuti ajang Indonesia Open 3-7 Mei, kejuaraan renang di Porto, Portugal, 7-9 Juni, dan kejuaraan renang di Roma, Italia 14-16 Juni. Di luar jadwal tersebut, seluruh perenang akan mengikuti program latihan yang sudah disiapkan PRSI dengan dukungan penuh dari Satlak Prima.
"Dalam pertemuan dengan Dansatlak Prima, soal dana, kami didukung penuh. Dengan begitu, kami tinggal membuat rencana kerja yang baik untuk atlet, baik try out maupun try in, termasuk Siman sendiri akan tetap berlatih di Indonesia karena belum memungkinkan untuk mengirimnya berlatih ke luar negeri,"..
Kendati empat perenangnya tidak masuk pelatnas Satlak Prima, toh PB PRSI tetap mempelatnaskan mereka dengan biaya PRSI. Bila keempat atlet ini menunjukkan prestasi yang signifikan dan bisa lolos ke Olimpiade dengan biaya latihan dari PRSI, maka PRSI akan meminta pertimbangan kembali kepada Satlak Prima untuk diakomodasi.

Senin, 11 Februari 2013

Tiga Hari Jelang Kematian, Whitney Houston Santai di Kolam Renang

Whitney Houston bersantai di kolam renang Beverly Hilton Hotel, tiga hari menjelang kematiannya. Ia tampak sehat.
Mengutip TMZ, Rabu (15/2), tiga hari sebelum kematiannya, Whitney Houston difoto tengah bersantai di kolam renang Beverly Hilton Hotel, Beverly Hills, Los Angeles, AS.
Meskipun Anda dapat melihat semacam minuman di sisi Whitney, tak jelas terlihat apakah minuman tersebut alkohol. Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Whitney telah terlihat berpesta di hotel tersebut pada hari-hari menjelang kematiannya, Sabtu (11/2).
Sejauh ini, sampai hasil resmi diumumkan, pihak berwenang mengatakan kepada keluarga, Whitney mungkin telah menderita reaksi fatal mencampur obat antidepresi, obat resep, dan alkohol. [INILAH.COM]

Jumat, 08 Februari 2013

Tujuh atlet renang masuk pelatnas Olimpiade

Sebanyak tujuh perenang dari berbagai daerah di Indonesia dipanggil masuk pelatnas Program Indonesia Emas (Prima) untuk persiapan tampil pada Olimpiade London, Inggris, Juli-Agustus 2012.
Manajer Tim Renang Indonesia mengatakan sebenarnya induk organisasi renang Indonesia menyiapkan 11 perenenang, tetapi yang masuk hanya tujuh perenang..
Ketujuh perenang tersebut adalah I Gede Siman Sudartawa, Glenn Victor. Indra Gunawan, Triadi Fauzi, Enny Susilowati, Yessy Yosaputra, dan Idham Dasuki.
PRSI masih mengajukan empat perenang lain agar bisa dibiaya pelatnas Program Indonesia Emas (Prima). Tujuh perenang yang masuk pelatnas tersebut catatan waktunya 99,5 persen mendekati limite waktu Olimpiade. Bahkan, empat perenang di antaranya sudah pasti lolos dan tampil pada Olimpiade di Inggris mendatang karena mampu menembus limite waktu B Olimpiade.
Glenn Victor dan Triadi Fauzi berhasil lolos ke Olimpiade berdasarkan hasil kejuaraan renang Singapura Terbuka 2011, sedangkan Siman Sudartawa dan Indra Gunawan dari hasil SEA Games XXVI/2011.
Ketujuh perenang yang masuk pelatnas tersebut akan diikutkan pada kejuaraan renang Singapura Terbuka awal Maret, Malaysia Open awal Mei, dan kejuaraan renang Asia Tenggara pertengahan Mei 2012.
Setelah itu mereka akan diikutsertakan pada kejuaraan renang di Italia dan Prancis, dan Juni 2012 menjalani latihan di Hongaria menyusul Indra Gunawan yang sudah berada di sana terlebih dulu..

