Kamis, 28 Juni 2012

Olimpiade London 2012:Siman masih menunggu keputusan FINA


Jakarta RENANG INDONESIA- Perenang I Gede Siman Sudartawa, masih menunggu keputusan dari Federasi Renang Internasional (FINA) untuk turun di Olimpiade London 2012 atau tidak.

Pada surat resmi dari FINA yang diberikan Rabu (20/6) lalu, FINA hanya memberi pengesahan untuk Siman yang tampil di Olimpiade nanti karena Indonesiahanya diberi jatah satu atlet.

"Tetapi Glenn protes, nah sekarang masih diproses," kata Siman usai acara penyerahan perlindungan asuransi PT Bank Central Asia (BCA) kepada kontingen Indonesiayang akan berlaga di Olimpiade London, di Jakarta, Selasa.

Sebelumnya, ada empat perenang Indonesia yang menembus limit waktu B Olimpiade yakni Glenn Victor (100 meter gaya kupu) dan Triadi Fauzi (200 meter gaya kupu) melalui kejuaraan renang di Singapura 2011.

Sedangkan I Gede Siman Sudartawa (100 meter dan 200 meter gayapunggung) dan Indra Gunawan (100 meter gayadada) melalui SEA Games 2011.

Pada Olimpiade London 2012, kuota perenang yang tampil dibatasi sebanyak 500 atlet. Hal itu jauh berbeda dengan Olimpiade di Beijing, China 2008 yang berjumlah kuota 1500 atlet.

Siman mengaku selagi menunggu keputusan selanjutnya dari FINA, terus meningkatkan kualitas latihan. Selain itu, ia juga akan turut dalam laga ASEAN School Games IV yang akan digelar pada 28 Juni hingga 6 Juli 2012 di Surabaya, Jawa Timur sebagai ajang latihan.

"Disarankan pelatih untuk ikut sekalian berlatih sambil bertanding dan agar bisa dievaluasi kekurangannya dimana," kata atlet asal Bali yang akan mewakili provinsi Riau di Pekan Olahraga Nasional September mendatang.

"Kalau sehari-hari ditingkatkan fitnesnya, bebannya ditambah pelan-pelan," ujarnya.

Sementara itu, Siman berhasil meningkatkan kecepatan waktunya dari 55.9 detik menjadi 55.31 detik pada kejuaraan renang di Singapura 2012 lalu.

"Target di Olimpiade nanti kalau bisa waktunya menjadi 54.6 detik agar bisa masuk 16 besar," ujar Siman mengenai target jika ia dipastikan berangkat ke Olimpiade.

Kalau tidak jadi dikirim ke Olimpiade London? "Ya sedih juga," ucapnya seraya tertawa. (ANTARA News)

PRSI DKI Gelar Kejuaraan Renang Kelompok Umur


RENANG INDONESIA- Pengprov PRSI DKI Jakarta bersama klub Indonesia Star Aquatic (ISA) akan menggelar kejuaraan Renang Terbuka Kelompok Umur Piala Gubernur DKI Jakarta, 28-30 Juni 2012. Kejuaraan yang akan digelar di Stadion Renang GBK ini akan melombakan 158 nomor.

Ketua Pengprov PRSI DKI, Lukman Niode di Jakarta mengatakan, minat peserta untuk mengikuti kejuaraan ini demikian besar sehingga terjadi perubahan tujuan dari semula antarklub menjadi kejuaraan terbuka.

"Tadinya kejuaraan renang terbuka kelompok umur ini hanya melibatkan klub-klub renang yang berada di Jakarta. Namun atas usulan klub ISA, kejuaraan ini menjadi terbuka bagi klub-klub yang berada di seluruh Indonesia," ujarnya.

Lukman mengatakan, kejuaraan ini juga akan melibatkan anggota Pusat Pelayanan Informasi Teknologi Kesehatan Olahraga Nasional (PPIKON) dalam meneliti keabsahan usia atlet serta Satlak Prima Pratama dan Satlak Prima Utama yang akan ikut memantau.

Lukman yang merupakan mantan atlet nasional menambahkan, kejuaraan ini juga menjadi ajang pemantapan para atlet DKI yang akan diterjunkan ke PON XVIII di Riau pada September mendatang.

DKI Jakarta, lanjutnya, akan lebih banyak mengandalkan nomor-nomor estafet dan para atlet telah melakukan Pelatda secara sentralisasi sejak 1 Maret lalu.

"Tim bayangan resmi untuk ke PON sudah ada, tapi ranking atletnya bisa saja berubah melalui kejuaraan ini. DKI akan menurunkan 16 perenang putra-putri pada kejuaraan ini sebagai persiapan ke PON XVIII. Ini merupakan event provinsi yang bergengsi dan para perenang akan saling bersaing memperebutkan peringkat," ujarnya.

Sementara Ketua Panpel Azhari Nasution mengungkapkan, hingga saat ini sudah tercatat sebanyak 562 perenang yang mendaftarkan diri dan mereka berasal dari 35 klub dari 12 Provinsi di Indonesia.

"Jumlah peserta 562 ini setara dengan separuh dari jumlah peserta KRAPSI (Kejuaraan Renang Antar Provinsi Seluruh Indonesia). Kami harus menyediakan sebanyak 116 set medali dan kejuaraan ini melombakan 158 nomor," ujar Azhari yang juga pengelola klub ISA (VIVAnews)

Selasa, 26 Juni 2012

Jika FINA tidak beri surat balasan, Siman berangkat


Jakarta, RENANG INDONESIA - Pelatih timnas renang Indonesia, Albert C Sutanto, mengatakan pihaknya masih menunggu surat balasan dari Federasi Renang Internasional (FINA) untuk kepastian atlet yang akan disahkan tampil di Olimpiade London 2012.

Sebelumnya, FINA telah mengeluarkan surat resmi pada Rabu (20/6) lalu dengan hanya memberi pengesahan untuk Siman yang tampil di Olimpiade nanti karena Indonesiahanya diberi jatah satu atlet.

"Sementara ini masih satu atlet yang sudah ditentukan dan hanya Siman yang terpilih. Kalau masalah kepastian, memang masih ada sedikit kesalahan dari FINA bukan dari kami," kata Albert kepada ANTARA News, Selasa.

Ia menambahkan, "kami sudah mengklarifikasi ke FINA namun sampai saat ini statusnya masih Siman karena belum ada balasan dan tanggapan dari FINA."

Sebelumnya, ada empat perenang Indonesia yang menembus limit waktu B Olimpiade yakni Glenn Victor (100 meter gaya kupu) dan Triadi Fauzi (200 meter gaya kupu) melalui kejuaraan renang di Singapura 2011.

Sedangkan I Gede Siman Sudartawa (100 meter dan 200 meter gayapunggung) dan Indra Gunawan (100 meter gayadada) melalui SEA Games 2011.

Pada Olimpiade London 2012, kuota perenang yang tampil dibatasi sebanyak 500 atlet. Hal itu jauh berbeda dengan Olimpiade di Beijing, China 2008 yang berjumlah kuota 1500 atlet.

"Seandainya tidak ada surat balasan dan tanggapan dari FINA, berarti Siman yang dipastikan berangkat," kata mantan perenang andalan Indonesiaitu.

Siman sendiri berhasil meningkatkan kecepatan waktunya dari 55.9 detik menjadi 55.31 detik pada kejuaraan renang di Singapura 2012 lalu.

Siman memiliki peluang masuk 16 besar di Olimpiade London jika mampu meningkatkan kecepatan waktu miliknya.

"Target di Olimpiade nanti kalau bisa waktunya menjadi 54.6 detik agar bisa masuk 16 besar," ujar Siman mengenai target jika ia dipastikan berangkat ke Olimpiade. (ANTARA News) 

I Gde Siman Sudartawa Lolos Kualifikasi Olimpiade


JAKARTA, RENANG INDONESIA - Kuota atlet yang lolos Olimpiade London 2012 saat ini bertambah satu, menjadi 20 atlet, setelah perenang Indonesia I Gde Siman Sudartawa berhasil lolos kualifikasi.
Sebenarnya, ada empat perenang yang pada kualifikasi olimpiade lalu di Singapura berhasil mencatatkan Olimpic Standart Time (OST) limit B, namun hanya Siman yang berhasil mencatatkan waktu limit B di dua nomor yakni 100 meter dan 200 meter gaya punggung. Untuk itu Federasi Renang Internasional (FINA) hanya memberikan pengesahan untuk Siman tampil di London nanti.
"Kami masih menunggu surat dari Internasional Federation kepada Pengurus Besar cabor-cabor untuk pengajuan wild card. Ada tiga cabor yang mengajukan wild card yakni renang, menembak, dan atletik. Renang sendiri sudah menyiapkan nama Raina Saumi nomor 200 meter gayabebas putri, sedangkan atletik dan menembak belum memutuskan," kata Satlak Prima Sekretaris Umum Satlakprima Utama dan Muda, Agus Mauro. Menurut dia, kepastian untuk wild card ini baru akan diterima oleh Satlak Prima pada Kamis (28/6/12) mendatang.
Ke-20 atlet yang sudah memastikan akan berlaga di London, 27 Juli-12 Agustus mendatang berasal dari cabang renang (2), angkat besi (6), bulutangkis (9), panahan (1), atletik (1), dan anggar (1). (Pikiran Rakyat)*

Renang Dapat Wild Card


JAKARTA, RENANG INDONESIA -Kontingen Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade London dimungkinkan bakal bertambah. Semula, atlet yang sudah dinyatakan lolos sebanyak 17 orang yang berasal dari cabang bulu tangkis (9 atlet), angkat besi (6), panahan (1) dan anggar (1).
Kini, tambahan itu berasal dari atletik, menembak dan renang. Seluruhnya bisa lolos ke Olimpiade karena mendapat wild card atau jatah 'gratis' dari panitia di London. Namun, masing-masing pengurus besar (PB) belum menentukan siapa yang akan bergabung dengan 17 atlet yang sudah lolos tersebut.
"Untuk atletik, Indonesia dapat dua wild card, renang dan menembak dapat satu. Jadi, atlet yang berangkat ke London bisa di atas 20 orang. Namun, siapa-siapa atletnya, belum ditentukan PB-PB," kata petinggi Satlak Prima Agus Mauro di sela penadatanganan antara Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dengan League di Jakarta, Senin (25/6).
Adapun, Kontingen Merah Putih akan dikukuhkan pada 13 Juli mendatang. Pengukuhan rencananya bakal dipimpin Wakil Presiden Boediono. "Kami berharap Bapak Wakil Presiden ada waktu untuk Kontingen Indonesia. Kami sudah mempersiapkan semuanya," ujar Ketua Kontingen Indonesia Erick Thohir.
Sementara itu, League akan membantu seluruh kostum bagi atlet Tanah Air saat bertanding di Olimpiade. "Inilah bentuk dukungan dari League yang dapat kami berikan untuk membantu mengembangkan olahraga Indonesia untuk go international," ungkap Prajna Murdaya, Direktur PT Berca Sportindo, pemegang lisensi brand League.
Pihak League juga memberi kesempatan kepada masyarakat untuk pergi ke Londonmemberi semangat para pejuang Merah Putih. Syaratnya, warga harus membeli produk-produk yang ditawarkan, kemudian akan diundi pada 15 Juli mendatang. (suaramerdeka.com) 

Jelang Porprov XII 50 Kota 2012: Padang Targetkan 25 Emas dari Renang


Padang, Padek- RENANG INDONESIA —Pengurus Cabang Persatuan Renang Seluruh Indonedia (Pengcab PRSI) Kota Padang me­nar­get­kan 25 emas pada Pekan Olah­raga Provinsi (Porprov) XII  Limapuluh Kota 2012. Target itu dinilai realistis, karena sebelumnya renang juga me­raih medali emas dengan jum­lah yang sama.

“Kami berharap Kota Pa­dang tetap mempertahankan juara umum di Porprov men­da­tang, meskipun tidak dapat juara umum, tapi cabang re­nang dapat meraih medali ter­banyak,” sebut Ketua Pe­ngu­rus PRSI Kota Padang Edy Purnomo didampingi Edwar Sekum PRSI saat seleksi tim Renang Kota Padang untuk Porprov 2012, Sabtu (23/6) di Kolam Renang Teratai.

Dikatakannya, saat ini su­dah ada nama-nama atlet yang akan masuk tim renang Kota Padang. Kekuatannya juga tidak jauh berbeda dari Pro­prov sebelumnya di Agam. “Jika kami perhatikan catatan waktu anak-anak, Kota Padang masih berpeluang men­da­pat­kan banyak emas,” tegas Edi

Pada Proprov yang akan digelar Desember mendatang, Kota Padang mengikuti seba­nyak 32 nomor, 16 nomor putra dan 16 putri. Terdiri dari gaya bebas, ganti, kupu-kupu dan punggung Dari 32 nomor ini rata-rata diisi oleh atlet-atlet yang rutin berlatih pada klub-klub di Kota Padang.

“Bagi anak-anak kami yang catatan waktunya masih kedo­do­ran kami harapkan untuk memperbaiki kembali, banyak faktor yang perlu diperhatikan, terutama gizinya,” ujar Edi.

Sementara itu, Edi juga mengingatkan pada atlet yang ingin menyebrang ke daerah lain sebaiknya menyampaikan lebih cepat. Sebab, setelah dinyatakan turun dari Kota Padang tidak dapat diperbaiki lagi.

Disebutkanya, agar renang benar-benar membuktikan agar dapat meraih emas dise­luruh nomor PRSI meminta komitmen dari Koni Kota Pa­dang. Karena untuk mencapai tar­get tersebut membutuhkan perhatian serius terutama dalam bentuk anggaran.

“Jika kami diberikan target tertentu oleh KONI Kota Pa­dang, kami akan berupaya mencapainya,” ulasnya.( Padang Ekspres)

Medan Keluhkan Cabang Renang Absen Di Popdasu


MEDAN – RENANG INDONESIA - Kontingen Kota Medan mengeluhkan cabang olah raga renang tidak dipertandingkan di Pekan Olahraga Pelajar Sumatera Utara (Popdasu) yang berlangsung di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
“Kita sudah persiapkan pundi-pundi emas akan diraih atlet pelajar Medandi cabang renang. Namun karena ketiadaan sarana, cabang renang tidak dipertandingkan,” kata Ketua Kontingen Medan, Azzam Nasution, kepada wartawan, Sabtu (23/06), di sela-sela acara pelepasan kontingen di halaman Kantor Walikota Medan.
Namun demikian, kata Azzam hal itu tidak sampai mengubah target kontingen untuk menggapai juara umum, sebagaimana prestasi yang diperoleh pada Popdasu dua tahun lalu.
Sementara itu, 84 atlet pelajar Kota Medan menuju Kota Panyabungan Kabupaten Madina, dilepas Sekda Medan, Ir Syaiful Bahri Lubis. Sekda menyampaikan agar even ini tidak menjadi beban, namun atlet harus bisa tampil dan bertanding dengan performa yang terbaik. “Apabila telah melakukan yang terbaik, hasil akhirnya biasanya juga akan baik,” kata Sekda.
Sekda mengingatkan para atlet agar mempersiapkan mental dan fisik dengan baik. Sebab, kedua faktor itu memiliki poin penting dalam setiap penampilan dan pertandingan. Karenanya, harus selalu menjaga kesehatan baik jasmani maupun rohani. “Disamping itu junjung selalu sportifitas dan kejujuran selama bertanding,” ujarnya.
Sekda atas nama pribadi maupun Pemko Medan memberikan apresias setinggi-tinggnya kepada seluruh atlet yang tergabung dalam kontingen Kota Medan untuk mengikuti Popdasu X Tahun 2012.
Popdasu mempertandingkan 7 cabang olahraga yakni atletik, bola  voli, tenis meja, pencak silat, gulat, bulutangkis dan sepaktakraw digelar mulai 24 hingga 30 Juni mendatang.  Hadir pada acara pelepasan, Ketua KONI Medan Drs Zulhifzi Lubis dan Kadispora Medan.(Berita Sore)

Minggu, 24 Juni 2012

bagi bapak ibu guru yang membutuhkan media pembelajaran bisa di donwload disini

Sabtu, 23 Juni 2012

PON 2012: Piala Wali Kota Jadi Ajang Pemanasan PON


SURABAYA – RENANG INDONESIA - Sebagian perenang pemusatan latihan daerah (Puslatda) Jawa Timur yang diproyeksikan tampil di PON XVIII/2012, terus mengasah kemampuannya. Salah satunya turun pada kejuaraan renang antarperkumpulan Piala Wali Kota Surabaya di kolam renang KONI Jatim Jl Kertajaya, Surabaya, Sabtu – Minggu (23-24/6/2012).

Wakil Ketua Pengprov Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jawa Timur, Herlambang Wijaya menjelaskan, atlet puslatda renang ada sebanyak 16 atlet. Atlet sebanyak itu, sebagian ada yang sedang menjalani try out di Singapura dan atlet lainnya latihan di Surabaya.

“Atlet yang tidak ikut try out di Singapura, pada ikut kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya ini. Ajang ini sebai pemanasan sekaligus try out lah,” sebut Herlambang saat ditemui di kolam renang KONI Jatim, Sabtu (23/6/2012).

Herlambang menuturkan, saat ini ada empat atlet yang try out di Singapura. Keempat perenang itu, yakni Omar Suryaatmaja, Eni, Febri dan Erlina. Mereka sudah latihan di Singapura sejak Februari lalu.