(ANTARA News)

Senin, 04 Februari 2013

Persiapan Perenang di Hungaria

PB PRSI telah menyiapkan program pematangan para perenangnya jelang tampil di Olimpiade 2012 London, Juli–Agustus mendatang.Mereka akan mengirimkan para perenang nasionalnya menjalani try-out di Hungaria selama satu bulan. 
Menurut Manajer Tim Renang Olimpiade Hartadi Nurjojo,pelatnas di negara Eropa tersebut bukan hanya untuk perenang yang sudah lolos,tapi semua perenang yang masuk pelatnas. Selain menjalani pelatnas di sana,mereka juga akan mengikuti dua event renang yang menjadi ajang Kualifikasi Olimpiade,yaitu kejuaraan renang di Italia dan Portugal. “Perenang yang belum lolos masih bisa mengikuti ajang kualifikasi untuk mendapatkan tiket tampil di London,”kata Hartadi,dilansir Antara.
Yang jelas,Indonesia sudah meloloskan empat perenang ke Olimpiade 2012.Mereka adalah Glenn Victor (100 meter gaya kupukupu), Triadi Fauzi (200 meter gaya kupukupu), I Gede Siman Sudartawa (100 dan 200 meter gaya punggung), dan Indra Gunawan (100 meter gaya dada).Sementara tiga perenang pelatnas lain yang belum mengantongi tiket Olimpiade adalah M Idham Dasuki, Enny Susilowati, dan YessyYosaputra. (sindo)

Kamis, 31 Januari 2013

2 Atlet Renang Dapat Beasiswa

Dua atlet renang Jabar berangkat ke Singapura setelah mendapat beasiswa dari Singapura Sport School, beberapa waktu lalu. Mereka akan menimba ilmu di sana sampai lulus.
"Kenny Lisan Putera berangkat ke Singapura melalui jalur pendidikan, karena tempatnya sekolah sekarang menjalin kerja sama dengan Singapura Sport School. Sedangkan Brian Cut melalui jalur prestasi. Keny sekarang kelas 1 SMP dan di Singapura sampai lulus SMP," kata Jeni Siahaan, Bidang Sarana Persatuan Renang Seluruh Indonesia Jabar, Rabu (21/3).
Menurut Jeni, atlet yang berangkat tentu mengikuti berbagai tes.
"Mereka dites dulu," ujarnya sambil menambahkan, Brian Cut lolos lewat jalur prestasi karena dia memang berprestasi seperti jadi juara di Kejurnas KU-4 Surabaya 2011.
Menurut Jeni, meski kuota yang mendapat beasiswa ke Singapura hanya dua, maka ke depan diharapkan ada penambahan.
Sementara itu, untuk mempertahankan target raihan tujuh medali emas pada SEA Games XXVII/2013, Pengurus Besar (PB) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) memfokuskan regenerasi atlet melalui pembinaan atlet usia dini.
Ketua Umum PB PRSI, Hilmi Panigoro, seusai membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PRSI, di Isola Resort, Bandung menuturkan, saat ini program latihan yang tengah dilakukan oleh PB PRSI telah sesuai dengan sasaran yang dituju. Untuk lebih mempertajam prestasi ke depan, PRSI sekarang menggalakkan proses regenerasi dengan menjaring atlet-atlet usia dini.
Untuk mencari bibit-bibit perenang masa depan, lanjut Hilmi, peran serta pengda dan klub-klub renang sangat penting hingga tugas talent scouting diserahkan kepada pengda dan klub-klub renang.
Selain regenerasi atlet, pembinaan juri dan wasit juga terus dilakukan, Dengan begitu, semua wasit dan juri mempunyai standardisasi yang merata dan bersertifikat. SETIABUDHI,(GM) 