“Omar, Eni, Febri dan Erlina merupakan atlet andalan Jatim. Mereka diharapkan bisa menyumbang banyak emas pada PON 2012 di Riau nanti,” beber Herlambang.

Pria yang juga menjabat sebagai pengurus di PB PRSI ini menambahkan, atlet yang kini masih tinggal di Surabaya terus digenjot kemampuannya. Harapannya, para perenang bisa mencapai kemampuan puncak pada PON yang dijadwalkan di helat, 9-20 September nanti.

“Dalam waktu dekat, kami juga berencana mengirimkan atlet try out ke luar negeri,” terang Herlambang.

Renang merupakan salah satu cabang olahraga (Cabor) andalan Jatim pada PON 2012. Omar dkk diharapkan mendulang banyak emas di pesta olahraga empat tahunan. Renang jatim berjaya pada PON XVII/2008 di Kalimantan Timur (Kaltim). Saat itu, renang Jatim keluar sebagai juara umum dengan 16 medali emas. (Tribunnews.com)

Indonesia menunggu keputusan FINA


Semarang – RENANG INDONESIA - Indonesia masih menunggu keputusan dari federasi olahraga renang dunia (FINA) untuk menentukan perenang yang lolos pada Olimpiade London, Inggris, 27 Juli hingga 12 Agustus 2012.

Manajer Tim Renang Indonesia, Hartadi Nurjojo di Semarang, Rabu (20/6), mengatakan berdasarkan hasil kejuaraan renang Asia Tenggara di Singapura (16-18 Juni 2012), tidak ada perubahan bagi perenang Indonesia. "Tidak ada satupun perenang Indonesia yang mampu menembus limit A Olimpiade, bahkan perenang Singapura yang dua kali meraih emas Asian Games dan peringkat lima Olimpiade Beijing 2008 juga tidak lolos," katanya.

Hartadi Nurjojo yang juga Ketua Harian Pengprov PRSI Jawa Tengah mengatakan kondisi tetap sama dan hanya empat perenang Indonesia yang mampu menembus limit waktu B Olimpiade.

Keempat perenang tersebut adalah Glenn Victor (100 meter gaya kupu) dan Triadi Fauzi (200 meter gaya kupu melalui kejuaraan renang di Singapura 2011.

Kemudian I Gede Siman Sudartawa (100 meter dan 200 meter gaya punggung) dan Indra Gunawan (100 meter gaya dada) melalui SEA Games 2011. "Kita tinggal menunggu keputusan dari FINA siapa-siapa yang berhak tampil pada Olimpiade mendatang karena semua perenang Indonesia tidak bisa menembus limit waktu A Olimpiade," katanya.

Menurut dia, kuota perenang yang tampil pada Olimpiade mendatang sebanyak 800 atlet. "Jika yang lolos lebih dari itu, tentunya akan diseleksi lagi, tetapi kalau kurang dari itu bisa saja perenang Indonesiamasuk Olimpiade mendatang," katanya.

Pada Olimpiade Beijing 2008, cabang renang hanya menerjunkan satu atlet yaitu perenang asal Jawa Tengah Doni B Utomo untuk nomor 200 meter gaya kupu.

"Kalau soal prestasi tentunya masih kalah jauh karena saat itu Doni hanya berada di luar 32 besar. Makanya kita berharap jumlah perenang yang tampil di Olimpiade mendatang lebih banyak dibandingkan 2008," katanya. (antara)

Rabu, 20 Juni 2012

Dua Atlet Renang Diprediksi Lolos Olimpiade


JAKARTA, RENANG INDONESIA -Peluang cabang renang untuk meloloskan atletnya ke ajang Olimpiade London masih terbuka lebar. Setidaknya, dua atlet diprediksi lolos ke event empat tahunan itu. Keduanya adalah Glenn Victor dan I Gede Siman Sudartawa.
Sementara di bagian putri kemungkinan akan mendapatkan satu jatah wild card. Namun kepada siapa wild card putri tersebut akan diberikan belum ditentukan karena masih digodok oleh PB Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI).
“Dua perenang sudah bisa dipastikan di bagian putra, yakni Siman dan Glenn. Tapi masih ada kemunginan bertambah satu lagi, yakni Indra Gunawan. Peluang Indra sangat ditentukan pada akhir penentuan oleh FINA (organisasi renang internasional) yang akan menentukan berapa jumlah perenang yang akan diambil dari mereka yang lolos kualifikasi B,” kata mantan perenang Olimpiade Lukman Niode, Rabu (20/6).
Pria yang juga menjabat Ketua Umum PRSI DKI ini mengatakan, bila sudah dipastikan lolos setiap perenang juga bisa mengikuti lebih dari satu nomor lomba di Olimpiade. Ini sudah ketentuan umum. Bagaimanapun mereka yang memiliki spesialisasi di nomor-nomor sprint punya peluang untuk turun di nomor-nomor spesialisasinya itu.
“Kalau sudah sampai di arena pertandingan perenang harus memenfaatkan semua peluang yang ada. Sekalipun peluang untuk menang berat, tapi untuk pengalaman ini sangat penting. Karena sejarah bagi mereka yang bisa tampil di ajang paling bergengsi tersebut,” ujar Lukman. (suaramerdeka.com)

Selasa, 19 Juni 2012

Richard Optimistis Siman Tembus Semifinal Olimpiade


JAKARTA, RENANG INDONESIA - Mantan atlet renang nasional, Richard Sambera, optimistis perenang muda I Gede Siman Sudartawa mampu menembus babak 16 besar di Olimpiade 2012 di London.

"Saya pikir Siman punya kans untuk tembus ke babak semifinal atau 16 besar. Ini adalah kesempatan yang sangat bagus baginya kalau ia terus memperbaiki catatan waktunya," ujar Richard usai konferensi pers dalam kampanye bertajuk "Thank You Mom" di Jakarta, Selasa (19/6/2012).

Richard yang telah mengikuti tiga olimpiade di Seoul 1988, Atlanta 1996, dan Sydey 2000 itu, berharap Siman dapat menjadi perenang Indonesia pertama yang mampu lolos hingga babak tersebut di Olimpiade untuk kategori gaya punggung.

"Ajang Olimpiade saat saya dulu tidak ada babak 16 besar. Ketika itu dari sekian banyak perenang langsung diambil delapan besar. Nah, ini kesempatan besar buat Siman. Apalagi jika ia mampu masuk empat besar di babak semifinal itu yang berarti ia lolos ke babak delapan besar, itu sangat wow!" katanya.

Siman menjadi satu-satunya perenang putra yang lolos ke Olimpiade untuk dua nomor, yakni 100 meter dan 200 meter gaya punggung. Sementara itu, tiga perenang putra lainnya yang lolos ke Olimpiade, yakni Glenn Victor di nomor 100 meter gaya kupu, Triadi Fauzi di nomor 200 meter gaya kupu, dan Indra Gunawan di nomor 100 meter gaya dada. Keempat perenang lolos dengan limit B.

Pada SEA Games 2011 di Palembang lalu, Siman juga menyumbangkan empat medali emas dan berhasil memecahkan rekor SEA Games di nomor 100 meter gaya punggung putra. Pada Kejuaraan Renang Kelompok Umur Asia Tenggara di tempat yang sama, Siman meraih dua medali emas di nomor 200 meter gaya punggung putra dan 50 meter gaya kupu-kupu putra.

"Selain Siman, nama-nama perenang lainnya juga mulai naik. Untuk renang putra saat ini, ada harapan dan saya optimistis," ujar pemegang rekor renang SEA Games di nomor 100 meter gaya bebas putra itu. (Kompas.com)

PRSI Gelar Kej Renang Antar Pelajar


PONTIANAK—RENANG INDONESIA-Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Pontianak bekerjasama dengan Dispora Kota Pontianak akan menggelar Kejuaraan Renang antar Pelajar se Kota Pontianak. Ajang tersebut akan digulirkan pada 21-22 Juni mendatang di Kolam Renang Oevang Oeray. “Kejuaraan ini kita peruntukan untuk para pelajar kota ini. Juga sebagai sosialiasi kepada para pelajar untuk menjaring atlet-atlet renang berbakat dari kalangan pelajar,” ungkap Ketua Umum PRSI Kota Pontianak Ir Edi Rusdi Kamtono MM, didampingi Sekretrais PRSI Kota Pontianak Yusnaldi Sip MSi kepada Pontianak Post kemarin.
Menurutnya, banyak kelas yang akan diperlombakan di kejuaraan kali ini. Yakni, 50 meter gaya bebas, kupu-kupu dan punggung untuk kategori SD putra dan putri. 50 meter gaya kupu-kupu dan punggung untuk pelajar SLTP dan SLTA putra putri. Dilombakan pula 100 meter gaya bebas untuk tingkat SLTP dan SLTA putra putri.
“Untuk acara technical meeting akan kita laksanakan pada  20 Juni pukul 16.00 WIB di Kolam Renang Oevang Oeray,” ungkap dia seraya mengatakan para pemenang di kejuaraan kali ini akan mendapatkan piagam, medali dan uang pembinaan dari panitia pelaksana. 
Edi Rusdi Kamtono juga mengharapkan agar even ini menjadi jembatan bagi para pelajar kota Pontianak yang ingin terjun menjadi seroang atlet renang. Selama ini, Edi menilai, gairah para pelajar untuk terjun sebagai seorang atlet renang masih minim. Padahal, kata dia, jika dilihat dari posisi geografis, Kalimantan Barat adalah daerah yang dikelilingi sungai, bahkan Pontianak memiliki aliran sungai terpanjang di Indonesia yang bisa menjadi media untuk melatih fisik dan keberanian dalam berenang. “Seharusnya kita memiliki banyak perenang andal, tapi berbeda dengan kenyataan sesungguhnya, Kalbar masih sangat sedikit memiliki atlet renang bahkan cabor renang sangat minim prestasi,” ungkapnya.
Kedepan Kepala Dinas PU Kota Pontianak tersebut berharap, kejuaraan renang seperti ini tak hanya didominasi oleh para perenang dengan muka-muka lama. Dirinya menginginkan agar hadir muka-muka baru yang bisa dibina untuk menjadi seorang atlet profesional.   Dirinya juga ingin agar cabor renang menjadi olahraga yang digemari para pelajar dan remaja kota Pontianak. Dia juga menghimbau kepada tiap guru dan kepala sekolah untuk menghadirkan renang sebagai ekstra kulikuler di setiap sekolah. “Mungkin ini salah satu cara agar renang lebih memasyarakat di kalangan pelajar sekolah,” ungkap dia. (pontianakpost)  

PON 2012: Target PRSI DKI Mendulang 15 Emas


JAKARTA: RENANG INDONESIA - Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) DKI Jakarta ingin bangkit dari keterpurukan pada PON XVII Samarinda, Kalimantan Timur.
Betapa tidak menyakitkan, dari 40 nomor yang dipertandingkan di cabang renang, hanya satu yang bisa menghasilkan medali emas, juga tujuh medali perak, dan tujuh medali perunggu.
Di PON Riau, yang akan berlangsung September nanti, PRSI DKI ingin membuat lonjakan besar. Target yang dipasang adalah enam medali emas. Itu artinya 600 persen dari apa yang diperoleh di Kaltim empat tahun lalu. Target itu, menurut Ketua Umum PRSI DKI Jakarta Lukman Niode, sangat realistis bila melihat prestasi perenang-perenang DKI belakangan ini.
"Tetapi, secara keseluruhan dari empat subcabang yang di PRSI, yakni renang, loncat indah, renang indah, dan polo air, kita menargetkan 15 medali emas. Selain enam dari renang, loncat indah diharapkan menyumbang empat medali emas, renang indang tiga medali emas, dan polo air dua medali emas putra dan putri," ujar Lucky, panggilan akrab Lukman Niode, kepada Suara Karya di Jakarta, kemarin.
Lucky mengatakan, dari kalkulasi itu sebenarnya masih ada peluang untuk menambah perolehan medali emas kalau renang indah mempertandingkan lima nomor. Pasalnya, target tiga emas di renang indah itu adalah perhitungan sapu bersih kalau hanya tiga nomor dipertandingkan.
"Kalkukasi itu bukan sekadar janji. Tetapi, atlet renang indah PON ini empat di antaranya atlet nasional yang menjadi tim inti Indonesia di SEA Games XXVI Jakarta-Palembang 2011. Jadi, kita optimistis mereka bisa berbuat banyak," tutur Lucky, yang mantan atlet renang Olimpiade ini.
Dikatakannya, di renang indah itu ada 7-9 nomor lomba. Kalau di SEA Games lalu, tujuh nomor dipertandingkan, tetapi di PON belum ada kepastian. Kisarannya antara tiga dan lima nomor.
Lucky menambahkan, dari seluruh cabang olahraga yang tergabung dalam PRSI DKI Jakarta, mayoritas adalah atlet nasional. Itu sebabnya PRSI DKI optimistis dapat meraih 15 medali emas dari empat subcabang tersebut. Bahkan, untuk mencapai target itu, renang indah sudah mendatangkan pelatih asing dari China, Jing Ji.
"Polo air kita berani targetkan dua medali emas karena mayoritas dari pemainnya adalah pemain nasional yang memperkuat tim SEA Games tahun lalu. Loncat indah atletnya juga mayoritas mantan atlet SEA Games yang sudah bisa diukur prestasinya," tutur Lucky. (Suara Karya)

Kamis, 14 Juni 2012

Kejuaraan Akuatik Asean 2012 Results


Singapore Swim Assn-1st S. Asian Champ - Organization License
1st SEA Swim Championships - 13/6/2012 to 17/6/2012        

Results 

Event 101  Men 200 LC Meter Backstroke
1 I Gede Siman, S  2:03.87       
2 Quah, Zheng Wen  2:03.96       
3 Ng, Kai Wee Rai  2:06.65       

Event 102  Women 200 LC Meter Backstroke
1 Nguyen, Thi Anh  2:13.84 OGB   
2 Yessy, Yosapute  2:19.43       
3 Teo, Jing Wen S  2:22.70       

Event 103  Men 50 LC Meter Breaststroke
1 Khoo, Chien Yin  28.75       
2 Bondi, Nicko     29.05       
3 Lam, Wei Xiong   29.16       

Event 104  Women 100 LC Meter Freestyle
1 Ong, Chui Bin M  56.02 OGB   
2 Srisa-ard, Jenj  57.17       
3 Jasmine, Alkhal  57.44       

Event 105  Men 400 LC Meter IM
1 Quah, Zheng Wen  4:27.62       
2 Jeremy, Kevin M    4:28.23       
3 Ryan, Paolo Ara  4:35.09       

Event 106  Women 200 LC Meter IM
1 Nguyen, Thi Anh  2:17.67 OGB   
2 Pawapotako,: 2:19.04       
3 Yeo, Samantha L  2:20.72       

Event 107  Men 800 LC Meter Freestyle Relay
1 SIN  'A'                 NT    7:30.79       
2 MAS  'A'               NT    7:35.12       
3 INA  'A'                NT    7:41.91       

Event 108  Women 800 LC Meter Freestyle Relay
  1 SIN  'A'              NT    8:21.67       
  2 INA  'A'             NT    8:32.37       

Event 201  Women 100 LC Meter Breaststroke
1 Siow, Yi Ting 1:10.66 OGB
2 Loh, Christina 1:11.38
3 Salubluek, Chavunnooch 1:11.54      

Event 202  Men 100 LC Meter Breaststroke
1 Khoo, Chien Yin Lionel  1:02.79 OGB
2 Yap, See Tuan  1:03.67
3 Dennis, J Tiwa  1:04.48
    
Event 203  Women 400 LC Meter Freestyle
1 Khoo, Cai Lin  4:19.06
2 Raina, Saumi Grahana  4:20.16
3 Sriphanomthorn, Benjaporn  4:24.12
     
Event 204  Men 200 LC Meter IM
1 Quah, Zheng Wen  2:03.79 OGB
2 Mathews, Jeremy Kevin  2:04.09 OGB
3 Ian, James Barr  2:07.14

Event 205  Women 50 LC Meter Butterfly
1 Ong, Chui Bin Mylene  27.72
2 Jasmine, Alkhaldi 28.02
3 Liew, Marellyn  28.30

Event 206  Men 100 LC Meter Freestyle
1 Yeo, Kai Quan Danny  50.66
2 Phuoc, Hoang Quy  50.80
3 Triady, Fauzi  51.11
  
Event 207 Women 400 LC Meter Freestyle Relay
1 SingaporeA NT 3:49.25
2 Indonesia A NT 3:52.72
3 Malaysia A NT 4:09.52

Event 301 Men 400 LC Meter Freestyle
1 Yeap Soon Choy, Kevin  3:54.19
2 Lee, Vernon  4:00.40
3 Mathews, Jeremy Kevin  4:01.55

Event 302  Women 100 LC Meter Backstroke
  1 Nguyen, Thi Anh  1:02.70 OGB   
  2 Lim, Shana Jia   1:03.24       
  3 Yessy, Yosapute  1:05.62       

Event 303  Men 100 LC Meter Backstroke
  1 I Gede Siman, S  55.32 OGB   
  2 Quah, Zheng Wen  56.84       
  3 Ng, Kai Wee Rai  57.94       

Event 304  Women 100 LC Meter Butterfly
  1 Tao, Li          59.23 OGB   
  2 Nguyen, Thi Kim  1:01.30       
  3 Lim, Meagan She  1:02.56       