Senin, 28 Januari 2013

Renang Harus Kerja Keras untuk Lolos Olimpiade

Mantan perenang Olimpiade Lukman Niode mengatakan, cabang renang harus bekerja keras untuk dapat lolos ke Olimpiade London 2012. Pasalnya, ada 900 atlet dari 203 negara yang memperebutkan kuota di kualifikasi B untuk lolos kualifikasi A.
"Kualifikasi B itu baru syarat untuk mengikuti seleksi kualifikasi A. Artinya belum lolos. Kalau para perenang Indonesia tidak dapat mencapai kualifikasi A, maka dicari yang terbaik dari 900 atlet yang lolos kualifikasi B. Berdasarkan pemantauan saya, sepertinya baru dua atlet yang bisa lolos, yakni I Gede Siman Sudartawa dan Glenn Victor dari tujuh perenang yang dipelatnaskan," kata Lukman kepada Suara Karya di Jakarta..
Seperti diketahui, cabang renang mempelatnaskan tujuh atlet, terdiri atas lima pria dan dua putri. Lima pria adalah mereka yang lolos kualifikasi B, yakni Glenn Victor, Indra Gunawan, I Gede Siman Sudartawa, Triadi Fauzi, dan M Idhan Dasuli. Dua perenang putri, Enny Susilowati dan Yessy Yosaputra belum lolos kualifikasi B tapi tetap dipersiapkan di pelatnas.
Menurut Lukman, banyak hal yang harus dilakukan perenang untuk mencapai target lolos kualigikasi A. Penerapan sport science yang tepat, recovery yang benar dan nutrisi yang seimbang adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.
"Saat ini saya melihat baru 50 persen yang dilakukan perenang Indonesia dalam persiapan itu. Untuk itu, ia mengharapkan pelatih harus memperhatikan betul apa yang dilakukan atletnya di dalam dan di luar pelatnas. Khususnya soal nutrisi, jangan sampai mengonsumsi makanan sembarangan dan tidak terukur dengan kebutuhan tubuh," ucap Lukman.
Di luar negeri yang olahraganya sudah maju, kata Lukman, soal makan ini sudah diukur dan ditimbang pada setiap makan. Atlet dipersilakan mengambil makanan di piring, kemudian sebelum disantap diukur kalori dan nutrisinya oleh ahli gizi. Bila ada yang berlebih dan tidak seimbang, maka akan dikurangi.
"Di kita hal seperti itu belum bisa dilakukan. Walaupun disediakan makanan sesuai kebutuhan gizi di hotel, di luar mereka masih makan gorengan yang belum dikontrol kadar gizinya," lanjut Lukman.
Lumkan menambahkan, kebutuhan atlet di pelatnas harus didukung penuh oleh Satlak Prima agar apa yang diprogramkan berjalan sesuai dan tepat sasaran. Sekarang kalau sport science dijalankan dengan benar namun tidak didukung dengan nutrisi yang dibutuhkan, akan sia-siajuga. "Untuk itu, perlu keseimbangan antara porsi latihan dan kebutuhan gizi untuk mencapai target yang sudah dicanangkan," tutupnya. (Suara Karya):

Sabtu, 26 Januari 2013

Atlet Renang DKI Uji Coba ke Singapura

Para atlet renang yang tergabung di Pelatda DKI akan melakukan uji coba dalam ajang Singapura Terbuka, 13-17 Maret.
Para atlet yang akan berangkat ke Singapura ini merupakan para atlet renang dari tingkat Super Prioritas, Prioritas, Pelatda I dan Pelatda II. Mereka juga yang berangkat juga para perenang yang masuk dalam tim bayangan DKI ke Pekan Olah Raga Nasional di Riau.
Keputusan memberangkat seluruh lapisan atlet Pelatda DKI ini baru didapat Pihak Pengprov dari KONI DKI, Rabu (7/3). Sebelumnya mereka yang akan diberangkatkan adalah atlet yang tergabung hingga Pelatda I.
"Kami hanya berusaha meyakinkan pentingnya para atlet muda yang tergabung di Pelatda II untuk melakukan uji coba ini. Kami kan juga harus berpikir ke depan, setelah Pekan Olah Raga Nasional," kata Sekjen Pengprov PRSI DKI, R. Nursamsu, Rabu (7/3).
Untung saja, kepentingan jangka panjang ini juga dirasakan oleh pihak KONI DKI. "Dengan keyakinan ini,  ada penambahan dana untuk memberangkatkan para atlet masa depan kita itu," lanjut Nursamsu.
Pihak Pengprov DKI sejak 2012 ini sudah mencanangkan Pelatda II DKI merupakan sarana untuk pembinaan atlet-atlet muda yang dipersiapkan untuk persiapan menuju PON Remaja 2013 dan Youth Olympic 2014.  Karena itulah atlet yang masuk Pelatda II dibatasi untuk atlet kelahiran 1996-1997 (putra) dan 1997-1998 (puteri).