Event 305  Men 100 LC Meter Butterfly
  1 Glenn, Victor    53.19 OGB   
  2 Phuoc, Hoang Qu  54.13 OGB   
  3 Triady, Fauzi    54.27       

Event 306  Women 800 LC Meter Freestyle
  1 Khoo, Cai Lin    8:52.45       
  2 Raina, Saumi Gr  9:00.47       
  3 Sriphanomthorn,  9:11.46       

Event 307  Men 400 LC Meter Freestyle Relay
  1 INA  'A'   NT    3:25.72       
  2 SIN  'A'   NT    3:26.85       
  3 MAS  'A' NT    3:32.51       

Event 401  Men 50 LC Meter Freestyle
  1 Triady, Fauzi       23.17        
  2 Ong, Kai Yi Rus    23.19        
  3 Phuoc, Hoang Qu  23.38        

Event 402  Women 200 LC Meter Breaststroke
  1 Siow, Yi Ting   2:31.75 OGB    
  2 Salubluek, Chav   2:34.09        
  3 Lim, Xin Jing C   2:34.79        

Event 403  Men 200 LC Meter Breaststroke
  1 Yap, See Tuan    2:15.96 OGB    
  2 Dasuki, Muhamma  2:18.68        
  3 Khoo, Chien Yin   2:19.02        
 
Event 404  Women 200 LC Meter Freestyle
  1 Lim, Xiang Qi A  2:02.76        
  2 Khoo, Cai Lin     2:03.89        
  3 Koh, Hui Yu       2:04.22        
 
Event 405  Men 50 LC Meter Butterfly
  1 Glenn, Victor     24.56        
  2 Guntur Putera,   25.04        
  3 Phuoc, Hoang Qu  25.28        
 
Event 406  Women 50 LC Meter Backstroke
  1 Nguyen, Thi Anh  29.89        
  2 Ng, Hiang Yuet   30.70        
  3 Chui, Lai Kwan   30.93        
 
Event 407  Men 1500 LC Meter Freestyle
  1 Yeap Soon Choy,  15:35.02 OGB    
  2 Teo, Zhen Ren    15:43.08 OGB    
  3 Lee, Vernon      15:54.41        
 
Event 408  Women 400 LC Meter Medley Relay
  1 SIN  'A'                           NT    4:17.99        
 
Event 501  Women 200 LC Meter Butterfly
  1 Monaliza, Aries  2:16.25        
  2 Hii, Siew Siew    2:16.45        
  3 Raina, Saumi Gr  2:16.74        
 
Event 502  Men 200 LC Meter Butterfly
  1 Quah, Zheng Wen  1:59.22 OGB    
  2 Triady, Fauzi    2:03.23        
  3 Ng, Kai Wee Rai   2:04.26        
 
Event 503  Women 50 LC Meter Breaststroke
  1 Loh, Christina   33.16        
  2 Siow, Yi Ting    33.21        
  3 Yeo, Samantha L  33.66        
 
Event 504  Men 200 LC Meter Freestyle
  1 Yeo, Kai Quan D  1:50.71 OGB    
  2 Lim, Ching Hwan  1:52.18        
  3 Bego, Daniel     1:52.44        
 
Event 505  Women 400 LC Meter IM
  1 Nguyen, Thi Anh  4:50.27 OGB    
  2 Kong, Erika      4:59.19        
  3 Ressa, Kaniadew  5:02.06        
  4 Monaliza, Aries  5:08.36        
 
Event 506  Men 50 LC Meter Backstroke
  1 I Gede Siman, S  25.67        
  2 Glenn, Victor    26.29        
  3 Quah, Zheng Wen   26.58        
 
Event 507  Women 50 LC Meter Freestyle
  1 Lim, Xiang Qi A  25.71 OGB    
  2 Ong, Chui Bin M  25.86 OGB    
  3 Srisa-ard, Jenj  26.27        
 
Event 508  Men 400 LC Meter Medley Relay
  1 INA  'A'     NT    3:44.99        
  2 SIN  'A'     NT    3:49.34        
  3 MAS  'A'   NT    3:57.85        

MEDAL TALLY
1.  SINGAPORE (16-11-13)
2.  INDONESIA (9-10-7)
3.  MALAYSIA (8-9-8)
4.  VIETNAM (5-3-2)
5.  THAILAND (0-3-4)
6.  PHILIPPINES (0-1-2)
      

Selasa, 12 Juni 2012

INDONESIA SWIMMING TOP 10


INDONESIA SWIMMING TOP 10
Period Jan - June 2012

50 M GY BEBAS PA
1 TRIADI FAUZI 23.30 
2 GLENN VICTOR 23.98 
3 GUNTURPRATAMA PUTRA 23.99 
4 BRIAN HOWARD 24.20 
5 CHRISTOPHER TEDJOBUWONO 24.37 
6 ALEXIS WIJAYA OHMAR 24.50 
7 OMAR SURYAATMADJA 24.58 
8 NICKO BIONDI 24.63
9 AHMAD MUSTAGHFIRIN 25.41 
10 DIMAS ADRIANTO 25.58 

50 M GY BEBAS PI
1 ENNY SUSILAWATI.26.32
2 PATRISIA YOSITA.27.12
3 MUTIA SETIADARMA.27.93
4 SAGITA PUTRI KRIS D.28.10
5 KATHRIANA MELLA.28.47
6 JOANITA MUTIARA HAPSARI.28.59
7 EVELYN.28.71
8 NURUL FAJAR FITRIYATI.28.74
9 JANICE ANDAYANI.28.75
10 GOLDILANOV NADYA G.28.94

100 M GY BEBAS PA
1 TRIADI FAUZI S .50.86
2 GUNTURPRATAMA PUTRA.52.50
3 ALEXIS WIJAYA OHMAR.52.55
4 GLENN VICTOR.52.60
5 CHRISTOPHER TEDJOBUWONO  52.65
6 BRIAN HOWARD.53.76
7 GEDE SIMAN SUDARTAWA  .53.78
8 PUTRA M RANDA.53.84
9 M IDHAM DASUKI 53.94
10 DONNY B UTOMO.54.19

100 M GY BEBAS PI
1 ENNY SUSILAWATI.57.41
2 PATRISIA YOSITA.58.15
3 RAINA SAUMI G.59.15
4 SAGITA PUTRI KRIS D  01.00.35
5 KATHRIANA MELLA  01.00.45
6 RESSA KANIA DEWI  01.00.49
7 YESSY V YOSAPUTRA  01.00.99
8 STEPHANIE SAMUDRO  01.01.34
9 JOANITA MUTIARA HAPSARI  01.01.57
10 MONALIZA 01.01.96

200 M GY BEBAS PA
1 TRIADI FAUZI S  01.52.48
2 ALEXIS WIJAYA OHMAR  01.54.73
3 PUTRA M RANDA  01.55.13
4 CHRISTOPHER TEDJOBUWONO  01.56.21
5 RICKY ANGGAWIJAYA  01.56.86
6 RAMZY WIDODO  01.57.58
7 GLENN VICTOR  01.57.73
8 M IDHAM DASUKI  01.57.93
9 DONNY B UTOMO  01.58.23
10 BRIAN HOWARD  01.58.24

200 M GY BEBAS PI
1 RAINA SAUMI G  02.05.49
2 PATRISIA YOSITA  02.06.27
3 ENNY SUSILAWATI  02.06.48
4 RESSA KANIA DEWI  02.07.39
5 KATHRIANA MELLA  02.08.87
6 IFFY NADYA F  02.10.68
7 MONALIZA  02.10.99
8 STEPHANIE SAMUDRO  02.11.01
9 SAGITA PUTRI KRIS D  02.11.77
10 JANICE ANDAYANI  02.13.48

400 M GY BEBAS PA
1 TRIADI FAUZI S  04.04.82
2 RODRICK LUHUR  04.05.89
3 ALEXIS WIJAYA OHMAR  04.07.22
4 RICKY ANGGAWIJAYA  04.08.42
5 M AKBAR NASUTION  04.09.61
6 PRATAMA SIAHAAN  04.09.98
7 PUTRA M RANDA  04.10.80
8 RAMZY WIDODO  04.11.87
9 ABDUL HADY  04.12.70
10 MAXIMILLIAN M  04.15.43

400 M GY BEBAS PI
1 RAINA SAUMI G  04.22.32
2 RESSA KANIA DEWI 04.24.90 
3 IFFY NADYA F 04.30.48
4 PATRISIA YOSITA  04.34.09
5 MONALIZA  04.34.48
6 SAGITA PUTRI KRIS D  04.35.35
7 KATHRIANA MELLA  04.36.22
8 JANICE ANDAYANI  04.40.74
9 LUCRETIA  04.44.55
10 ADORADA PRAMESSYAH P  04.45.35