(Kompas.com) 

Rabu, 23 Januari 2013

RENANG OLIMPIADEL Try Out ke Singapura untuk Evaluasi

Kendati atlet renang Indonesia belum ada yang lolos kualifikasi A, namun sang pelatih pelatnas renang Olimpiade Indonesia tetap optimistis dapat mengirimkan atletnya ke Olimpiade London 2012, yang akan berlangsung Juli-Agustus mendatang. Pasalnya, FINA, sebagai induk organisasi renang dunia, membatasi setiap negara hanya boleh mengirimkan 16 atlet, dan masing-masing mendapat jatah mengikuti dua nomor lomba.
"Aturan yang dikeluarkan FINA ini jelas sangat menguntungkan bagi Indonesia. Betul ada 900 atlet kualifikasi B dari 203 negara yang berebut untuk lolos ke Olimpiade, namun yang dipilih adalah perenang yang catatan waktunya mendekati catatan waktu kualifikasi A," kata Kepala Pelatih Pelatnas Renang Olimpiade Indonesia Hartadi kepadaSuara Karya di Jakarta.
Menurut Hartadi, dua dari empat perenang yang lolos kualifikasi B, yakni Glenn Victor dan I Made Siman Sudartama, sangat besar peluangnya untuk masuk. Kita berharap, dua perenang lagi dari tiga perenang, Indra Gunawan, Triadi Fauzi, dan M Idham Dasuki, di bagian putra dapat lolos. Kalau bisa tentu semuanya.
"Selain empat atlet yang sudah lolos kualifikasi B itu, kita berharap di bagian putri juga lolos dua atlet. Namun, bila di putri putri tidak ada yang lolos, kita bisa mengajukan satu perenang untuk dapat wild card," ujar Hartadi.
Menurut Hartadi, sebelum 19 Juli sebagai batas terakhir proses kualifikasi, masih ada sejumlah try out yang harus diikuti, di antaranya Singapura bulan Maret, Malaysia bulan Mei, dan kemungkinan dua kali ke Eropa. Di Eropa baru satu yang pasti, yakni di Italia. Kalau tidak jadi satu lagi ke Eropa berarti kembali lagi ke Singapura.
"Di ajang Singapura Nasional Championship ke-43, yang akan berlangsung 13 - 17 Maret, diharapkan atlet pelatnas Olimpiade bisa mencapai top performance-nya 99,5 persen. Sebab, di ajang inilah kita akan melakukan evaluasi untuk atlet," ucap Hartadi.
Ia menjelaskan, perenang yang dikirim ke Singapura minus Indra Gunawan, yang kini sedang berada di Hongaria untuk latihan. Kemudian usai kejuaraan di Singapura, kemungkinan Glenn Victor akan kembali melanjutkan latihan di Singapura untuk jangka waktu tertentu.
"Khusus untuk I Gede Siman Sudartama, lantaran usianya yang masih relatif muda, belum bisa dilepas berlatih ke luar negeri. Biar saja dia konsentrasi di dalam negeri. Toh, dengan kondisi latihan yang sekarang, dia sudah merasa nyaman," ucap Hartadi. (Suara Karya)

Selasa, 22 Januari 2013

Belum Ada Tambahan Perenang ke Olimpiade

T im renang Indonesia belum berhasil menambah atletnya yang lolos Olimpiade London 2012 setelah mengikuti Singapura Terbuka pekan lalu.
"Masih jauh Mas’ dari itu, sedangkan pencapaian waktu 99 persen saja masih belum bisa ditempuh perenang Indonesia," kata Manajer Tim Renang Indonesia Hartadi Nurjojo di Semarang, Senin.
Ia mengatakan, sampai kini Indonesia baru meloloskan empat perenangnya ke Olimpiade London 2012 dari tujuh perenang yang masuk pelatnas.
Keempat perenang tersebut adalah Glenn Victor (100 meter gaya kupu), Triadi Fauzi (200 meter gaya kupu) yang lolos melalui kejuaraan renang Singapura Terbuka 2011. Kemudian I Gede Siman Sudartawa (100 dan 200 meter gaya punggung), serta Indra Gunawan (100 meter gaya dada) melalui SEA Games XXVI/2011.
Perenang pelatnas yang belum mengantongi tiket ke Olimpiade adalah Enny Susilowati, Yessy Yosaputra, dan Idham Dasuki.
Ketika ditanya target tim renang Indonesia pada Olimpiade mendatang, Hartadi yang juga Ketua Harian Pengprov PRSI Jawa Tengah, mengatakan, kalau untuk meraih medali sangat sulit. "Kita bisa ikut Olimpiade saja sudah merupakan prestasi yang bagus," katanya.
Di samping itu, kata dia, jumlah perenang yang lolos ke Olimpiade 2012 bertambah juga sudah merupakan hasil yang bagus karena pada Olimpiade 2008 Beijing, China, hanya meloloskan satu perenang yaitu Doni B Utomo untuk nomor 200 meter gaya kupu. "Kalau bicara soal prestasi sangat susah, pada saat itu saja Doni hanya menempati peringkat di atas 32 besar dunia. Kita bisa ikut Olimpiade saja sudah merupakan prestasi yang baik," katanya.
Ketika ditanya ajang renang untuk kualifikasi Olimpiade, dia mengatakan, ada tiga event renang yang akan diikuti atlet Indonesia sebagai ajang kualifikasi Olimpiade, yaitu Kejuaraan renang di Malaysia (Mei) dan dua kejuaraan di Portugal dan Italia (Juni 2012).
"Dua event renang di Eropa ini menjadi ajang terakhir sebelum penentuan tim renang Indonesia yang akan tampil pada Olimpiade mendatang sehingga saat itu kondisi perenang kita sudah 100 persen," katanya.
Ia berharap melalui tiga event itu, Indonesia bisa menambah dua hingga tiga perenang yang lolos ke Olimpiade mendatang. "Kami memang menargetkan bisa meloloskan enam hingga tujuh perenang ke Olimpiade mendatang," katanya. (Kompas.com)-

Results

43rd Singapore National Age Group Swimming Championships 2012
1.      Japan Swimming Federation (34-29-15)
2.      Amateur Swimming Union of Malaysia (11-3-3)
3.      Indonesia Swimming Federation  (9-14-14)
4.      Swimming Federation of India (3-4-3)

Minggu, 20 Januari 2013

Perebutan Atlet, Baori Periksa Bintang Renang SEA Games

Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (Baori) melakukan mediasi antara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali dan KONI Riau terkait saling berebut atlet perenang I Gede Siman Sudartawa. Ketua Bidang Organisasi KONI Pusat Sudirman mengatakan, ia sudah memeriksa pihak terkait pada sidang mediasi.
"Perwakilan dari kedua pihak hadir dengan didampingi pengacara masing-masing, termasuk atlet yang diperebutkan, yaitu Siman, juga hadir," kata Sudirman.
Sudirman mengatakan bahwa kedua pihak telah memaparkan secara singkat mengenai permasalahan yang terjadi. Rencananya, lanjut dia, kesepakatan mengenai status Siman Sudartawa itu akan dihasilkan pada pertemuan berikutnya, Selasa (27/3).
"Selasa depan akan ada kesepakatan. Apa pun kesepakatan itu, kami berharap jangan sampai mengorbankan atlet," katanya.
Proses rekonsiliasi atas perenang muda bintang SEA Games XXVI tersebut, menurut Sudirman, diharapkan tidak sampai berlanjut ke tahap sidang majelis. "Sejauh ini sudah ada titik terang, dan semoga permasalahan ini tidak sampai dibawa ke sidang majelis," kata Sudirman.
Kasus rebutan atas perenang muda peraih medali emas SEA Games 2011 itu terjadi karena kedua pengurus KONI daerah tersebut mengklaim Siman sebagai atlet renang yang mewakili daerah mereka pada PON Riau 2012. KONI Bali merasa sebagai pihak yang berhak atas atlet Siman karena perenang kelahiran Bali, 8 September 1994 itu telah lolos kualifikasi PON 2012 sebagai wakil Provinsi Bali. Namun, Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) mengeluarkan surat keputusan yang menyatakan bahwa Siman Sudartawa mewakili Riau untuk PON 2012.
Sementara itu, tim renang Indonesia belum berhasil menambah atletnya yang lolos Olimpiade London 2012 menyusul berakhirnya kejuaraan renang Singapura Terbuka, beberapa waktu lalu. "Masih jauh, Mas, dari itu, sedangkan pencapaian waktu 99 persen saja masih belum bisa ditempuh perenang Indonesia," kata Manajer Tim Renang Indonesia Hartadi Nurjojo di Semarang, Senin.
Ia mengatakan, sampai kini Indonesia baru meloloskan empat perenangnya ke Olimpiade London 2012 dari tujuh perenang yang masuk pelatnas. Keempat perenang tersebut adalah Glenn Victor (100 meter gaya kupu), Triadi Fauzi (200 meter gaya kupu) yang lolos melalui kejuaraan renang Singapura Terbuka 2011. Kemudian I Gede Siman Sudartawa (100 dan 200 meter gaya punggung), serta Indra Gunawan (100 meter gaya dada) melalui SEA Games XXVI/2011.
Perenang pelatnas yang belum mengantongi tiket ke Olimpiade adalah Enny Susilowati, Yessy Yosaputra, dan Idham Dasuki.Ketika ditanya target tim renang Indonesia pada Olimpiade mendatang, Hartadi, yang juga Ketua Harian Pengprov PRSI Jawa Tengah, mengatakan, kalau untuk meraih medali sangat sulit. "Kita bisa ikut Olimpiade saja sudah merupakan prestasi yang bagus," katanya. (Ant/Gungde Ariwangsa)