800 M GY BEBAS PA
1 RICKY ANGGAWIJAYA  08.37.79
2 PRATAMA SIAHAAN  08.38.95
3 RAMZY WIDODO  08.43.67
4 ABDUL HADY  08.54.77
5 MAXIMILLIAN M  08.57.25
6 DICKY LIMANTO 09.12.36
7 M ILHAM AULIANSYAH  09.12.66
8 ANDY NATANEGARA HALIM  09.19.82
9 ISMUGOATMOJO  09.20.01
10 BUDIMAN HADI PRAKOSO 09.28.43

800 M GY BEBAS PI
1 RAINA SAUMI G - 08.55.83
2 RESSA KANIA DEWI - 09.07.09
3 IFFY NADYA F - 09.24.01
4 YESSY V YOSAPUTRA - 09.30.24
5 ADINDA LARASATI DEWI - 09.42.15
6 JANICE ANDAYANI - 09.42.45
7 KATHRIANA MELLA - 09.43.04
8 LUCRETIA - 09.48.49
9 CLAUDIA A S - 09.48.82
10 SAGITA PUTRI KRIS D - 09.48.83

1500 M GY BEBAS PA
1 RODRICK LUHUR - 16.25.27
2 M AKBAR NASUTION - 16.30.92
3 RICKY ANGGAWIJAYA - 16.31.29
4 PRATAMA SIAHAAN - 16.40.72
5 RAMZY WIDODO - 16.47.36
6 MAXIMILLIAN M - 17.04.66
7 RICKY DARMAWAN - 17.11.81
8 M ILHAM AULIANSYAH - 17.17.74
9 BRYANTJUT - 17.22.72
10 DICKY LIMANTO - 17.29.47

1500 M GY BEBAS PI
1 RAINA SAUMI G - 17.25.70
2 MONALIZA - 18.08.46
3 IFFY NADYA F -18.16.96
4 ADORADA PRAMESSYAH P - 18.44.25
5 ADINDA LARASATI DEWI - 18.45.34
6 JANICE ANDAYANI - 18.53.42
7 CLAUDIA A S - 19.01.17
8 ELIZA DELANIRA - 19.10.78
9 DEA SALSABILA PUTRI - 19.12.23
10 TRACYSOLANSA - 19.18.46

50 M GY DADA PA
1 NICKO BIONDI -.28.98
2 DENNIS TIWA -.29.85
3 OMAR SURYAATMADJA -.30.24
4 BILLY ARFIANTO -.30.26
5 M IDHAM DASUKI -.30.39
6 DANIEL SIAGIAN -.30.66
7 JOSIA ANAJOHN -.30.67
8 GEDE SIMAN SUDARTAWA -.30.99
9 1995Y078 IGNATIUS SETYO BUDI UTOMO -.31.05
10 1996Y110 SATRIO BAGASKARA -.31.30

50 M GY DADA PI
1 ENNY SUSILAWATI -.34.30
2 CHRISTINA SUGIONO -.34.38
3 MARGARETHA KRETA P -.34.83
4 FELICIA ANGELICA -.35.88
5 ESTER ANOKIO -.35.90
6 KAVITA CHRISHNA -.36.05
7 AMELIANA KURNIAWAN -.36.09
8 ARMAINI YUSITA -.36.13
9 WEMONA OBELIA -.36.16
10 LIVIA VALIANT KOSTAMAN -.36.39

100 M GY DADA PA
1 NICKO BIONDI - 01.04.54
2 DENNIS TIWA - 01.05.27
3 M IDHAM DASUKI - 01.05.69
4 BILLY ARFIANTO - 01.05.98
5 IGNATIUS SETYO BUDI UTOMO - 01.07.03
6 FERIANSYAH -01.08.50
7 SATRIO BAGASKARA - 01.08.69
8 GERDI ZULFITRANTO - 01.09.06
9 HERRY YUDHIANTO - 01.09.21
10 ILHAM AHMAD - 01.09.70

100 M GY DADA PI
1 ENNY SUSILAWATI 01.14.30
2 MARGARETHA KRETA P 01.14.75
3 KAVITA CHRISHNA 01.15.92
4 CHRISTINA SUGIONO 01.16.60
5 AMELIANA KURNIAWAN 01.18.11
6 ESTER ANOKIO 01.18.23
7 KEZIA KRISTIANTINA 01.18.34
8 ELIZABETHKUSUMAWATI 01.18.86
9 AFI NOVIANDARI 01.18.96
10 FITA WIDYANTI 01.19.75

200 M GY DADA PA
1 M IDHAM DASUKI 02.18.37
2 DENNIS TIWA 02.19.64
3 BILLY ARFIANTO 02.21.70
4 IGNATIUS SETYO BUDI UTOMO 02.22.70
5 JOSIA ANAJOHN 02.23.32
6 MUH HAMGARI 02.27.71
7 M AKBAR NASUTION 02.28.77
8 GERDI ZULFITRANTO 02.28.84
9 RODRICK LUHUR 02.29.14
10 SATRIO BAGASKARA 02.29.91

200 M GY DADA PI
1 KAVITA CHRISHNA 02.41.05
2 MARGARETHA KRETA P 02.42.83
3 CHRISTINA SUGIONO 02.44.81
4 AMELIANA KURNIAWAN 02.46.87
5 GOLDILANOV NADYA G 02.47.96
6 AFI NOVIANDARI 02.49.08
7 KEZIA KRISTIANTINA 02.49.24
8 FELICIA ANGELICA 02.50.70
9 CLAUDIA A S 02.52.55
10 WEMONA OBELIA 02.53.13

200 M GY GANTI PERORANGAN PA
1 RODRICK LUHUR 02.09.06
2 M IDHAM DASUKI 02.09.89
3 GLENN VICTOR 02.10.83
4 MUH HAMGARI 02.11.22
5 M AKBAR NASUTION 02.12.29
6 GEDE SIMAN SUDARTAWA 02.12.54
7 KENNY LISAN PUTERA 02.14.20
8 IGNATIUS SETYO BUDI UTOMO 02.15.62
9 GERDI ZULFITRANTO 02.16.50
10 DICKY LIMANTO 02.16.99

200 M GY GANTI PERORANGAN PI
1 RESSA KANIA DEWI 02.22.30
2 PATRISIA YOSITA 02.23.16
3 YESSY V YOSAPUTRA 02.25.89
4 MONALIZA 02.26.06
5 OLIVIA A FERNANDEZ 02.29.03
6 GOLDILANOV NADYA G 02.31.14
7 JANICE ANDAYANI 02.32.86
7 NADIA PANGESTIKA 02.32.86
8 KAVITA CHRISHNA 02.34.33
9 NURUL FAJAR FITRIYATI 02.34.87
10 SHERLY YUNITA 02.35.77

400 M GY GANTI PERORANGAN PA
1 M AKBAR NASUTION 04.33.75
2 RODRICK LUHUR 04.36.22
3 M IDHAM DASUKI 04.40.07
4 MUH HAMGARI 04.41.44
5 SATRIO BAGASKARA 04.45.23
6 KENNY LISAN PUTERA 04.45.77
7 BRYANTJUT 04.50.00
8 IGNATIUS SETYO BUDI UTOMO 04.54.47
9 FAJAR HAFIAN DANI 04.55.78
10 GERDI ZULFITRANTO 04.57.31

400 M GY GANTI PERORANGAN PI
1 RESSA KANIA DEWI 04.59.51
2 MONALIZA 05.00.24
3 YESSY V YOSAPUTRA 05.09.27
4 OLIVIA A FERNANDEZ 05.15.48
5 GOLDILANOV NADYA G 05.19.19
6 NADIA PANGESTIKA 05.19.67
7 JENNIFER G T 05.19.82
8 CLAUDIA A S 05.25.62
9 YESSIKA KH 05.26.98
10 MAR'ATUS SOLEHAH 05.27.42

50 M GY KUPU - KUPU PA
1 GLENN VICTOR.24.50
2 TRIADI FAUZI S.25.09
2 GUNTURPRATAMA PUTRA.25.09
3 GEDE SIMAN SUDARTAWA.25.50
4 NUGROHO DM.26.34
5 BRIAN HOWARD.26.39
6 OMAR SURYAATMADJA.26.48
7 DONNY B UTOMO.26.53
8 FAJAR HAFIAN DANI.26.64
9 CHRISTOPHER TEDJOBUWONO.26.67
10 KENNY LISAN PUTERA.26.95

50 M GY KUPU - KUPU PI
1 PATRISIA YOSITA.29.12
2 RESSA KANIA DEWI.29.59
3 NURUL FAJAR FITRIYATI.30.06
3 ENNY SUSILAWATI.30.06
4 MONALIZA.30.09
5 EVELYN.30.29
6 OLIVIA A FERNANDEZ.30.38
7 NADIA PANGESTIKA.30.67
8 MUTIA SETIADARMA.30.75
9 JOANITA MUTIARA HAPSARI.30.76
9 LARISSA DWITA SIGIT.30.76
10 NATASHA CANDRA PRAMESWARI.30.84