Jumat, 18 Januari 2013

Indonesia ikuti tiga kualifikasi Olimpiade


Semarang  - Tim renang Indonesia berpeluang untuk mengikuti ajang Olimpiade 2012 dengan mengikuti tiga kejuaran yang merupakan kualifikasi menuju Olimpiade London 2012.

Manajer Renang Indonesia, Hartadi Nurjojo, di Semarang, Rabu, mengatakan, tiga kejuaraan tersebut adalah kejuaraan renang di Malaysia (Mei 2012) dan dua kejuaraan renang di Eropa masing-masing di Portugal dan Italia.

Usai mengikuti tiga kejuaraan tersebut, kata dia, perenang yang lolos ke Olimpiade London 2012 langsung menjalani pelatihan di Hongaria selama sebulan sebelum mereka tampil pada pesta olahraga multi kejuaraan dunia empat tahunan itu.

"Setelah tiga kejuaraan renang itu kita sudah bisa mengetahui perenang yang lolos dan turun pada Olimpiade di Inggris mendatang sehingga yang latihan di Hongaria hanya diikuti perenang yang lolos saja," katanya.

Sekarang ini, Indonesia baru meloloskan empat perenang ke Olimpiade 2012 yaitu Glenn Victor (100 meter gaya kupu) dan Triadi Fauzi (200 meter gaya kupu) melalui kejuaraan renang Singapura Terbuka 2011.

Kemudian I Gede Siman Sudartawa (100 dan 200 meter gayapunggung), serta Indra Gunawan (100 meter gayadada) melalui SEA Games XXVI/2011.

Sekarang ini pelatnas Olimpiade diisi tujuh perenang, selain empat perenang yang sudah lolos masih ada Enny Susilowati, Yessy Yosaputra, dan M Idham Dasuki.

"Kami berharap tiga perenang ini bisa menambah jumlah perenang Indonesiayang tampil pada Olimpiade mendatang melalui tiga kejuaraan tersebut," katanya.

Perenang pelatnas sudah melakukan sekali pertandingan uji coba yaitu kejuaraan renang di Singapura, pertengahan Maret 2012, dan hanya Indra Gunawan yang absen karena yang bersangkutan menjalani latihan di Hongaria.

Ia mengatakan, tim renang Indonesiatidak berani memasang target meraih medali pada Olimpiade mendatang karena pesaingnya sangat ketat, mengingat perenang dunia bakal turun di sana.

"Kita bisa meloloskan perenang ke Olimpiade saja sudah merupakan hasil yang bagus karena kalau untuk meraih medali sangat sulit," kata Hartadi Nurjojo yang juga Ketua Harian Pengprov PRSI Jawa Tengah tersebut.

Menurut dia, pada Olimpiade 2008 Beijing, Indonesia hanya meloloskan satu perenangnya yaitu Doni B Utomo untuk nomor 200 meter gaya kupu. "Saat itu saja Doni berada di atas peringkat 32 besar," katanya. (ANTARA News) 

Kamis, 17 Januari 2013

Kejurda Renang Jatim: Renang Sidoarjo Bidik Lima Besar


SIDOARJO - Pengcab PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) Sidoarjo memilih realistis soal target dalam kejurda renang Jatim nanti. Induk organisasi renang asal Kota Udang-julukan Sidoarjo ini hanya menargetkan masuk limabesar dalam kejuaraan yang akan dilaksanakan di kolam renang Jatim 7-9 April mendatang itu.

"Kami tidak mau muluk-muluk bicara target dalam kejuaraan kali ini. Sebab, tidak menutup kemungkinan banyak perenang senior yang sudah sarat pengalaman juga ikut mengambil bagian, sehingga kompetisi akan berjalan lebih ketat,"ujar sekretaris Pengcab PRSI Sidoarjo, Suyanto.

Menurut Suyanto, dalam kejuaraan ini Sidoarjo akan menurunkan 60 perenang mereka. Nah, dari sejumlah atlet tersebut Sidoarjo berharap besar kepada dua atlet putri mereka, Olivia Fernandez dan Dea Salsabila Putri. Kedua perenang ini menjadi tumpuan karena baru saja meraih hasil maksimal di Krapda, Gresik, Februari lalu.

Dalam kejurda kali ini, Olivia akan turun di 13 nomor andalannya. Antara lain adalah, 50 meter gaya punggung, 50 meter gaya kupu, 50 meter gaya bebas, 50 meter gaya dada, 100 meter gaya bebas, 100 m gaya dada. Kemudian, 50, 100, 200, 400, dan 800 meter gaya bebas serta 200 dan 400 gaya ganti.

Sementara Salsabila digadang-gadang menjadi ujung tombak Sidoarjo di nomor jauh. Seperti 800 meter. "Tapi, kami harus melakukan strategi yang matang dalam kejuaraan ini. Sebab, di nomor yang dia bela, juga akan turun Fibri Ratna Marita, perenang senior asa Kota Malang," aku Suyanto.

Olivia sendiri mengaku siap memberikan penampilan terbaik untuk Sidoarjo dalam even ini. Apalagi, hasil dari kejurda nanti, juga menjadi ajang menacari tiket untuk memperkuat provinsi paling timur di pulau jawa ini dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 nanti.

"Saya tetap akan tampil seperti dalam kejuaraan-kejuaraan sebelumnya, berusaha maksimal saat lomba. Apalagi kejuaraan kali ini juga sebagai ajang pemanasan biar bisa mewakili Jatim di PON nanti," ujar Olivia. (JPPN)

Selasa, 15 Januari 2013

Siman Sudartawa Pecahkan Rekor Nasional Kelompok Umur


JAKARTA, I Gede Siman Sudartawa (17) dari klub Sparing, Jakarta memecahkan rekor kelompok umur I (15-17 tahun) nasional nomor 100 meter gaya punggung pada hari pertama Kejuaraan Daerah Renang DKI Jakarta 2012, Kamis (29/3/2012) di kolam renang Senayan, Jakarta . Kejuaraan daerah tersebut berlangsung Kamis-Sabtu (31/3/2012).
Siman mencatatkan waktu 57,68 detik di nomor 100 meter gaya punggung . Siman menumbangkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Glen Victor selama lima tahun . C atatan waktu Glen Victor yang diciptakan di Singapura itu adalah 59,57 detik.       
Panitia kejuaraan, Hin Iskandar mengutarakan, tujuan kejuaraan daerah untuk meraih limit A sebagai syarat mengikuti kejuaraan nasional renang kelompok umur di Riau, Mei 2012. (KOMPAS.com)- 
Old Post ►
 

Copyright 2012 Info Dunia Olahraga: BERITA Template by Bamz | Publish on Bamz Templates