100 M GY KUPU - KUPU PA
1 GLENN VICTOR.53.65
2 TRIADI FAUZI S.54.60
3 DONNY B UTOMO.56.53
4 GUNTURPRATAMA PUTRA.57.12
5 PUTRA M RANDA.57.84
6 BRIAN HOWARD.57.89
7 ALEXIS WIJAYA OHMAR.58.37
8 FAJAR HAFIAN DANI.58.39
9 JORDYA PUTRA RADITYA.58.64
10 SATRIO BAGASKARA.58.65

100 M GY KUPU - KUPU PI
1 RESSA KANIA DEWI.03.54
2 MONALIZA.03.91
3 RAINA SAUMI G.04.01
4 STEPHANIE SAMUDRO.04.11
5 OLIVIA A FERNANDEZ.04.74
6 PATRISIA YOSITA.05.23
7 KATHRIANA MELLA.06.74
8 YESSIKA KH.07.04
9 NURUL FAJAR FITRIYATI.07.16
10 NADIA PANGESTIKA.07.44

200 M GY KUPU - KUPU PA
1 TRIADI FAUZI S 02.02.10
2 DONNY B UTOMO 02.03.93
3 PRATAMA SIAHAAN 02.07.06
4 BUDIMAN HADI PRAKOSO 02.09.70
5 RODRICK LUHUR 02.10.11
6 FAJAR HAFIAN DANI 02.10.36
7 JORDYA PUTRA RADITYA 02.10.47
8 KENNY LISAN PUTERA 02.11.27
9 SOEHARIONO YACOB 02.11.53
10 RESKIYANTO 02.12.36

200 M GY KUPU - KUPU PI
1 MONALIZA 02.14.39
2 RAINA SAUMI G 02.15.31
3 YESSIKA KH 02.21.64
4 OLIVIA A FERNANDEZ 02.22.17
5 JENNIFER G T 02.24.06
6 IFFY NADYA F 02.27.94
7 ERLINA YACOB 02.28.93
8 FRANSISKA LIANA WIDIANI 02.33.14
9 ADINDA LARASATI DEWI 02.35.80
10 FIONA RIADI 02.36.25

50 M GY PUNGGUNG PA
1 GEDE SIMAN SUDARTAWA.26.00
2 GLENN VICTOR.26.73
3 GUNTURALITO.27.65
4 GUNTURPRATAMA PUTRA.27.88
5 TRIADI FAUZI S.27.96
6 PUTU TAKAHIDE VALENTINO.28.13
7 RICKY ANGGAWIJAYA.28.50
8 CHRISTIAN PANDU.28.98
9 NADIM ISAAD ZAINAL.29.23
10 SYAFRIL SYAHPUTRA.29.32

50 M GY PUNGGUNG PI
1 YESSY V YOSAPUTRA.31.34
2 NURUL FAJAR FITRIYATI.31.64
3 OLIVIA A FERNANDEZ.32.34
4 SINAR TRIUTAMI CHANIAGO.32.54
5 PATRISIA YOSITA.32.73
6 MAR'ATUS SOLEHAH.32.99
7 JOANITA MUTIARA HAPSARI.33.06
8 AA ISTRI KANIA RATIH A.33.37
9 ANNES E P SIREGAR.33.63
10 NOVI SUKMANINGSIH.33.64

100 M GY PUNGGUNG PA
1 GEDE SIMAN SUDARTAWA.56.41
2 GLENN VICTOR.57.83
3 GUNTURPRATAMA PUTRA.59.40
4 RICKY ANGGAWIJAYA 01.00.64
5 PUTU TAKAHIDE VALENTINO 01.01.52
6 CHRISTOPHER TEDJOBUWONO 01.01.66
7 GUNTURALITO 01.02.24
8 NADIM ISAAD ZAINAL 01.02.98
9 KEVIN VALIANT K 01.03.34
10 MUH HAMGARI 01.03.59

100 M GY PUNGGUNG PI
1 YESSY V YOSAPUTRA 01.05.91
2 NURUL FAJAR FITRIYATI 01.07.46
3 OLIVIA A FERNANDEZ 01.08.02
4 AA ISTRI KANIA RATIH A 01.08.37
5 PATRISIA YOSITA 01.09.66
6 MAR'ATUS SOLEHAH 01.11.12
7 ARCHIA FEBRA NOVERA 01.12.06
8 ANNES E P SIREGAR 01.12.14
9 INDRIANI KS 01.13.05
10 NOVI SUKMANINGSIH 01.13.14

200 M GY PUNGGUNG PA
1 GEDE SIMAN SUDARTAWA 02.04.05
2 RICKY ANGGAWIJAYA 02.09.48
3 PUTU TAKAHIDE VALENTINO 02.15.73
4 DICKY LIMANTO 02.16.62
5 RODRICK LUHUR 02.17.77
6 KEVIN VALIANT K 02.18.19
7 NADIM ISAAD ZAINAL 02.18.60
8 RICKY DARMAWAN 02.18.75
9 MUH HAMGARI 02.19.15
10 BRYANTJUT 02.19.28

200 M GY PUNGGUNG PI
1 YESSY V YOSAPUTRA 02.20.17
2 OLIVIA A FERNANDEZ 02.25.43
3 NURUL FAJAR FITRIYATI 02.26.73
4 MAR'ATUS SOLEHAH 02.35.01
5 ARCHIA FEBRA NOVERA 02.36.33
6 NOVI SUKMANINGSIH 02.36.92
7 GM TESALONIKA ERVENCE 02.37.47
8 ANNES E P SIREGAR 02.37.51
9 AA ISTRI KANIA RATIH A 02.37.58
10 INDRIANI KS 02.38.76

sumber: PB PRSI
Diolah kembali
Oleh majalah renang indonesia
11/6/2012

Renang Diharapkan Loloskan Tiga Atlet ke Olimpiade


JAKARTA, RENANG INDONESIA-Mantan atlet renang olimpiade Lukman Niode mengharapkan cabang renang setidaknya dapat meloloskan tiga perenang ke Olimpiade London 2012 yang akan berlangsung 25 Juli – 12 Agustus mendatang. Mulai Rabu (13/6) besok, sebanyak tujuh atlet Pelatnas Olimpiade mulai berlomba mengikuti babak kualifikasi olimpiade terakhir di Singapura hingga 17 Juni nanti.
“Dari lima perenang yang lolos kualifikasi B, yang paling baik peringkatnya adalah Glenn Victor dan I Gede Siman Sudartawa. Namun kita mengharapkan Indra Gunawan juga bisa masuk kalau peringkatnya bisa diperbaiki,” kata Lukman yang juga Ketua Umum Pengprov PRSI DKI Jakarta ini di Jakarta, Selasa (12/6).
Menurut Lukman, berkurangnya kouta renang dari 1050 atlet yang diseleksi lewat kualifikasi A dan B sebelumnya menjadi 900 saat ini, membuat persaingan semakin ketat. Karena sebanyak 600 atlet yang lolos kualifikasi A sudah pasti lolos, sisanya akan diperebutkan oleh 300 perenang yang masuk kualifikasi B dari hampir 200 negara peserta.
“Dari 300 atlet yang lolos kualifikasi B itu hanya peringkat terbaik yang bisa lolos. Karena itu, Glenn, Siman, dan Indra harus memperbaiki catatan waktunya agar bisa mendekati kualifikasi A di Singapura,” ujar Lukman (suaramerdeka.com)

Jumat, 08 Juni 2012

Richard Sambera Prihatin Pembinaan Renang


Jakarta: RENANG INDONESIA - Atlet renang nasional, Richard Sambera mengaku prihatin dengan kondisi olahraga renang di Tanah Air. Prestasi cabang renang meredup seiring kegagalan Indonesia meloloskan atletnya ke Olimpiade London 2012.

Ia menilai kegagalan Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) meloloskan atletnya ke Olimpiade tak lepas dari banyaknya persoalan dalam hal pembinaan atlet, terutama yang berkaitan dengan fasilitas dan program yang dijalankan.

"Fenomena seperti itu memang dirasakan hampir di semua cabang olahraga. Saya melihat, khususnya di renang, prestasi kita memang sedang di bawah dan butuh sesuatu yang luar biasa untuk kembali ke atas," ujar Richard Sam Bera di Jakarta, Jumat (8/6).

Richard mengingatkan, cabang olahraga renang pernah menjadi cabang olahraga unggulan di Indonesia. Namun dalam kondisi saat ini, tim renang Indonesia hanya mampu mencapai Limit-B, sehingga hanya bisa mengharapkan fasilitas "wild card" untuk bisa mengikutsertakan atletnya ke ajang olahraga empat tahunan itu.

Sebelumnya Indonesia berhasil menyeleksi empat perenangnya ke Olimpiade yakni Glenn Victor (100 meter gaya kupu) dan Triadi Fauzi (200 meter gaya kupu), I Gede Siman Sudartawa (100 dan 200 meter gaya punggung) dan Indra Gunawan (100 meter gaya dada) melalui SEA Games XXVI/2011.

Namun, dari keempat perenang tersebut masih harus diseleksi lagi. Untuk mencapai Limit-A masih ada kesempatan lolos kualifikasi melalui kejuaraan Singapura Open yang akan berlangsung pada pekan mendatang. Jika gagal, maka Indonesia hanya bisa mengirimkan satu orang atletnya melalui fasilitas "wild card".

Richard Sam Bera yang pernah merajai Asia Tenggara berpendapat minimnya atlet yang lolos ke Olimpiade disebabkan sesuatu yang salah dalam sistem pembinaan di PRSI dan harus segera dibenahi.

"Padahal kami dulu di renang bisa mengirimkan lima orang sekaligus ke Olimpiade. Saya kira saat ini potensinya tetap ada, tetapi kenapa bisa gagal, itu pasti ada persoalan," ujar Richard yang pernah tampil di tiga Olimpiade yakni Seoul 1988, Atlanta 1996, dan Sydney 2000.

Richard menyoroti minimnya kompetisi renang di Indonesia menjadi kendala kronis dalam hal pembinaan atlet. Tak hanya itu, fasilitas pendukung seperti kolam renang juga masih sangat minim, sehingga perkembangan atlet Indonesia sangat lamban jika dibandingkan negara lain.

Meski mengaku tidak ingin menyalahkan PRSI selaku induk olahraga renang, Richard menilai harus dilakukan perubahan besar dalam hal pembinaan di PRSI. "Salah satunya saya berharap PB bisa bebas dari intrik politik. Jangan sampai nantinya kondisi seperti ini terus-terusan terjadi dan tanpa perubahan. Semuanya harus dievaluasi," kata pemegang Rekor SEA Games untuk cabang renang 100m tersebut, (Metrotvnews.com)

Rabu, 06 Juni 2012

Top 10 Years in Swimming -- June 5, 2012


By Jeff Commings

PHOENIX, Arizona, RENANG INDONESIA - COMPETITIVE swimming has been around for hundreds of years, long before Baron Pierre de Coubertin founded the 1896 Olympics. So how canSwimming World possibly pick the 10 best years in the sport? Combined with stories that have lasted generations and personalities that are known outside the sport, finding 10 great years in swimming was much easier than squeezing into a high-tech suit. And, it's only fitting that we begin there...

2009 
Never before had the general media covered swimming in a non-Olympic year as much as they did in 2009. FINA's blanket approval of the high-tech rubber swimsuits -- and the 100-plus world records that followed -- created a media frenzy.

1976
The swimming competition at the 1976 Olympics was a watershed week for the sport. The American men won 12 of 13 events and took all three medals in four of the races. The East German women won 11 of 13 events, prompting whispers of doping that, despite physical evidence, could not be proven at the time. It was also the first year goggles were used in a major international competition.

2008
Michael Phelps won eight gold medals at the Beijing Olympics and will stand as one of the greatest athletic achievements by a human being in history. Equally as significant that year was the introduction of non-textile material into swimsuits and Jessica Hardy's removal from the U.S. Olympic swim team after testing positive for clenbuterol, later proven to be due to a tainted supplement.

1972
Mark Spitz's seven golds at the Munich Games is still regarded as a legendary accomplishment, especially given that only two other swimmers in history (Phelps and Matt Biondi) have dared to try to match it.

1980/1984
It's difficult to separate these two years when discussing the political strategies that evolved into multi-country boycotts of the 1980 and 1984 Olympics. The 1980 boycott was fueled by the Soviet Union's invasion of Afghanistan, and the Soviets retaliated in 1984. We can only wonder how the results pages would have read if both Olympics had full attendance.

1994
Swimming World Magazine, under the guidance of Editor-in-Chief Phil Whitten, made the Stasi Files public, proving East German coaches and scientists systematically gave female athletes steroids for decades under the shadow of the Iron Curtain. That same year, the Chinese women blazed through the world championships, using swimmers later to be banned for life for drug use.

1988
Angel Myers became the first American swimmer to be removed from the Olympic Team after testing positive for nandrolone. Myers maintained her innocence and returned to the sport after her 16-month suspension, winning three golds and three bronzes at the 1992 and 1996 Olympics. At the Olympics that year, Janet Evans beat the East Germans and set a world record in the 400 freestyle (4:03.85) that would last 18 years, while Matt Biondi tried to match Mark Spitz's seven golds. Biondi would win five gold, a silver and a bronze.

1973
Until 1973, the world only met once every four years to battle in the pool. FINA, the world's governing body for aquatic sports, decided to give athletes another worldwide event to keep interest in the sport alive. The first world championships in Yugoslavia was a huge success, resulting in a barrier-breaking time in the 400 freestyle by Rick DeMont to vindicate the gold medal he lost in 1972 for a positive drug test. It was also another dominating meet by the East German women.

1924
Michael Phelps, Ryan Lochte and others are very well-known today, but no one has matched the superstar power of Johnny Weissmuller, who won three gold medals in the 1924 Olympics before he donned the loincloth as Tarzan.

1952
The youngest of the four swimming strokes, butterfly, was officially born in 1952, when FINA finally relented to demands to separate it from breaststroke. Its Olympic debut came in 1956. 

Do you think another year belongs in this list of 10? Sound off in our Reaction Time section below, or talk to us on Twitter (@swimmingword) 

Senin, 04 Juni 2012

Phelps Menuju Penampilan Puncak


TEXAS, - RENANG INDONESIA - Perenang AS, Michael Phelps memenangi nomor 200 meter gaya kupu-kupu dalam Longhorn Elite Invitational, akhir pekan ini.
Phelps mencatat waktu 1 menit 54.79 detik dalam lomba yang merupakan ajang terakhir jelang uji coba tim Olimpiade AS bulan ini.  Ia diikuti perenang China, Wu Peng  dengan 1:56.71 dan perenang AS, Neil Caskey yang mencatat waktu 1:59.82.
Hasil ini memperbaiki catatan waktu Phelps sendri 1:54.92 yang ditorehkan Phelps saat berusia 15 tahun pada 2001. Saat itu catatan waktu itu merupakan rekor dunia pertama yang ditorehkan Phelps.
"Sebenarnya saya ingin rekor itu bertahan karena merupakan rekor dunia saya yang pertama," kata Phelps. "Ini merupakan kolam yang luar biasa buat saya. Di sinilah segalanya berawal."
Meski memenangi nomor 100 meter gaya kupu-kupu dan 400 meter gaya ganti, Phelps mengaku belum puas. "Saya belum tampil maksimal. Saya harap saya tamppil lebih baik saat uji coba." (Kompas.com)

Kejuaraan Renang Internasional: Jepang dan Australia Rebut Tiga Emas


SANTA CLARA, RENANG INDONESIA - Para perenang Jepang kembali melanjutkan dominasinya di hari terakhir Kejuaraan Renang Internasional Santa Clara, Minggu (4/6/2012) di Santa Clara, California. Kali ini, Jepang berbagi dominasi dengan para perenang Australia dan kedua tim masing-masing memenangi tiga nomor dari sepuluh nomor yang digelar.
Pemegang rekor Asia di nomor 200 meter gaya kupu-kupu putra, Takeshi Matsuda, kembali memenangi nomor yang sama dengan waktu 1 menit 54,57 detik. Matsuda mengalahkan perenang Australia Nick D'Arcy dan andalan AS, Robert Bollier.
"Kemenangan ini penting bagiku untuk membangun rasa percaya diri menjelang Olimpiade London. Saya berusaha merebut emas di London," kata Matsuda.
Kemenangan Matsuda juga diikuti oleh kemenangan Ken Takakuwa di nomor 200 meter gaya ganti perseorangan putra. Matsuda mencatat waktu dua menit 0,55 detik dan di bawah waktu terbaiknya, satu menit 58,22 detik.
Namun, catatan waktu itu cukup untuk meninggalkan Yuya Horihata dari Jepang dan andalan tuan rumah Scott Weltz di posisi kedua dan ketiga.
Perenang putri Natsumi Hoshi melengkapi dominasi Jepang dengan merebut emas di nomor 200 meter gaya kupu-kupu. Perenang berusia 21 tahun itu sedang berusaha menambah kecepatannya agar dapat bersaing di olimpiade.
Hoshi mencatat waktu dua menit 7,32 detik dan mengalahkan dua perenang AS, Jasmine Tosky dan Kim Vandenberg. (KOMPAS.com)
◄ New Post Old Post ►
 

Copyright 2012 Info Dunia Olahraga: Juni 2012 Template by Bamz | Publish on Bamz Templates